Panahan itu underrated banget buat ngelatih fokus, kesabaran, sama postur tubuh.
Lagi buka kelas intensif di komunitas. Targetnya sebulan bisa accurate di jarak 10m (target seukuran piring makan). Kalau cocok ya ntar lanjut lebih jauh.
It’s a cool skill to have. Tertarik coba?
Ini unpopular opinion: BPS adalah satu2nya institusi yg sah & capable utk ngumpulin data. Ada Undang2nya khusus ttg Statistik Nasional lho. Thus, kalau Anda jawab tidak jujur saat disurvei/sensus, maka kita makin sulit utk minta pertanggungjawaban atas setiap kebijakan yg ada.
Menuju pusat money loundry dunia🤪
Buat yg gangerti, bahasa bayinya gini:
Misalnya ada orang punya uang hasil korupsi. Lalu uang itu dipakai membeli instrumen investasi.
Karena datanya tidak bisa dipakai sebagai dasar pajak atau alat bukti korupsi, penegak hukum akan kesulitan menelusuri asal uang itu. Karena dilindungi oleh negara
cc:threadwilliam_win_yang
@UT_Jakarta@UnivTerbuka Dan ya.. Istri saya mau pingsan 60 menit setelah ujian dimulai. Saya bawa istri saya keluar dari tempat ujian untuk mendapatkan penanganan pertama. Panitia UT ga ada yang bisa dikontak.
Kami meninggalkan tempa ujian meskin ada 3 matkul UAS istri saya hari ini.
@UT_Jakarta
Saya kecewa dengan UT Jakarta @UT_Jakarta yang tidak melayani permintaan pindah jadwal UAS istri saya.
Padahal kita sudah sampaikan bahwa 7-10 Juni dan 15-18 Juni istri saya balak balik dirawat inap di RS karena sesak napas dan komplikasi penyakit dalam.
Next
@UT_Jakarta Hari ini 20 Juni 2026 jam 7 pagi istri saya dengan terengah-engah harus naik tangga ke lantai 2 untuk ikut UAS.
Sebagai informasi tensi pagi ini istri saya masih agak rendah sehingga kliyengan.
Semoga hari ini dilaluu tanpa insiden
@UT_Jakarta@UnivTerbuka mohon perhatian
🎯 Siap jadi pelatih panahan profesional bersertifikasi resmi?
Ikuti *Pelatihan Pelatih Panahan Grade C PERPANI Jakarta Pusat*!
Belajar langsung dari pakar akademisi & pelatih nasional legendaris.
📅 18–19 Juli 2026
📍 Hotel Puri Jaya Jakpus (Jl. Pramuka, Rawasari)
Dari BEM UI:
Halo, UI dan Indonesia!
Ekonomi makin terpuruk. Rupiah ambruk, harga kebutuhan melambung, lapangan kerja hilang, utang negara membengkak, sementara rakyat makin menderita.
Pemerintah terlalu sibuk memperkuat kekuasaan dan melindungi oligarki hingga lupa, atau memang tidak peduli terhadap penderitaan rakyat kecil.
Sekarang saatnya bersuara!
* Saya tautkan link video-nya setelah post ini jika ingin menyebarkannya
Jika syarat jd pilot hrs bisa nerbangin pesawat, syarat jd dokter hrs bisa diagnosis penyakit; thus syarat jd pemimpin sederhana: kompetensi & moralitas. Anehnya, di Indonesia (now) yg diuji justru loyalitas, popularitas & kemampuan senyum di depan kamera. Teori Econ bilang apa?
@prastow@InvestorID Bukankah ini membuat BI kurang independen karena terlalu mengurusi pertumbuhan ekonomi berpotensi menjadi kurang fokus di stabilitas moneter?
Intinya yang dilakuin Ferry itu dia cuma bikin asumsi sendiri range multiplier fiskal terhadap pertumbuhan (1.2 sampe 1.4?), terus bikin counterfactual growth sendiri dengan multiplier itu. Itu mah masih accounting exercise namanya.
Ga ada ekonometrikanya. Ga ada persamaan regresi, ga ada tabel regresi, murni bikin range fiscal multiplier sendiri (padahal ada di literatur dan tinggal dikutip) terus dikaliin dengan pertumbuhan pengeluaran pemerintah secara historis.
Lagian anak makro beneran juga tau approach ekonometrika sesimpel regresi makroekonometrika y x untuk simulasi counterfactual makro jelas-jelas udah ditinggalkan di ilmu makroekonomi. Perlu identifikasi tambahan untuk mencegah problem endogenitas, hence model ekonometrika di makro itu pake SVAR, local projections (ini yang gue handle waktu di IMF). Lebih afdhal lagi model sendiri pake model DSGE lah misalkan dengan microfoundations yang bener.
Tapi untuk mengerti ini semua perlu paham Lucas critique dan ekonometrika time series (materi S1 ilmu ekonomi lanjutan dan S2 ilmu ekonomi) jadi ya understandable lah kalau pemahaman ekonominya baru sebatas Mankiw.
Kalau sekadar komentar kualitatif emang ya ga perlu pendidikan tinggi di ilmu ekonomi (bisa otodidak), tapi kalo udh mau ngasih angka yang bisa dipertanggung jawabkan, bikin pemodelan, wajib hukumnya ikutin pendidikan formal di bidang ilmu ekonomi.
