"AKUN ANONIM"
Menurut pandangan sy sbg pengguna akun anonim, sejak Desember 2010 dgn akun terdahulu (status akun : ditangguhkan), anonimitas adalah strategi rasional dlm relasi kuasa yg timpang.
Ketika kritik berpotensi dibalas dgn kriminalisasi, pemecatan, persekusi sosial, atau kekerasan simbolik, maka anonimitas adalah mekanisme perlindungan diri, bukan penghindaran tanggung jawab.
Sepanjang sejarah, sedemikian banyak kritik yg paling penting, justru lahir dari anonimitas, bukan krn pengkritiknya tak berani, tp krn kekuasaan terlalu mudah membungkam yg berani.
Tapi memang, mempermasalahkan anonimitas adalah cara paling mudah & murah utk menghindari substansi, krn ketika argumen tak bisa dipatahkan, identitas kerap dijadikan "sasaran tembak".
Padahal,
identitas tak membatalkan argumen, fakta yg keliru yg membatalkannya.
_________________
Pada dasarnya semua orang anonim.
Nama yg tertera di KTP - mu, tak memberi kebenaran, & ketiadaannya tdk membatalkan kritikmu.
Seharusnya yg diuji adalah argumen, bukan identitas pengkritik.
Dalam relasi kuasa yg timpang, anonimitas hanyalah "garis kapur" yg ditarik warga di sekeliling tubuhnya sbg batas aman simbolik di hadapan kekuasaan yg gemar melampaui batas.
Setidaknya agar tubuh warga tak remuk, sebelum kritiknya sempat diuji.
Di hadapan kebenaran, semua orang anonim, yg berbeda hanya seberapa besar risiko yg harus ditanggung.
.
.
#FufufafaAibNasional
RAMBO PODIUM, DOMPET KREDITUR |
Menolak bantuan luar negeri ketika bencana ekologis melanda, atas nama harga diri bangsa, tapi tak pernah jeda mengais utang luar negeri.
Lalu, harga diri seperti apa yg bangsa ini miliki ?
Jadi, ketika pejabat tinggi tampil gagah & bicara ttg harga diri bangsa, itu bukan dignitas, tp sekadar 'branding melalui mikrofon kekuasaan, sementara tangan negara merogoh kantong kreditur internasional, setelah menandatangani 'loan agreement di ruang VVIP.
____________
Seperti budak yg memekik kata merdeka & orasi tentang martabat bangsa, sambil menyeret rantai borgol yg menjerat pergelangan kakinya.
Bahkan, spt pengemis yg menolak sedekah recehan di trotoar jalan, tapi tiap malam antre di depan rumah rentenir kampung dgn bunga yg mencekik.
HARGA DIRI DIPENTASKAN DI DEPAN SOROT KAMERA MEDIA, TAPI DIJUAL MURAH DI RUANG - RUANG GELAP KEKUASAAN.
.
.
"OPAQUE" |
KEMENTERIAN AUK AH EYAP
____________________________
@GusIpul_ID menegaskan sedemikian pentingnya izin donasi demi transparansi, sementara arus uang di @KemensosRI • tak tembus pandang.
Seperti kotak amal yg hanya punya lubang masuk, sementara bagian keluarnya disembunyikan "staf khusus" di sudut - sudut yg tak terliput.
Jangan - jangan, seluruh kaca di kantor @KemensosRI 'one - way mirror.
Dari dalam Gus Ipul bisa melihat semua orang, tapi dari luar, publik hanya bisa melihat bayangan buram kekuasaan.
.
.
😁
Lg trend sekarang,banyak pejabat mendadak baperan,linglung dan ada jg yg dongo.
Rakyat sudah bingung ngurus kesulitan hidup,sekarang tambah bingung liat kelakuan para pejabat.
Yg sabar ya rakyat,pejabat seperti itu sepertinya sedang terpapar virus TIKOTOK
Gkgkgk..😜😂☕
SEKOLAH BAYANGAN, NEGARA MAINAN |
Edisi : Monarki Ilusi
Bapak naik tahta dgn mahkota kertas, anak mewarisi singgasana kertas fotokopian.
