Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah bagi seluruh masyarakat Indonesia yang merayakan.
Idul Adha mengajarkan makna tentang keikhlasan, pengorbanan, dan ketulusan dalam berbagi. Nilai-nilai tersebut telah hidup dan tumbuh dalam kehidupan masyarakat Indonesia melalui semangat persaudaraan, gotong royong, serta kepedulian terhadap sesama.
Momentum ini mengingatkan kita bahwa kebersamaan dan rasa saling peduli merupakan kekuatan yang terus menjaga persatuan bangsa.
Semoga Idul Adha membawa keberkahan, ketenangan, dan kebahagiaan bagi kita semua. Semoga setiap langkah dipenuhi kebaikan, setiap niat dipenuhi keikhlasan, dan setiap kebersamaan menghadirkan manfaat bagi sesama.
Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H
Ketulusan berkurban adalah cermin dari keikhlasan perjuangan. Idul Adha mengajarkan kita bahwa pengorbanan yang luhur akan selalu membuahkan berkah bagi sesama, bangsa, dan negara.
#IdulAdha1447H#IdulAdha2026#FraksiGerindra#Gerindra
Selamat dan sukses atas terpilihnya kembali Bapak Jenderal TNI (Purn) H. Prabowo Subianto @prabowo sebagai Ketua Dewan Pembina dan Ketua Umum DPP Partai Gerindra.
Hambalang, Bogor, Jawa Barat, 13 Februari 2025.
๐ฎ๐ฉ
#Prabowo#Gerindra#GerindraLamongan#politisisantri#lamongan
Hari ini, saya hadir di Kantor @KemenkeuRI untuk memantau agenda penutupan Kas APBN Tahun 2024. Dalam kesempatan ini, saya didampingi Menteri Keuangan Sri Mulyani, mengumumkan kebijakan Pemerintah sebagai berikut :
1. Sesuai amanat Undang-Undang No. 7 Tahun 2021, tentang kenaikan tarif PPN dari 11% menjadi 12% di 1 Januari 2025, Pemerintah memutuskan kebijakan ini hanya berlaku untuk barang dan jasa mewah yang selama ini sudah dikenakan PPN Barang Mewah (PPnBM).
Contohnya, private jet, kapal yacht, dan barang mewah lainnya yang dikonsumsi oleh masyarakat golongan mampu.
2. Barang dan Jasa Non-Mewah
Untuk barang dan jasa yang tidak termasuk kategori mewah, tarif PPN tetap sebesar 11% dan tidak mengalami kenaikan.
3. Kebutuhan Pokok Masyarakat
Barang dan jasa yang merupakan kebutuhan pokok masyarakat, yang selama ini mendapatkan fasilitas pembebasan PPN atau dikenakan tarif PPN 0%, tetap berlaku sebagaimana sebelumnya.
4. Pemerintah berkomitmen memberikan paket stimulus, senilai Rp38,6T, seperti yang diumumkan sebelumnya. Yakni :
โข Bantuan beras untuk 16 jt penerima bantuan pangan 10kg/bulan,
โข Diskon 50% untuk pelanggan listrik dengan daya maksimal 2.200 volt,
โข Pembiayaan Industri padat karya,
โข Insentif PPH pasal 21 bagi pekerja dengan gaji s/d Rp10juta per bulan,
โข Bebas PPH bagi UMKM beromset kurang dari Rp 500 jt/th, dan lain sebagainya.
Pemerintah berkomitmen untuk terus berpihak kepada kepentingan masyarakat luas, dengan mengutamakan kesejahteraan dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.