Pantas aku dibuat mati olehnya dahulu;
“Setelah aku dewasa, aku membutuhkanmu. Tidak seperti dahulu, perhatianmu tidak ada gunanya untukku. Setelah bekerja mencari uang sendiri, lelahku rasanya ingin selalu ku tumpahkan padamu sebentar pada setiap ujung hari,” katanya.
Aku bertanya-tanya akan hal yang katamu ‘sangat-sangat penting’ untuk dibicarakan.
Lalu, setelah itu kau bertanya, “Apakah kau mencintaiku?”
“Ya, dahulu aku sangat mencintaimu,” kataku.
hai, setelah hubungan ku yang terakhir.
dua kali aku mencoba untuk jatuh cinta, dan dua-duanya aku gagal.
ow syit, aku memang tidak pantas untuk dicintai.