Bisa jadi....
Pelemahan rupiah ini jadi kaya “subsidi otomatis” bagi konglomerat ekspor, sementara rakyat biasa kena inflasi impor (bahan bakar, pupuk, pangan impor, dll.) Nanti kalo udah gaduh banget nih baru tuh agak turun dibatas yg "disepakati" oleh mereka. (hehe
Jadi kepikiran knp kok pemerintah kita kaya enggan menguatkan rupiah, knp seakan dibiarkan gitu aja ibarat tai di kali mah biarin aja ngalir tuh.
Prabowo wa ahwatuha (1%) Bisnis utama merka (batubara, sawit/CPO, nikel, petrokimia, dll.) menjual dalam USD ke pasar internasional.
"menurut keyakinan saya"
mereka akan sangat diuntungkan, merka konglomerat ekspor komoditas, Pendapatan dalam USD, bahkan meski dijual ke perusahaan dalam negri juga mengacu ke nilai USD, biaya oprasional pake rupiah, (gaji, royalti, transport darat, pajak dlm negeri) lebih murah
Keluarganya dibakar hidup2 hanya krn ayahnya membongkar bisnis judi oknum militer
Hingga kini pelaku masih bebas dan digaji negara
Kini dia menjadi saksi mengenai perbedaan perlakuan hukum antara pelaku sipil dengan pelaku dari unsur militer
4. Hak Sipil dicabut, Karna dianggap tidak becus mengurus negara.
5. And boom! Indonesia dibawah kontrol ABRI dan kediktatoran.
Semoga itu semua hanya ilusi saya ;(
Saya Membayangkan,
1. RUU TNI dan POLRI disahkan yang bisa memperkuat posisi mereka untuk bisa kembali berkuasa.
2. Melalui Kerusuhan yang mereka provokasi, Kuasa mereka semakin beralasan untuk bisa semakin kejam.
3. Darurat militer mereka lakukan sebagai langkah kontrol sipil
Ojol di tabrak mobil brimob, katanya meninggal, innalilahi wainnailaihi Rojiun.
Cek donk orang ojol disini benar ngga, tadi di live demo hari ini masuk berita nya..
Kalo sampai benar, rugi kalo ojol ngga hijau kan jakarta nanti.