Pasca libur panjang Lebaran, IHSG akhirnya kembali ke zona hijau. Berbeda dari pola tahun-tahun sebelumnya yang cenderung merah. Sektor batubara memimpin reli dan jadi top mover.
Apakah ini sinyal bottom IHSG, atau sekadar technical rebound?
Menurut kalian gimana, gisers? π
Michael Bambang Hartono, pengusaha sekaligus tokoh dibalik bisnis Djarum, meninggal dunia pada Kamis (19/3/2026) di usia 86 tahun.
Sumber: Bloomberg Technoz
BREAKING: IHSG Sempat Turun Lebih dari 3% ke Bawah 7.000
IHSG sempat anjlok lebih dari 3% ke sekitar 6.917 hari ini akibat sentimen global, kekhawatiran terkait MSCI, serta aksi jual menjelang libur panjang.
[Sumber: IDX Channel]
https://t.co/IcQqdZs5dB
Dalam metodologi MSCI, free float menjadi faktor penting dalam menentukan bobot saham dan negara dalam indeks. Jika jumlah saham beredar berubah, bobot saham Indonesia bisa disesuaikan dan berpotensi memengaruhi aliran dana investor global serta sentimen pasar.
Transparansi data kepemilikan saham minimal 1% di Bursa Efek Indonesia membuka peluang perubahan penilaian pasar saham Indonesia dalam indeks MSCI. Data ini memberi gambaran lebih jelas mengenai struktur kepemilikan serta saham yang beredar di publik (free float).
Pastinya emiten harus penuhi aturan terbaru ini. Soalnya, emiten bisa berisiko di-delisting kalau masih belum menerapkan ketentuan free float tersebut.
Menurut Gisers, kebijakan ini perlu buat dilakuin atau nggak?
Halo Gisers!
Baru-baru ini aturan soal free float minimal 15% lagi rame dibahas nih. Simpelnya, free float itu bukan porsi saham yang dipegang perusahaan, tapi dipegang publik buat dijualin di pasar. Nah, batas free float sekarang naik jadi minimal 15% dari yang sebelumnya 7,5%.
Terus kenapa sih OJK naikin porsi free float?
Ternyata tujuannya supaya perdagangan saham makin likuid, harga nggak gampang dimanipulasi segelintir pihak, dan investor dapet transparansi serta perlindungan yang lebih oke.
Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman, resmi mengumumkan pengunduran dirinya pada Jumat (30/1/2026) sebagai bentuk tanggung jawab atas peristiwa yang terjadi dua hari lalu.
Iman Rachman berharap keputusannya dapat membawa dampak positif bagi pasar modal Indonesia. Untuk sementara, posisi Dirut BEI akan diisi oleh pelaksana tugas hingga ditunjuk direktur utama definitif sesuai ketentuan.
Riset KISI memperkirakan risiko penurunan bobot Indonesia di MSCI dengan potensi outflow hingga US$10 miliar. MSCI memberi tenggat hingga Mei 2026 untuk perbaikan transparansi, jika gagal, Indonesia berisiko turun dari Emerging Market ke Frontier Market.
πPemicu-pemicu IHSG Anjlok 8% Hingga Trading Halt:
IHSG terjun 8% hingga memicu trading halt di Bursa Efek Indonesia. Tekanan pasar meningkat seiring Interim Freeze MSCI terhadap saham Indonesia akibat transparansi kepemilikan dan free float dinilai belum memadai.
Dampak kebijakan MSCI tersebut antara lain tidak ada saham Indonesia baru yang masuk indeks MSCI, tidak ada promosi Small Cap ke Standard, serta dibekukannya kenaikan Foreign Inclusion Factor (FIF) dan jumlah saham beredar, yang berpotensi menahan arus dana asing.