Saran gratis dari psikolog mahal:
Kalau kamu orang yang cemas, lakukan semuanya untuk bersenang-senang.
Melamar kerja? Anggap lagi iseng.
Ngumpulin dokumen? Anggap lagi main puzzle.
Buka blog? Anggap lagi iseng nulis jurnal.
Anxiety itu hidup dari rasa “ini penting banget”. Semakin kamu anggap satu hal sebagai soal hidup-mati, semakin keras dia mencengkeram.
Jadi turunin levelnya.
Jangan kasih dia bahan bakar.
Coba mulai dari hal kecil hari ini:
lakukan satu hal yang biasanya bikin deg-degan…
tapi kali ini dengan niat “cuman buat fun aja”.
seharian sedih, karna merasa tertinggal, terus kata-kata ini lewat ❤️
Allah menunda, tapi ga menolak (doamu). dan penundaan yang kamu rasakan sekarang, juga dirasakan oleh Nabi Zakariya, dirasakan oleh Nabi Yakub, dirasakan juga oleh Maryam, dirasakan juga oleh Nabi Ibrahim..
jadi, selamat bergabung di barisan orang-orang terbaik sepanjang masa yang sabar atas penundaannya.
don't say “aku bisa gak ya?”
but say “ya Allah, tolong tuntun aku, berikan aku kemudahan, kelancaran, dan rasa percaya diri biar semua ini bisa jadi nyata” 🥹🤍✨
ternyata bener ya, kalau berdoa itu jangan sekedar sebut “semoga”
tapi sebut “Ya Allah tunjukkanlah, lancarkanlah, mudahkanlah, izinkanlah, dan jadikanlah.”
Do’anya cantik banget :
“Ya Allah, aku berlindung kepadamu dari ketidakpastian masa depan, dari keputusan yang keliru, dari perihnya kenyataan, dari pahitnya kekecewaan, dari hati yang berbolak balik, dari penghianatan manusia dan cinta yang salah.”
Di industri perbankan, ada 'mandatory leave' atau 'block leave'. Cuti wajib minimal 5 hari.
Selama cuti, ga boleh balas e-mail, approve dokumen, datang ke kantor pun ga boleh.
Biar apa? Biar ga gini. Biar sistem back up berjalan, biar kalo fraud gampang ketauan.
siapa tau ada yg sama kayak gue sepanjang hidup gampang stres dan anxious tiap ngelakuin sesuatu, bikin keputusan, atau sering anxious soal masa depan. gue nemu saran bagus di threads buat ngubah pov biar ga stres di semua hal, lg coba praktekin pelan2