momen koruptor bupati langkat keluar dari gedung kpk, wartawan:
"woi ngomong b*ngs*t"
"sekolah gasih? seragam sekolah dikorupsi, kok tega"
"gila yaa, otaknya gada kali ini orang ya. makanya botak"
renyah bgt celetukan wartawannya tapi dia masih bisa senyum-senyum
BREAKING NEWS!!!
Kelompok Hacker Pro Palestina resmi luncurkan arsip digital Genosida Gaza 64.537 video dan 17.905 kejahatan kemanusiaan kini dapat diakses publik!!!
Ini link nya --> https://t.co/yKbdkQsfn2
Miris banget liat foto iniโฆ
Foto yang seharusnya jadi kebanggaan, malah jadi bahan tertawaan sekaligus sedih mendalam.
Seorang pria asing, Gaurav Srivastava, berpakaian biasa, tersenyum lebar sambil โmemberi penghargaanโ ke Presiden Prabowo Subianto. Senyumnya lebar, tangannya mantap. Sementara Prabowo terima dengan serius.
Tapi kenyataannya?
Pria itu penipu kelas internasional yang pura-pura jadi agen CIA.
Dia sukses menyusup ke lingkaran elite pertahanan Indonesia, mendekati Presiden dan adiknya Hashim, lalu mengalirkan puluhan juta dollar ke perusahaannya.
Investigasi Tempo + jurnalis India ungkap semuanya.
Angkringan buka 24 jam harus bayar pajak ke pemda 12 juta/bulan.
Rinciannya:
Omset jual belinya 4 juta/ hari.
4 juta x 30 hari = 120 juta.
Pajak 10 %.
10% dari 120 juta = 12 juta.
Kurang bangsat apa coba?
Kunjungan Tim Agrinas ke Kopdes di NTT membuka mata:
1๏ธโฃ Karyawan Kopdes cuma gotong royong tanpa gaji, hanya manajernya yg dibayar Agrinas.
2๏ธโฃ 400 KK di Desa tersebut diminta belanja Rp1 juta/bulan, agar omset Kopdes Rp400 juta/bulan.
Inilah program yg membebani warga desa.
warga blak-blakan ga rela lagi bayar pajak ke pemerintah
"tahun ini saya ga bayar pajak. uangnya dialihkan iuran benerin jalan, saya belikan semen"
"nunggu dari pemerintah lama, udh rusak parah. inisiatif dari masyarakat, jadi bangun sendiri ajalah"
Lulusan S3 Australia.
Belasan tahun jadi dosen. Bersaksi di MK.
Gaji pokok: Rp 2,6 juta/bulan.
Kampusnya buru-buru klarifikasi:
"tapi kalau ditambah honor ngajar, insentif penelitian, honor KKN, honor penguji... total Rp 9โ16 juta!"
Nah itu dia masalahnya.
Dosen pendidik bangsa ini hidupnya bergantung pada honor yang tidak tetap, bukan gaji pokok yang layak.
Sakit satu bulan, nggak bisa ngajar ,honornya hangus.
Kita bicara orang yang mendidik dokter, hakim, insinyur masa depan bangsa.
Kelayakan hidup mereka harusnya dijamin negara , bukan diserahkan ke mekanisme honor yang fluktuatif.
๐
SYUKUR MANDAR: KITA GAK BUTUH BGN!
Kalau presiden mau kasih makan orang gak mampu.
Kenapa ada yayasan, kenapa ada SPPG, kenapa ada partainya sendiri, kenapa sekian partai banyak punya dapur segala macem, kenapa ada polisi, ada tentara, kenapa gitu loh, Bang???
Kan kasih aja orang miskin, simple, kenapa ada BGN?
Kita gak butuh BGN yang habisin operasional sampai triliunan rupiah, NGAPAIN?
Dengan dia distribusi langsung pendiri manfaat atau sekolah atau kerja sama dengan wali murid segala macem, beres kok, kita gak perlu instrumen baru.
REKTOR ITB KE KOMISI X DPR:
KAMI CUMA DIBIAYAI APBN 18%, UKT 26%, SISANYA CARI SENDIRI!
INI KAMI SANGAT BERAT!
DI MALAYSIA, KAMPUS DIBIAYAI APBN 45%.
DI CHINA, 70-80%.
DI SINGAPURA, ANGGARANNYA 10x ITB, 50% DARI APBN.
KITA KAYA KAMPUS DI AMERIKA YANG CUMA 10% APBN.