Linux is free
Docker is free
Kubernetes is free
Git is free
GitHub is free
Python is free
Node.js is free
Go is free
PostgreSQL is free
MySQL is free
MongoDB is free
Redis is free
Terraform is free
Ansible is free
Jenkins is free
Prometheus is free
Grafana is free
NGINX is free
Apache is free
VS Code is free
Postman is free
Figma is free
Vercel is free
Netlify is free
AWS is free tier
GCP is free tier
Azure is free tier
ChatGPT is free
Claude is free
Gemini is free
Perplexity is free
Hugging Face is free
Ollama is free
Stable Diffusion is free
TensorFlow is free
PyTorch is free
LangChain is free
What’s stopping you to build and ship?
Usut Tuntas Pelaku Penyiraman Air Keras kepada Andrie Yunus!
Jakarta, 13 Maret 2026 — Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, telah mengalami serangan penyiraman air keras oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) yang mengakibatkan terjadinya luka serius di sekujur tubuh terutama pada area tangan kanan dan kiri, muka, dada, serta bagian mata. Peristiwa tersebut terjadi sesaat setelah Andrie Yunus usai melakukan perekaman siniar (podcast) di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBHI) bertajuk “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia” yang rampung pada sekitar pukul 23.00 WIB. Pasca peristiwa tersebut, Andrie Yunus segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan secara medis. Dari hasil pemeriksaan, Andrie mengalami luka bakar sebanyak 24%.
Atas informasi yang kami himpun tersebut, kami menilai bahwa tindakan penyiraman air keras ini merupakan upaya untuk membungkam suara-suara kritis masyarakat khususnya pembela HAM, yang apabila merujuk pada Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM, Pasal 66 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, dan Peraturan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2015 Tentang Prosedur Perlindungan Terhadap Pembela HAM.
Peristiwa ini harus segera mendapat perhatian luas dari berbagai pihak, termasuk lembaga penegak hukum dan masyarakat sipil. Aparat kepolisian langsung melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku serta motif di balik serangan tersebut. Mengingat, upaya penyiraman air keras terhadap korban dapat mengakibatkan luka fatal yang serius hingga meninggal dunia.
Jakarta, 13 Maret 2026
Badan Pekerja KontraS
Videos from Kuaishou, a Chinese social media app, without guarantee of accuracy, strongly suggest that the number of US soldiers who have died is more than reported.