Padahal fase baca jurnal-jurnal sambil bergumam "oooh gitu" atau "Lhoo ini hasilnya bisa matahin jurnal sebelumnya" itu seru bgt walaupun at the end tantrum sendiri sambil sambat "INI MAU NULIS APA YA ALLAH BINGUNG"
Merek harga kopi 52rb bilang mahal, kita matcha 400ribu dibilang "BUKAAAN TARGET MARKEETTT".
Ntat kalau basic sandang pangan papan mahal semua, yang bukan target market disuruhnya makan tempe tahu dan tepung.
JUAL PRODUK DI SHOPEE Rp2.600,
PEMBELI BAYAR Rp2.883
TERIMA HANYA Rp843
29% DOANG KE SELLER,
KOK BISA?
Pembeli membayar total Rp2.883. Penjual hanya menerima Rp843. Artinya ada Rp2.040 yang hilang di tengah jalan.
Ke mana perginya?
Begini alurnya :
Harga produk yang dijual: Rp2.600
Biaya layanan pembeli (ditanggung pembeli): Rp283
Total yang dibayar pembeli: Rp2.883
Sekarang dari Rp2.883 yang masuk, ini alurnya:
1. Ongkos kirim ke ekspedisi: Rp3.500
Ini biaya kirim nyata yang dibayar Shopee ke jasa ekspedisi.
Karena pembeli dapat gratis ongkir, biaya ini ditanggung Shopee dulu, lalu sebagian diklaim balik ke Shopee dari subsidinya sendiri.
Dari sisi penjual, angka ini tercatat sebagai pengurang, tapi diimbangi oleh Estimasi Potongan Ongkos Kirim dari Shopee sebesar Rp3.500.
Jadi netto ongkir = Rp0 untuk penjual.
2. Biaya Administrasi: Rp247
Ini komisi dasar Shopee atas transaksi. Persentasenya sekitar 9,5% dari harga produk.
3. Biaya Layanan: Rp260
Biaya platform tambahan yang dikenakan Shopee ke penjual per transaksi.
4. Biaya Proses Pesanan: Rp1.250
Ini yang paling besar dan sering tidak disadari. Biaya penanganan transaksi per order, terlepas dari nilai pesanannya.
Total potongan ke Shopee: Rp247 + Rp260 + Rp1.250 = Rp1.757
PRESENTASE PEMBAGIAN:
INI YANG BIKIN NGILU
Total uang yang bergerak dalam transaksi ini adalah Rp2.883 (yang dibayar pembeli).
Penjual dapat: Rp843, atau hanya 29,2% dari total transaksi.
Shopee dapat: Rp1.757 dari biaya lainnya, plus Rp283 biaya layanan dari pembeli = Rp2.040, atau sekitar 70,8% dari total uang yang bergerak.
Ekspedisi dapat: Rp3.500 untuk ongkos kirim, tapi ini subsidikan oleh Shopee dari program gratis ongkirnya, bukan langsung dari kantong penjual.
Artinya: dari setiap Rp10.000 yang dibayar pembeli, penjual hanya membawa pulang sekitar Rp2.900. Sisanya Rp7.100 habis untuk platform dan biaya-biaya lainnya.
KENAPA PRODUK MURAH SANGAT TIDAK MENGUNTUNGKAN DI SHOPEE?
Inilah masalah utamanya. Biaya Proses Pesanan sebesar Rp1.250 itu flat, tidak peduli produkmu seharga Rp2.600 atau Rp260.000. Biaya itu tetap Rp1.250 per order.
Untuk produk seharga Rp2.600: biaya proses pesanan saja sudah memakan 48% dari harga jual. Belum ditambah biaya administrasi dan biaya layanan.
Untuk produk seharga Rp26.000: biaya proses pesanan hanya memakan 4,8% dari harga jual. Jauh lebih masuk akal.
Kesimpulannya: menjual produk dengan harga di bawah Rp10.000 di Shopee secara matematis hampir tidak mungkin menguntungkan, kecuali margin produknya sangat besar atau kamu jual dalam bundle banyak pcs sekaligus.
SOLUSI PRAKTIS BUAT SELLER
Pertama, naikkan harga atau bundling. Jangan jual satu biji. Jual 5 pcs, 10 pcs, atau 1 pack.
Biaya proses pesanan Rp1.250 itu per order, bukan per item.
Jadi semakin banyak yang dibeli dalam satu pesanan, semakin kecil efeknya.
Kedua, hitung HPP dengan memasukkan semua biaya Shopee.
Rumusnya sederhana:
harga jual minimal = (HPP + biaya produksi) dibagi (1 dikurangi total persentase potongan Shopee).
Untuk kategori umum, total potongan Shopee bisa mencapai 9,5% sampai 12% belum termasuk biaya proses pesanan yang flat.
Ketiga, pertimbangkan minimum harga jual. Untuk produk yang dijual satuan, harga di bawah Rp15.000 di Shopee hampir selalu merugi atau hanya impas setelah diperhitungkan semua biaya.
Keempat, cek program seller aktif. Shopee punya program subsidi ongkir dan diskon biaya layanan untuk seller dengan performa tertentu. Semakin aktif tokomu, semakin kecil potongan yang dikenakan.
