Meski Adhisty Zara belum lama ngumumin hamil, Hasyakyla udah mulai nentuin nama panggilan,
Kyla ternyata ogah dipanggil uwa oleh calon keponakannya,
Kyla nulis, "Gelo aing jadi dipanggil uwa sama orang2 ihhhhhh yg kerenan dikit dong."
Kyla lebih milih dipanggil "matcha" alias mama caca,
Temen temen bantu doakan Semoga segera mendapatkan keadilan untuk anak nya ๐คฒ๐ญ
Bikin sesak napas baca isi curhatan si ibu :
Bagi mereka yang punya kuasa, kasus ini mungkin bisa ditepis begitu saja dengan alasan 'tidak ada bukti digital'.
Tapi bagi kami keluarga miskin, derita fisik dan batin yang dialami Rahma (kejadian di Kab. INHIL) adalah kenyataan pahit yang nyata. Rahma sudah mengadu ke guru sambil menangis saat kakinya diinjak dan perutnya dipukul dengan gagang sapu.
Namun perlindungan yang didapat hanya sebatas kata 'nanti'. Sebulan terbaring dengan kaki membengkak dan menghitam hingga pembuluh darahnya tersumbat,
pihak sekolah bahkan tidak pernah datang menjenguk. Dokter mendiagnosis adanya cedera trauma/memar akibat benturan yang menyebabkan penyumbatan pembuluh darah.
Kini, setelah 1 tahun lebih berjuang, penyakitnya menjalar hingga ke jari tangan. Bagi kalian yang menuduh kami mengarang cerita demi donasi: kejam sekali kalian!
Kami tidak minta musibah ini, kami hanya ingin Rahma sembuh kembali. Kami bersuara karena keadilan tidak boleh hanya tajam ke bawah!
MURID BARU.
---------------
Guru : "Kamu anak baru? Namamu siapa?"
Murid : "Demitri Saklitunov"
Guru : "Kamu lahir di Rusia?"
Murid : "mBoten, kelahiran Sewon.. mBantul Bu.."
Guru : "Apa Bapakmu Dubes?"
Murid : "Bukan Bu, tukang ojek.."
Guru : "Ibumu kerjane apa?"
Murid : "Jual jamu gendong.."
Guru : "Siapa nama bapakmu?"
Murid : "Triyono.."
Guru : "Ibumu?"
Murid : "Sademi.."
Guru : "Namamu kok kaya orang Eropa??"
Murid : "Itu singkatan Bu, saDEMI dan TRIyono, Jadi Demitri..."
Guru : "Ooowwh... Iha Saklitunov?"
Murid : "Saya lahir SABtu KLIwon TUJuh NOVember..."
Guru : "Terus panggilanmu???"
Murid : "DEMIT Bu.... ๐ฐ"