Mendengar percakapan yg paling males aku denger. Emang paling bener mending gak tau drpd tau hal yg gak perlu. Hih ya Allah.. biangnya begitu modelannya kasian bgt yg lain gak dianggep. Jgn sampeeee sifat begitunya nurun. Kaya pgn keluarin semua tapi talk to who
Menahan diri gak nonton bangchella krn fokeus prepare acara besok. Setelah besok aku mau rewatch bangchella berulang ulang seminggu gak berentiiiii!!!!!!!!!
Kesyahidan tiga prajurit TNI yang tergabung dalam pasukan penjaga perdamaian UNIFIL di Lebanon selatan telah membuka mata dunia...
Mereka adalah Praka Farizal Rhomadhon, Kapten Inf. Zulmi Aditya Iskandar, dan Sertu Muhammad Nur Ichwan, yang gugur akibat serangan Israel...
Pada Jumat (3/4/2026), ratusan penduduk Palestina di Gaza Utara melaksanakan sholat ghaib dan menggelar doa bersama bagi ketiga prajurit Indonesia tersebut...
Warga Gaza mendoakan ketiganya dikaruniai surga tertinggi di sisi Allah subhanahu wata’ala...
Pelaksanaan salat gaib dan doa bersama ini menjadi bukti kuat dukungan masyarakat Palestina bagi perjuangan pasukan penjaga perdamaian dari TNI yang bertugas di perbatasan Lebanon-Palestina yang diduduki...
Sumber : npcdotid
Masya Allah... tiga prajurit disholatkan oleh warga Palestina... in sya Allah doa langsung menembus langit... 🥹
Selamat jalan Kapten Zulmi, Sertu Ikhwan, dan Praka Farizal. Tunai sudah janji bakti kalian. Bendera setengah tiang di hati kami berkibar untuk kalian. Doa terbaik menyertai kepulangan kalian ke pelukan Ibu Pertiwi. 🇮🇩🙏 #PahlawanBangsa#GarudaXXIII
Sampe mikir, kalau org lain yg ada diposisi aku, bakal dikuat kuatin juga gak ya? Bener gak ya sikapku gini? Atau malah balik arah?
Tp katanya jalanin aja dulu sampe capek, biar gak ada penyesalan. Katanya. Yuk liat capeknya kapan 🤭
Emosinya sampe ke ubun ubun. Marah tanpa sumpah serapah keren jg ternyata 😎 Sumpah serapahnya gak ditulis, komat kamit sendiri aja wkwk. Banyak kata kata lain yg lebih keren (((menurut aku))) tp gakbisa dispill 🤣🤣 ada ada aja orang. Bae bae dah kata aku mah
Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, menyatakan demokrasi sudah ada di jurang.
Hal ini dia sampaikan dalam konferensi pers merespons tindakan penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus, Wakil Koordinator Kontras yang dilakukan oleh orang tak dikenal pada malam 12 Maret 2026.
🎥: Permata Adinda
#KontraS #AndrieYunus #ProjectMultatuli
Warga sipil biasa, tak bersenjata, nerobos hotel mewah memprotes pembahasan diam-diam UU TNI.
Warga sipil biasa, tak bersenjata, jadi saksi judicial review UU TNI di MK.
Warga sipil biasa, tak bersenjata, mengungkap pelaku kerusuhan Agustus 2025.
Kita menyebutnya: NYALI
Peristiwa penyiraman air keras terhadap Adrie Yunus, aktivis KontraS, adalah sebuah tindakan keji yang tidak hanya melukai satu orang, tetapi juga melukai nurani bangsa. Kekerasan seperti ini adalah bentuk teror yang mencoba menakut-nakuti mereka yang berani bersuara, mereka yang berdiri di garis depan memperjuangkan keadilan dan hak asasi manusia. Negara ini tidak boleh kalah oleh cara-cara pengecut seperti itu. Indonesia tidak dibangun oleh orang-orang yang takut bersuara, melainkan oleh mereka yang berani melawan ketidakadilan. Indonesia dibangun dari keberanian melawan penjajah. Jutaan nyawa dikorbankan agar Indonesia merdeka demi kebebasan berserikat, berkumpul, dan bersuara. Kini ada yang mencoba menebarkan teror yang biadab, pengecut dan tidak berperikemanusiaan.
Hukum harus ditegakkan. Kekerasan terhadap aktivis, jurnalis, atau siapa pun yang bersuara adalah ancaman bagi demokrasi kita. Aparat penegak hukum harus bergerak cepat, mengusut tuntas pelaku dan aktor di balik kejadian ini. Jangan sampai negara terlihat lemah di hadapan teror terhadap warga negaranya sendiri. Hari ini yang diserang adalah seorang aktivis. Besok bisa jadi siapa saja yang berani menyampaikan kebenaran