Sekarang kamu sudah tahu. Hitung dulu sebelum listing.
Karena menjual lebih banyak belum tentu berarti untung lebih banyak,
jika struktur harganya salah dari awal.
Happy Mother’s Day! My animated short called “If I Raised My Mother” is out now.
It’s about an Indian daughter wondering what she would have done differently had she raised her mother
https://t.co/2UwQqGsrFw
UPDATE: Tragedi Daycare Little Aresha, Jogja
- 13 tersangka: 1 kepala yayasan, 1 kepala sekolah, 11 pengasuh
- 30 orang diperiksa polisi: 25 pengasuh, 5 pejabat yayasan, 1 satpam
- 53 anak terverifikasi jadi korban kekerasan fisik, verbal, & penelantaran
- 103 anak pernah dititipkan
- Usia dedek bayi jadi korban mulai yang baru lahir sampai bawah 2 tahun 😭😭
- Ada satu kamar 3x3 meter diisi sampai 20 balita 🤯
Jahat bangeeett siihh!!! 🤬🤬
Ini kekerasan massal terhadap anak-anak yang belum bisa teriak sakit & minta tolong! cuma bisa nangiss 😭
Shock berat, kok bisa tempat penitipan anak jadi tempat penyiksaan gini? Astagaaaaa udah beroperasi 1 tahun lebih!
SEMUA PELAKU HARUS DIHUKUM BERAT!!!!
Peringatan dini bagi keluarga ASN (@PNS_Ababil), 2026 UKT PTN Bakal Mahal
2025 kemarin sudah kita lewati dengan perjuangan. Ada satu catatan, yang masih membayangi pikiran saya. Terutama bagi ASN golongan II, ASN tunkin jelata,
ASN pemda yang bupatinya kena KPK.
ini juga berlaku, untuk keluarga yang bapak ibunya tamtama / bintara @DivHumas_Polri dan @Puspen_TNI
Kalian harus waspada,
bukan... bukan waspada terhadap teror air keras. tapi waspada, karna keluarga ASN akan menghadapi teror biaya kuliah yang mencekam di tahun 2026.
Saya meyakini,
kita sedang berada dalam badai siklon liberalisasi pendidikan,
di mana negara secara perlahan mulai lepas tangan dan membiarkan kampus-kampus beroperasi layaknya korporasi yang mengejar profit.
Dalam praktik ekonomi yang sesat ini, UKT mahal dipandang sebagai konsekuensi logis dari kualitas, padahal sejatinya itu adalah bentuk pengalihan tanggung jawab negara ke pundak rakyat.
Bayangkan,...
bapak ibu kalian yang PNS.
Harus nge-gendong pejabat skill issue, plus nge-gendong biaya kuliah kalian yang besar sekali.
Bagi anak PNS,
kalian adalah target empuk dari ketidakadilan sistem yang menggunakan indikator buta, dalam menentukan golongan UKT.
Karena pendapatan orang tua kalian, tercatat sangat transparan di database negara,
kalian otomatis terjebak dalam kasta UKT tertinggi tanpa ada ruang untuk negosiasi.
Negara menutup mata bahwa slip gaji tersebut seringkali sudah habis dipotong cicilan rumah dan kebutuhan pokok lainya, yang terus karna macan lansia itu benar2 tak bisa urus negara.
Keluarga PNS, akan dianggap mampu secara administratif, hanya karena status kepegawaian orang tua. Padahal secara faktual, banyak keluarga PNS yang sedang megap-megap menjaga napas untuk meniup tungku dapur, agar tetap ngebul.Mereka di tengah tekanan hidup yang kian brutal.
tapi tenang, ada kabar baik.
kabar baiknya yaitu, kita adalah bangsa yang besar. xixixi
Presiden tidak peduli dengan kalian, buktinya sejak era Sukarno-prabowo, anak PNS selalu dapat UKT mahal.
Ngeliat BGN kaya gini, udah seharusnya k/l yang pada ditolak2in naik tukin tahun lalu berani maju lagi, karena ditolak pake alasan nilai RB sudah ga relevan.
Hapusin aja lah itu IKU WBK dan web esr menpan
@kempanrb
#intinyadeh
> Istri naik motor, suami naik mobil, jalan beriringan abis ngambil kue dr pasar.
> Tiba2 tas istri dijambret
> Suami pepet motor jambret pake mobil
> Jambret gak mau berhenti, malah tancap gas
> Jambret kehilangan kendali, nabrak tembok, mental, meninggal
(1/2)
Projectnya udah jalan 7 tahun lebih. Ada karakter yang interactive juga. Seru!
Hati-hati, bisa ngabisin berjam-jam buat jelajahin isi webnya. Kalo udah capek, istirahat dulu 😂
https://t.co/W26Z57ipuU
Gue liat ini antara kagum, terharu sampe kesal sendiri
Harusnya atlet2 muda itu difasilitasi bukannya terus2an pake narasi "berjuang dalam keterbatasan"
Tapi ya hidup di sini emang gak akan pernah sesuai dengan seharusnya
Do not do this, you will end up with pitted silver items. Using a light abrasive such as toothpaste and a polishing cloth is the least aggressive way to clean silver.