Dalam kuasa rendah, apakah memaafkan buah dari keterpaksaan? Dalam kuasa lebih besar, apakah meminta maaf adalah buah dari keikhlasan?
Sesuai kata pembelanya: itulah karakternya memang begitu (garis bawahi)
Nonton video bro Miftah minta maaf ke bpk penjual es teh, jelas skali relasi yg tdk setara. Bahasa tubuhnya mnunjukkan postur dominan, tatapan langsung, gestur mengontrol (merangkul bahu). Sementara yg satu (kuasa rendah) postur tertutup, menghindari kontak mata, ragu dlm gerak