Kok iseh ono yo wong sing gaya hidup e “wah” daripada awakdewe tapi nyilih duit ning wong sing ratau piknik mergo duite ditabung nganti ngos-ngosan, dengan alasan sing diluar nalar. Yo matamu
ADA KECELAKAN, BAPAK-BAPAK DATANG
"eeh jalan aja ada polisi malah ditilang entar. itu dibelakang lagi kemari"
"ditilang malah kena 500 ntar lu"
SEKETIKA MASNYA SEMBUH DAN NAIK KE MOTOR 😭
Ada.
Leon Hartono ini juga salah satu orang yang bikin gw ngerti pemikiran om dan tante gua yang tajir tapi beli mobil avanza lagi avanza lagi. Mentok innova.
Folarin Balogun. Catet namanya.
Ini pemain unik. Ortunya orang Nigeria. Dia tumbuh besar di Inggris. Eh tapi barusan malah nyetak 2 gol buat Amerika Serikat di Piala Dunia. Kok bisa?
Jadi ceritanya dulu ibu Balogun liburan ke New York pas lg hamil dia. Terus pas di bandara mau siap-siap pulang, orang maskapai ga ngebolehin ibunya ikut terbang krn perutnya dah kebesaran, takut ngelahirin di pesawat.
Akhirnya ibu Balogun yg niatnya cuma jalan-jalan bentar jadi extend beberapa minggu di US, sampe akhirnya Balogun lahir di Brooklyn.
Baru deh abistu mereka terbang ke London & Balogun tumbuh besar di Inggris, gabung akademi Arsenal, jadi pemain bola pro.
Itu lah knp dia bisa main buat US, karena lahir di sana. Thanks to orang maskapai yg ga ngebolehin ibunya naik pesawat 😂
Kalo comfort foodmu kaya gini berarti kita lahir dari kelas ekonomi yg sama
Terlalu kaya buat dapet bansos, terlalu miskin buat beneran ‘aman’, sibuk bertahan
Kelas yg paling rajin bayar pajak tapi sering dicuekin kebijakan
Makasih Ibuk dah ngajarin cara masak yg kreatif
Banyak jawaban drtadi di tiktok ama beberapa twit:
“Kan yg naik pertamax, bukan pertalite”
Justru itu problemnya.
Akhirnya yg konsumsi pertamax bakal beralih ke pertalite. Karena slisihnya terlalu jauh.
Lanjut ke pertanyaan kedua
“Itu event dan cafe kenapa rame?”
Sekitar dua tahun setelah lulus SMA, saya pernah nganggur berat, cari kerjaan susah betul. Tiap pekan sudah rutin beli koran KR sabtu khusus buat cari lowongan kerja, tetep ga dapet-dapet. Susah tembus. Sekalinya dapet ternyata kena tipu (Daftar jadi admin tapi tesnya disuruh jual tuxedo).
Ga enak sama orang tua, akhirnya saya ngekos di daerah Jalan Godean. Cari indekos yang paling murah. Sengaja ngekos biar nggak tinggal di rumah.
Saya terpaksa bohong sama orang tua, bilang kalau saya sudah kerja, padahal belum. Sekadar buat ngayem-ayemi bapak dan ibu.
Selama ngekos, ongkos hidup ditanggung dari hasil nge-dropship jualan kaos online yang hasilnya tidak tentu. Kadang sehari dapat pembeli satu, kadang nggak dapat sama sekali.
Nggak punya laptop, jualan full dari browsing di warnet deket kos, sengaja pilih happy hour pukul 01.00 sampai subuh biar murah.
Hidup harus ngirit setengah mati, sehari cuma makan dua bungkus nasi kucing dan dua potong tempe goreng, beli dari angkringan. Hidup benar-benar penuh dengan kepayahan.
Satu-satunya hiburan cuma nonton tayangan Upin-Ipin di tivi portabel hitam putih yang dulu saya bawa buat hiburan di kos.
Nangis? Tentu saja sering. Kelewat sering. Air mataku api.
Dan karena pengalaman itu, saya tak pernah berani ngecengin pengangguran, sebab saya tak tahu, ikhtiar apa saja yang sudah mereka lakukan agar tidak nganggur.
Timnas Norwegia dikabarkan terbang ke Amerika Serikat membawa bekal dari tanah air :
🐟 300 kg ikan merah
🧀 116 kg keju
🍊 6.000 buah jeruk
👨🍳 3 chef terbaik khusus masakan Norwegia
📝 @geglobo
Sudah diwakilkan oleh Saliba:
William Saliba tentang Arsenal via @lequipe: “Musim pertama saya datang, kami memainkan sepak bola yang luar biasa. Itu adalah musim di mana saya mengatakan kami pantas mendapatkan gelar. Seperti biasa, orang-orang mengejek kami, dan kami finis di posisi kedua.”
“Musim kedua juga, kami memainkan sepak bola yang bagus, finis di posisi kedua. Orang-orang mengejek kami, mereka mengatakan 'bottle, bottle, bottle'.”
“Musim lalu juga, kami bermain cukup baik, meskipun kami tidak bermain sebaik dua musim pertama, kami tetap finis di posisi kedua.”
