Ada bangunan kost di daerah kampus Jogja dijual seharga Rp8 Miliar. Kos itu umurnya udah puluhan taun, bangunannya jelek dan sering kosong karena kalah bersaing sama kos2an lain yang lebih modern.
Orang yang ga punya pengetahuan finance dasar tanpa pikir panjang bakal beli buat penghasilan pasif.
Sedangkan kita yang ngerti langsung bikin itungan kasar di kepala.
Harga kostan Rp8 Miliar, biaya renov biar jadi kost eksklusif Rp2,5 Miliar, total capital expenditure Rp10,5 Miliar.
Rencananya, kita mau bikin 20 kamar kos, per kamar disewain Rp2juta sebulan jadi kalo penuh terus dalam setaun kita dapat Rp480 juta.
Untuk bayar penjaga, listrik, sampah, dan cadangan biaya renov, kita perkirakan 30% dari total pendapatan Rp480 juta, sisa keuntungan bersih jadi Rp336 juta setahun.
Untuk menghitung yield investasi, kita bagi antara pendapatan per tahun dengan CAPEX, jadi Rp336 juta / Rp 10,5 miliar, ketemulah yield 3,2% per tahun.
Yield 3,2% ini jauh lebih rendah dari obligasi negara yang ngasih 6% setahun, padahal obligasi negara ini bisa dikatakan risk free asset, kemungkinan gagal bayar sangat kecil, kita juga ga perlu effort apapun buat dapat 6% itu.
Ada yang bilang, kalo bisnis rental properti keuntungannya bukan di yield tapi di kenaikan harga aset, pertanyaannya, dengan yield yang sekarang cuma 3,2%, siapa yang mau beli properti tersebut dengan harga tinggi dan dapat yield di bawah 3,2%?
Terus, berapa harga yang pantas untuk beli properti tersebut?
Bisa kita hitung dengan formula:
Yield yang kita syaratkan = risk free rate + risk premium
Misal risk premium 1%, berarti total yield yang kita syaratkan 7%. Untuk mendapatkan yield tersebut dengan asumsi keuntungan bersih Rp336 juta dan biaya renov Rp2,5 miliar, berarti harga tanah harus turun ke Rp2,3 miliar.
Rekap 20 pelajaran hidup ala Bang Radit:
1.Jadi orang nyeleneh dikit? Santai aja, itu bukan dosa.
2.Stop julid, hidup lo bakal lebih tenang.
3.Kita tuh nggak sepenting itu di hidup orang lain, jadi chill aja.
4.Hidup simpel itu underrated banget.
5.Kerjaan berat jadi enteng kalau dicicil pelan-pelan.
6.Kerjaan juga lebih ringan kalau dikerjain bareng.
7.Ide nggak bakal keinget kalau nggak ditulis.
8.Belajar dari yang udah jago, biar nggak muter-muter.
9.Tapi kadang belajar dari yang “nggak tau apa-apa” juga buka perspektif baru.
10.Bengong dikit itu bukan buang waktu, itu bagian dari mikir kreatif.
11.Waktu tuh bukan dicari, tapi dibikin.
12.Uang bisa dipakai buat “beli waktu”, manfaatin.
13.Jangan lupa have fun, hidup bukan cuma kerja doang.
14.Coba hobi baru, itu cara paling gampang biar hidup kerasa fresh lagi.
15.Kejar momen-momen berkesan, bukan cuma pencapaian.
16.Jangan ambil keputusan pas lagi emosi, fix sering nyesel.
17.Kadang harus berani bilang “iya” ke hal yang biasanya lo tolak.
18.Tapi di sisi lain, belajar bilang “nggak” itu penting banget.
19.Main game = cara paling gampang buat kabur bentar dari realita.
20.Dapat kritik? Artinya masih ada ruang buat naik level.
Kejanggalan video netanyaho ngopi di tel aviv, ternyata video tahun 2021 yang di edit kata2nya.
Kalo memang msh hidup jalani saja kehidupan sehari2 tanpa byk gimmick, ini mengingatkan kita pd kasus ijazah palsu klo memang ada tunjukan saja gak usah ribet muter2 😅
4 tahun lalu gua kerja pegang project grabfood. Ada Tukang Ketoprak deket rumah gua, liat gua balik kerja pake lanyard grab pas gua lg beli balik kerja. Dia tanya “Masnya kerja di grab” Gua jawab ajah “Iya Pak” dia minta tolong daftarin grabfood biar rame Ketopraknya.
Most people picture breast milk as something simple.
White. Plain. Just food.
But this is what it looks like inside.
This is a glimpse of the inside of a breast while it is making milk.
Thousands of tiny milk making sacs, each one filling, flowing, responding in real time to a baby’s needs.
Every drop is alive.
Breast milk is not just nutrition.
It is a living, adaptive system.
It changes by the hour.
By the day.
By the age of the baby.
It adjusts for illness.
For growth spurts.
For comfort.
For survival.
Your body reads your baby’s saliva and responds with antibodies.
It knows when your baby is premature.
It knows when your baby is sick.
It knows when your baby just needs closeness.
No lab can recreate this.
No formula can copy this intelligence.
No machine can replace this connection.
This is biology at its most powerful.
This is love in liquid form.
This is the miracle happening quietly inside millions of women every single day.
And if no one has told you lately
Your body is incredible!
✨🙌🏾💫
Disclaimer: This image is AI just meant to represent what it may look like. Image by Salud Articular
Menjelang bulan ramadan, hati-hati dengan produk kurma boikot!
Israel juga mengekspor kurma, di mana kebun-kebun kurmanya berasal dari tanah warga Palestina yang dirampas.
Sering kali, Israel mengekspor kurma secara tidak langsung untuk menutup-nutupi jejaknya. ("Packed in" di negara lain, tapi ternyata kebunnya di Israel.)