@AskPayPal Hello. My PayPal account was permanently limited immediately after I reset my password today. My account has never had any transactions, and I never received any previous limitation email. Could you please help me request a manual review?
SPIDER ZOIDS SPIDER-MAN special
SPIDER ZOIDS BLACK SPIDER-MAN special
9月5日予約開始
■アクションスタンド
専用スタンドにより、躍動的なポージングでスパイダーマンをゾイドに搭乗させることが可能。
さらにライダータイプでも搭乗させることが可能。
#ゾイド#スパイダーマン
Sejarah mencatat, dari abad ke abad, peradaban makin maju dan berkembang. Ketidak-beradaban makin susut. Dunia makin "civilized".
Dalam peperangan, hukum dan etika makin menjadi "rules". Artinya, perang dan operasi militer ada aturannya. Ada batas-batasnya. Mana yang boleh, mana yang tidak boleh.
Mengamati apa yang terjadi belakangan ini, sepertinya hukum, etika dan norma dalam peperangan tak diindahkan lagi. Seolah cara apapun dibenarkan. The ends justify the means. Jatuhnya korban jiwa penduduk sipil dan mereka yang tidak berdosa (non combatant dan innocent people), yang sangat besar jumlahnya dan jauh melampaui batasan "collateral damage" diabaikan. Bangunan, infrastruktur dan fasilitas sipil dihancurkan tanpa perasaan bersalah. Apakah para politisi dan para jenderal sudah tidak punya hati dan kejernihan berpikir lagi? Apakah ini sebuah kemunduran peradaban dan perikemanusiaan?
Pertanyaan berikutnya adalah apakah dunia, dalam hal ini para pemimpin dunia, tidak bisa menghentikan hal-hal buruk yang membahayakan kehidupan di muka bumi ini? Tidak mampu atau tidak mau? Bagaimana jika perang yang tidak beradab ini, dengan dalih untuk memenuhi kepentingan nasional pihak-pihak yang berperang, dianggap sebagai "a new normal" dan mendapatkan pembenaran sejarah?
Apa yang tengah terjadi di dunia saat ini juga merupakan pertanda dan sekaligus bukti kembalinya "geopolitics of hard power" atau juga "geopolitics of the new ideology"? Adakah "clash of civilizations" yang kerap diidentikkan dengan geopolitik pasca Perang Dingin kini telah digantikan dengan "clash of nations"?
Saat ini dan ke depan, mestinya dunia makin bersatu dan berkolaborasi untuk mengatasi permasalahan global yang amat mendasar, seperti menyelamatkan bumi dari krisis iklim dan lingkungan serta mengatasi kemiskinan sejagat dan berbagai ketidak-adilan. Bukan justru mengobarkan peperangan di sana sini apalagi makin menjauh dari keberadaban dan nilai-nilai kemanusiaan.
Saya berpikir, apakah ketidak-mampuan kita untuk menghentikan sesuatu yang membahayakan ini lantaran "tangisan dunia" (call for peace and humanity) selalu kandas dalam diplomasi dan upaya global untuk mencari solusi? Kandas karena tak mampu menghadapi mereka-mereka yang memiliki "hak veto" dalam tatanan dan mekanisme PBB? Kalau memang begitu adanya, situasi di tiga kawasan yang saat ini tengah bergolak, utamanya Timur Tengah dan Eropa (Ukraina), kemudian ketegangan yang amat tinggi di Asia Timur dan Asia Tenggara ini, benar-benar membahayakan perdamaian dan keamanan internasional. Mengapa saya katakan demikian? Karena, yang saat ini tengah berhadap-hadapan, baik langsung maupun tidak langsung, di ketiga "flash points" tersebut adalah para pemegang hak veto. Maknanya, setiap ada prakarsa politik untuk mengakhiri peperangan ("peace proposal") akan selalu kandas jika salah satu pemegang hak veto tidak menyetujuinya.
Nah, kalau begitu, mungkin akan ada yang berkesimpulan bahwa tidak akan ada solusi apapun ke depan, termasuk untuk menghentikan peperangan di Gaza maupun di Ukraina. Apa benar-benar begitu? Wah, malang benar dunia ini.
Saya punya pendapat, meskipun barangkali saya diejek karena pikiran saya dianggap terlalu elusif dan tidak "doable". Tidak mengapa. Paling tidak apa yang saya sampaikan ini bisa menjadi renungan.
Tidak mungkin tak ada solusi yang bisa dilakukan oleh dunia. Sejak bersekolah di sekolah dasar, guru saya selalu mengajarkan "di mana ada kemauan, di situ ada jalan". If there is a will, there is a way.
*SBY*
Cikeas, 1 Juni 2024
HOAKS Larangan Minum setelah Makan karena Dapat Mengganggu Pencernaan,banyak berita hoaks yg diikuti oleh masyarakat sehingga kurang minum&ginjalnya Rusak
http:///content/detail/50970/disinformasi-larangan-minum-setelah-makan-karena-dapat-mengganggu-pencernaan/0/laporan_isu_hoaks
#Gempa Mag:6.1, 22-Mar-2024 11:22:45WIB, Lok:5.74LS, 112.32BT (132 km TimurLaut TUBAN-JATIM), Kedlmn:10 Km #BMKG
Disclaimer:Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data