heran, kok bisa lebih takut anak anak di sekolah kelaparan daripada mikirin akses pendidikan nya itu layak atau engga?? maksudd akohh nalar nya tuh kok ga jalan sih
“kami mau melapor ke polisi, polisi punya dapur sppg, kami mau melapor ke TNI, TNI punya dapur sppg, kami mau melapor ke DPR, DPR pun punya dapur sppg. jadi ini jalan terakhir kami untuk mengadu, kepada konstitusilah kami berharap”
—ucap seorang guru, pendidik anak bangsa. ironi.
tiba-tiba kepikiran perempuan secengeng ini bakal dikasih kesempatan sama Allah ga ya? untuk jadi pengantin cantik, ngerasain bangun keluarga cemara, punya anak yang lucu, di sayang pasangan dan diterima baik oleh mertua.