_________
Karena bahasa pengantar di MDIS adalah bahasa Inggris, bukan bahasa Jawa khas Solo, maka bisa dipahami, MDIS memberikan syarat, salah satunya :
( SALAH SATUNYA YA ) 😁
● Syarat Kemampuan Bahasa Inggris :
- IELTS: Skor minimum 5.5 hingga 6.5, tergantung pada program studi.
- TOEFL: Skor minimum 550 (paper-based), 213 (computer-based), atau 79 (internet-based).
- Pearson Test of English (PTE): Skor minimum 50.
- MDIS English Placement Test: Bagi yg belum memiliki skor tes resmi, MDIS menyediakan tes penempatan bahasa Inggris internal.
Bbrp program mungkin memiliki persyaratan skor yang lebih tinggi, terutama utk program pascasarjana atau program yg perlu keterampilan.
Untuk program sarjana, cukup memiliki ijazah SMA dengan rata² nilai minimal 7.0 (setara dengan 80/100)
_______
Terkait, Orchid Park Secondary School • Singapore, silakan saja akses ke sekolah tsb ;
10 Yishun Street 81, Singapore 768454. Tel: +65 6759 8547. Email: [email protected]. Situs resmi: https://t.co/aMclX9dxhL.
.
.
😁
__________
Memang :
" A G A K L A E N "
.
.
😁
#FufufafaAibNasional
MARIONETTE PUPPET |
Ia tampak hidup, berjalan, berjoget, membaca, menulis, melukis, pipis, e'ek, melambaikan tangan, menunduk sopan, marah, sedih, orasi di podium, hingga pura² berpikir.
Tapi gerakannya tak pernah lahir dari "rahim kehendak". Hanya percikan impuls dari jemari pengendalinya.
Dalam bhs Inggris "marionette" merujuk pada jenis boneka yg digerakkan/ dikontrol/ dikendalikan oleh pemain marionet (puppeteer), tp dalam konteks tertentu sy memilih utk menyebutnya sebagai Sang Manipulator.
Sang Manipulator - memanipulasi tali²/ benang² kontrol tsb dari atas, biasanya alat kontrol - nya berupa batang kayu atau rangka, shg boneka marionette bisa bergerak menyerupai makhluk hidup
dlm pentas² teater boneka.
Bahkan, marionette bisa dikasih peran sebagai Kepala Negara, kendati ia hanya sekedar properti teater para elite.
_____
TAPI INI BUKAN TENTANG BONEKA.
.
.
Kata pemeluk Wahabi: "hanya paham kami yg paling benar dan paling otentik dgn ajaran Nabi. Orang lain yg berbeda sudah tercemar dan tidak asli lagi."
+ Kata siapa?
- "Menurut ulama abad2 awal."
+ Iya, itu kata siapa?
- "Kata ustadz saya."
Klaim paling benar berdasar katanya.😁
Sudah kubilang di salah satu stasiun TV bulan lalu, ceramah agama semakin lama menjadi industri "entertainment" — hanya menjual jenaka dan gemuruh panggung. Persis pertunjukan Ketoprak dengan variasi tarif dan jenis-jenis paketnya.
"Sosok Tuhan disuarakan untuk menakut-nakuti orang, demi mencari cuan dan kekuasaan", sindir Friedrich Nietzsche. Mungkin saja sindirannya dianggap salah karena dia seorang ateis. Tapi bagi saya yang beragamapun, sindiran Nietzsche terasa ada benarnya. Toh, faktanya memang demikian.
Nah, pendakwah agama itu seharusnya bisa membuktikan kepada khalayak bahwa premis Nietzsche (yang seorang ateis) salah besar, bukan justeru membuktikan kebenarannya.
REPUBLIK "CORBUZIER" |
Tuyul Tituler
________________
Istri Fufufafa pidato, untuk mendukung UMKM,sembari menjinjing tas Dior. (Mungkin UMKM Prancis). 😁
Ada pula yg kalimatnya berantakan, narasinya seperti orang yg tak terpapar pendidikan, dalil dan dalihnya amburadul, logikanya loncat - loncat, dari tanggul pemecah ombak hingga nalarnya pecah dikunyah ombak, tapi dipercaya jadi pengacara "PIG - DURNA".
Lalu, kerumunan serangga pendengung Abu Janda serentak tiarap, dan bungkam seribu bahasa, ketika korps Marinir, memberantakkan propaganda sesat mereka.
.
.
😁☕️🚬
#FufufafaAibNasional
📽 | AFA Channel