Temen gw badannya kurus, tennis padel hampir tiap hari, nge gym juga.
Umur 29 tahun.
Bulan lalu dia divonis diabetes tipe 2.
Gw kaget. Dia lebih kaget.
Dokternya bilang satu kalimat yang bikin semua orang di ruangan itu terdiam.
Dimintain tolong ibuku buat bantuin temen pengajian nya, katanya photo2nya dia banyak yg hilang dan corrupt. Temen nya beliau pakai flashdisk ini dan baru beli di ecommerce 2 minggu lalu.
yaah gimana ya bu🙂
Akhirnya ngebuktiin sendiri kalo MBG ini lahan basah 😅 Tanggal 9 April diminta kasih harga roti 1.500 padahal harga aslinya 3.000, tapi nota tetap harus ditulis 3.000.
Habis itu semua chat hilang ditarik. Semalam chat lagi, ternyata masih juga nego harga roti 😂
ini parah banget sih guys🤡
sc:threadsspidolls
_lagi interview_
“kamu bisa join kapan?”
gua jawab “sekitar 3 minggu lagi”
eh hrd nya bilang
“waduh kita butuhnya secepatnya” terus
gua tanya balik “kalau di perusahaan ini resign apakah boleh langsung resign ketika mengajukan surat resign?”
HRD nya senyum senyum malu sendiri😌
Masih terlucu ada yang lagi presentasi trus notif dari gue muncul "woi login, gausah kuliah"
Auto ditanya dosennya
Dosen: itu siapa tuh (sesat banget)
Bebeb: pacar Pak
Dosen: juga masih kuliah?
Bebeb: ngga pak udah lulus, udah kerja
Dosen: oh kerjanya apa?
Bebeb: dosen pak
UPDATE INFORMASI Pertama-tama saya pribadi mengucapkan turut berbela sungkawa atas meninggalnya korban dari peristiwa tersebut semoga amal ibadah Alm. diterima di sisi Allah SWT. Informasi terkait meninggalnya sdr. AAAW (17) siswa SMK Negeri 2 Depok, Sleman saat ini telah ditindaklanjuti dan telah dalam penanganan Sat Reskrim Polresta Yogyakarta. Dari keterangan awal didapatkan informasi bahwa peristiwa tersebut berawal dari saling tantang antar kelompok dengan nama TG dengan G. Berdasarkan keterangan awal saksi saat perjalanan korban dan rekannya di jalan sekitar Jl. Yos Sudarso, Kotabaru, Gondokusuman, Yogyakarta bertemu dengan diduga kelompok V dan salah satu dari kelompok tersebut yang mengendarai kendaraan roda dua jenis NMAX pemboncengnya turun lalu berteriak memperkenalkan nama kelompoknya sembari menganiaya korban dengan senjata tajam hingga akhirnya korban meninggal dunia. Saat ini peristiwa tersebut telah dalam proses penyeldikan yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta guna mengungkap fakta serta menangkap pelaku dari peristiwa tersebut. Kami sudah sering kali mengimbau agar jangan abai terhadap perilaku anak baik di rumah, sekolah, maupun di luar sekolah. Kami sangat mengharapkan peran serta orang tua dan stakeholder terkait karena tanpa adanya peran serta orang tua dan stakeholder terkait, yang ada anak kalau tidak menjadi korban ya jadi pelaku tindak kejahatan jalanan. Kejahatan jalanan ini sendiri pasti akan berimbas langsung pada masa depan anak saat harus mendekam di penjara saat terbukti menjadi pelaku tindak kejahatan jalanan dan bahkan ada yang sampai harus kehilangan nyawa karena menjadi korban tindak kejahatan jalanan.
(Jogja_guardian)