“Musim ini, meskipun saya tidak setuju dengan semua yang mereka katakan, seolah-olah hanya ada satu tim yang bermain. Yah, kami memainkan sepak bola. Kecuali memang benar bahwa terkadang kami mencetak lebih banyak gol dari bola mati. Itu gila. Sekarang Anda lihat, di Liga Premier, semua orang melakukan lemparan ke dalam yang panjang, semua orang fokus pada sepak pojok, bukan hanya kami.
“Kami hanya melakukannya lebih baik daripada yang lain. Jadi, begitulah hidup, dan kami akan terus seperti ini.”
Intinya kalo finansialnya ngepas, pengeluaran buat hobi direm dulu.
Terutama buat ekonomi menengah.
Mitigasi risiko sampe 3 bulan ke depan, cek situasi.
Kalo pengeluaran kaum finansial atas, emng sulit terpengaruh.
Karena layer finansial nya udah berlapis2.
Bukayo Saka TAK PERNAH SEMBUH: Perombakan di Balik Layar
Dan Sheldon, jurnalis The Athletic, menulis sebuah kabar yang cukup bikin saya kaget dan berpikir. Sheldon merangkum informasi yang dibagikan oleh pelatih timnas Inggris, Thomas Tuchel, perihal kondisi Bukayo Saka.
Jadi, Tuchel bilang kalau Bukayo Saka tidak bisa berlatih selama dua hari berturut-turut. Saka, menurut penuturan Tuchel, belum sepenuhnya sembuh dari cedera Achilles. Pemain berusia 24 tahun ini mengalami cedera Achilles pada Maret 2026. Dan sejak saat itu, Saka bermain dengan menahan rasa sakit.
“Playing through the pain.” Adalah kalimat yang dipakai oleh Tuchel. Informasi dari Tuchel ini membuka sebuah tabir yang sangat menyedihkan. Bahwa Saka, yang mendapat beban tanggung jawab “menggendong tim”, tak pernah bermain dengan kebugaran 100%.
Saya jadi mengingat lagi performa Saka musim ini, selepas Maret sampai final Liga Champions kemarin. Saya menulis ini dengan dada yang terasa berat, apalagi ketika membayangkan apabila Saka bisa bermain full 90 menit plus 30 menit babak tambahan, mungkin nasib kita berbeda.
Saka, di puncak kebugaran, kita tahu seperti apa yang bisa dia berikan. Namun, ternyata, performanya yang tidak konsisten, disebabkan oleh kondisi bermain dengan menahan rasa sakit.
Jadi, our starboy, bermain menahan rasa sakit. Dia, tetap bermain, meski tahu dirinya akan lama sembuh. Sebuah kondisi yang menyedihkan dan memprihatinkan.
Perombakan di balik layar
Menyusul informasi yang dibagikan oleh Tuchel perihal kondisi Bukayo Saka, Arsenal melakukan perombakan di balik layar. Khususnya di aspek medis, guna merespons buruknya catatan cedera pemain kunci Arsenal musim lalu.
Tahukah kamu, klub juara di Liga Inggris, kehilangan pemain karena cedera di rata-rata 600 sampai 800 hari. Musim lalu, ketika menjadi juara, Arsenal kehilangan pemain kunci di 1.297 hari.
Jadi, sebelum membeli atau menjual pemain, manajemen Arsenal melakukan perbaikan yang sudah seharusnya.
Kita tahu kalau “the best ability is availability”. Selain tersedia, para pemain kunci juga harus berada dalam kondisi kebugaran 100%.
Pemain, yang turun berlaga dengan pain killer, berpotensi mengalami penundaan kesembuhan. Bahkan, cedera yang dialami, bisa semakin parah.
Oleh sebab itu, Arsenal baru saja memecat Dr. Zafar Iqbal. Dia adalah kepala medis Arsenal yang sudah bekerja dari 2023. Sebagai penggantinya, Arsenal merekrut Arnaldo Abrantes dari Aston Villa.
Abrantes adalah mantan atlet (sprinter), yang pernah berlaga di nomor 100m and 200m di Olimpiade 2008 dan 2012. Kepala medis dari Portugal ini mendapat status “highly-rated medical specialist”.
Jadi, transfer pertama Arsenal di musim panas kali ini bukan pemain, melainkan seorang ahli medis. Ini jadi pengingat bahwa kesuksesan sebuah tim tidak hanya ditentukan di atas lapangan hijau, tapi juga di balik layar yang fans tak melihatnya.
Kerja-kerja tak kelihatan ini kadang justru lebih menentukan. Salah satunya memastikan pemain kunci tetap bugar, ditangani dengan baik ketika cedera, dan tidak kambuh lagi.
Semoga jadi rekrutan yang tepat…
#COYG
Pernah gk sih kalian dengar perdebatan soal kuliah kayak ini?
👩 : Emangnya kuliah menjamin sukses ?!
🧔🏻 : Ngapain kuliah? cuman nambah pengangguran aja
Sebagai mahasiswa, Aku dulu bingung harus jawab apa
Sampai akhirnya aku dengar podcast Dokter Ryu Hasan