pasti harganya mahal banget permalamnya. Kedua, fasilitas transportasi. Saya dengar hanya ada 200 shuttle bus, padahal penonton ada 60.000 lebih. Jarak parkir ke sirkuis juga sangat jauh. Tidak masuk akal kalau hanya ada 200 bus untuk 60.000 penonton. Banyak yang terpaksa harus -
Banyak kritikan untuk #MotoGP#mandalikaGP kemarin terutama dalam crowd management serta fasilitas penujang untuk penonton. Pertama, fasilitas menginap yang masih belum cukup untuk penonton yang sebanyak itu. Penonton terpaksa menginap di rumah warga karena sekalinya ada hotel -
kalau mau bukti coba lihat reply tweet ini. dan untuk mba nya next time kasih tulisan โbeberapaโ biar kesannya nggak me-generalisasi karena nggak semua ava korea itu gitu https://t.co/HPRgpmmqIj
Ya kita emang dimanfaatin sama kapitalisme industri musik dan hibburan korea kok, trus pada nyinyir motoGp. Lah motoGp masih mending ada manfaatnya utk negara dan mandalika di bidang wisata, itu pembalap2 anggaplah cepat dapat engagementnya, kita jg dapat promosi gratisan
kalau mau bukti pokoknya di ada yang qrt tweet foto yang ngikutin emak emak motoran itu lohh trus ada yang tweet โsebenernya gue kepo tapi takut dimanfaatinโ dan lumayan banyak yang interaksi di tweet itu dan pada bilang setuju
Ya kita emang dimanfaatin sama kapitalisme industri musik dan hibburan korea kok, trus pada nyinyir motoGp. Lah motoGp masih mending ada manfaatnya utk negara dan mandalika di bidang wisata, itu pembalap2 anggaplah cepat dapat engagementnya, kita jg dapat promosi gratisan
@NdoroTedjo@etikspu22@kisbet_ adaaaa soalnya aku juga lihat tweetnya kemarin tapi lupa banget wkwkwk tapi cuman batin aja soalnya situ sendiri juga dimanfaatin tapi nggak nyadar mungkin
Aneh rasanya fans2 kekoreaan nyinyirin motogp dan bilang kita dimanfaatin sama pembalap2 motogp yg lagi posting2 keseharian di mandalika dan dapat engangement besar dari orang indo. Apa gak sadar diri? ๐