Dari riuh jalanan hingga tegangnya ruang diskusi, berbagai cara dilakukan agar kebanggaan tak pudar dan hilang.
Dirgahayu @persib
14 Maret 1933
Gak ada Persib yang lain.
klo masih sering stalking, masih nangis karna lagu, atau masih sibuk dengan penyesalan itu tandanya kamu belum benar benar merelakan, karna sembuh tidak selalu tentang kembali seperti semula, tetapi juga tentang terbiasa melanjutkan hidup dengan bekas bekas pecahannya
Beberapa waktu lalu, kawan kami ada yg terbang ke Oslo utk mewakili Timnas di ajang Homeless World Cup. Sementara itu kawan lain ada yg berkorespondensi dgn FCSP for Palestine (Supporter ST. Pauli yg pro Palestina).
From Tamansari to everywhere, Free Palestine! 🇵🇸
Makin sering seseorang ga dihargai, makin tinggi sikap cuek yang akan dia miliki. Kadang yang bikin sikap seseorang menjadi apatis itu bukan kemauan dirinya sendiri, tapi akibat dari perlakuan orang lain terhadapnya. Makanya ga heran, sekarang banyak orang tulus yang milih untuk cuek dan bodo amat. Kenapa? Karena mereka sering tidak dihargai. Mereka pernah terlalu excited dan terlalu effort kepada seseorang, tapi tidak mendapatkan feedback yang baik.
Tahan ketikan, cari info valid, cari info temen-temen yg berangkat, pastiin kondisi mereka, jangan perkeruh suasana. Silih jagaan, silih bejaan, silih doakeun.
Maleman kalo santai abis konvoi, sebelum pesta di klub-klub malam Bandung. Coba inget lagi, kamu @persib masih punya utang, tanya atasan-atasan kamu. Segera jawab tuntutan Bobotoh yang belum selesai.
#1933STILLALIVE#1933HasFourStars
Dua himbauan penting untuk match hari ini. Silih ingetan, silih jagaan, tahan, kaleum, tetap tenang dan kuasai. Masih ada satu match kandang terakhir untuk pesta sebenarnya.
Bagikan!💥