Beberapa waktu lalu saya ikut wawancara ujian masuk S3 di sebuah universitas (dalam negeri).
Pengalaman tsb membantu saya sadar kenapa gap antara akademik & industri di negara kita besar banget —mengkonfirmasi kritik perguruan tinggi yg kita dengar belakangan.
Ini ceritanya:
Sbgai guru BK, saya mencoba utk memahami perasaan siswa. Hari ini saya menerapkan teknik journaling di buku yg disampul seragam satu kls tanpa nama, hanya ada kode dari saya. Hari ini saya minta u/ mengekspresikan pikiran dan perasaan mereka. Lihat apa yg mereka tulis.