@KangDien_Wae@Music_Cadas Kalo semua manfaat harus sepadan dengan pajak yang dibayar... Orang miskin (yang ga bayar pajak atau less bayar pajak) nanti ga pernah dapat manfaat yang cukup untuk mengkompensasikan kemiskinannya donk?
Mumpung isu KS lagi panas, ada baiknya kita mengingat lagi kejahatan seksual terbesar di sejarah Indonesia.
Kejahatan itu ialah Pemerkosaan Massal Mei 1998.
Pada Mei 1998, AsiaWeek melaporkan suatu mobilisasi preman yang raksasa.
Gerombolan-gerombolan preman, bandit, rampok, dan penyamun dari hutan-hutan Lampung dan Timor Timur didatangkan dalam jumlah besar pakai pesawat kargo dan kereta ke Jakarta.
Secara terencana, gerombolan preman dalam jumlah sangat besar digerakkan di seluruh wilayah Jakarta untuk menciptakan bencana kemanusiaan masif dan meluas.
Hasilnya sangat ekstrem.
Selama tiga hari nonstop, terjadi perburuan manusia di Jakarta.
Gerombolan preman dalam jumlah besar menyerbu kampung yang didiami mayoritas suku Tionghoa, mengepung gang, memasuki rumah orang random, memukuli ibu-ibu random penghuninya dengan sadis sampai mati, menelanjanginya, memerkosanya, membakarnya, membakar rumahnya, mencuri sofa dan kulkas dan TV dan lemari bajunya. Seluruh keluarga si ibu-ibu juga mati dibantai.
Kemudian gerombolan preman itu pindah ke rumah sebelah. Lalu setiap rumah di situ. Lalu ke kampung sebelah.
Ribuan orang mati dibantai.
Di jalanan Jakarta, perempuan diperkosa bergilir oleh massa dan dipukuli dengan sadis sampai mati dan rusak dengan mengerikan.
Gerombolan pencuri, penyamun, pemerkosa, dan pembunuh dalam jumlah sangat besar merongrong dan meneror seluruh wilayah Jakarta selama tiga hari nonstop.
Tidak ada aparat. Tidak ada kabar tentang apakah besok pemerkosaan massalnya sudah selesai atau masih lanjut. Soeharto lagi entah di mana di luar negeri. Orang capek.
The Rape of Jakarta.
Inilah "KS" terbesar di sejarah Indonesia. Ketika Nanking diperkosa penjajah, Jakarta malah diperkosa bangsanya sendiri, secara harfiah.
Siapapun yang bertugas melindungi Jakarta saat itu jelas gagal total.
Ternyata, di Jakarta saat itu ada tiga pasukan aktif yang besar:
1. Kostrad
2. Kodam Jaya
3. Kopassus
Pertahanan Jakarta praktis menjadi tugas mereka yang sama sekali tidak boleh gagal.
Kalau Jakarta sampai jatuh ke tangan musuh, merekalah yang tanggung jawab, karena gagal dalam tugasnya.
Kalau bukan mereka, siapa lagi yang bisa melindungi Jakarta dari musuh?
Oleh karena itu, semua anggota ketiga pasukan ini sudah bersumpah prajurit untuk melindungi rakyat tanpa gagal, bahkan jika harus mati sekalipun.
Selama tanggal 13-15 Mei 1998, ketiga pasukan ini ngapain aja?
Apa yang saat itu mereka lakukan untuk melindungi rakyat?
Selama tiga hari, para tentara ini nggak cuma gabut nontonin ratusan perempuan diperkosa bergilir dan dipukuli sampai rusak dan mati oleh massa, kan?
Tentu, tentara hanya mengikuti perintah.
Apa yang komandan-komandan ketiga pasukan lakukan selama 13-15 Mei? Apakah mereka memerintahkan pasukannya untuk melindungi rakyat?
Siapa sih komandan-komandannya saat itu?
Oh, berarti muncul 3 nama:
1. Pangkostrad saat itu
2. Pangdam Jaya saat itu
3. Pangkopassus saat itu
Tiga manusia inilah yang bertugas melindungi Jakarta selama 13-15 Mei 1998. Merekalah yang pegang pasukan.
Siapakah nama-nama ketiga orang yang spesifik itu? Tentu saja tidak boleh gw sebut.
They-Who-Must-Not-Be-Named.
Ikan busuk dari kepala. Kalau Kostrad, Kodam Jaya, dan Kopassus entah mengapa bisa-bisanya kompak gagal bersamaan, tiga orang inilah yang harus minta maaf sebagai pemimpin.
Tiga orang inilah yang harus minta maaf karena kicep gagal mencegah pemerkosaan dan pembantaian di Jakarta oleh gerombolan preman, termasuk oleh gerombolan preman dari hutan Timor Timur.
🧵 Prabowo Subianto is chipping away at the political and economic settlements that have been the foundation of Indonesia's hard-won stability since the Asian financial crisis.
In @TheEconomist's Briefing this week, @EthanYWu and I take in the first 18 months of his presidency.
🚨 Are you about to submit an Economics paper?
I made a free tool that suggests journals/editors that may be a good fit.
Super easy to use. Just upload a PDF of your paper: https://t.co/izY83ftTOS
#EconTwitter
1/