Sumpah.. eneg banget lihat gayanya waktu ngomong, “silahkaaan, mari mari silahkan..”.
Dengan nada di bindeng-bindengin seakan isi otaknya diatas para audiens yg rata-rata berpendidikan tinggi.
Pas menjawab pertanyaan, ternyata isinya Enol se Enol Enolnya..!!🤮
atta halilintar posting di threads:
- dia nanya "apa keinginan terbesar kamu?"
- ada netizen balas dengan sindiran
- dia bilang keinginannya adalah permintaan maaf dari influencer pendukung 02
- yaitu yang dulu ikut kampanyein prabowo
- dia nantang "ayo speak up, punya mulut kan"
Hercules dikawal patwal sudah seperti pejabat.
Ormas dilayani oleh Pemerintah.
Polri dan TNI pun takut.
Gimana investor mau betah ada ormas dilindungi negara.
27 Agustus lalu ada dugaan oknumnya menganiaya, tapi sampai sekarang pelaku masih aman.
Negara kok takut sama ormas ?
Dulu Mulyono berani bubarin FPI dan HTI. Sekarang punya presiden Jenderal, malah mengkeret sama ormas 🤦🏻♂️
Investor itu hitung risiko, mereka melihat di sini ormas bisa turun ke jalan keroyok orang, lalu tidak ada yang diproses.
Hukum kalah sama preman berbaju ormas.
Kalo pemerintah sendiri tidak berani bubarkan ormas semacam ini, jangan heran modal bakal kabur.
Siapa yang mau tanam uang di negara yang takut sama preman sendiri ?
Kuat ke rakyat kecil, lemah ke ormas yang dekat dengan kekuasaan.. 👎
klarifikasi baznas soal buku islam ala prabowo:
- baznas minta maaf atas ketidaknyamanannya
- katanya pertanyaan itu sangat mereka pahami
- buku itu memang diluncurkan dalam rangkaian rakornas baznas
- jadi baznas hadir di peluncurannya sebagai bagian dari sinergi kelembagaan
- tapi buku itu bukan produk kebijakan baznas
- bukan juga rujukan atau pedoman ajaran islam yang ditetapkan baznas
- buku itu diinisiasi ketua mpr ri dan ketua mui, ditulis oleh para penulisnya
- baznas tegaskan mandatnya tetap berdasarkan uu no. 23 tahun 2011
- yaitu mengelola zakat nasional dari perencanaan sampai pertanggungjawaban
- mereka mengaku menjaga amanah dana muzaki agar bermanfaat buat mustahik