Saya mendapat SS ini dari netizen @Edelweisslove98
Kalo saya baca dengan elaborasi peraturan yang ada
Menurut saya ini bisa membuat kepala desa menjerit. Melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 7 Tahun 2026 dan PMK No. 15 Tahun 2026, pemerintah pusat memaksakan 58,03% dari pagu Dana Desa (secara nasional mencapai sekitar Rp34,57 triliun) dialihkan untuk menanggung implementasi dan angsuran proyek Koperasi Merah Putih.
Desa yang dulunya leluasa mengelola Dana Desa sekitar Rp1 miliar untuk kebutuhan organik mereka, kini tiba-tiba anggarannya diamputasi tersisa sekitar Rp200 juta hingga Rp360 juta saja. Otonomi ekonomi desa dibajak untuk mensubsidi proyek sentralistik.
Sama kalo kita lihat Menko Pangan sudah bilang kalo dana 3 miliar itu bukan hibah, tapi itu plafon pinjaman dengan tenor 6 tahun. Artinya, desa dipaksa berutang dengan cicilan yang diperkirakan bisa menembus puluhan juta rupiah per bulan.
Dan menurut saya ini gak masuk akal. Memaksa sebuah entitas baru yang belum memiliki cash flow dan product-market fit untuk langsung menanggung beban utang infrastruktur miliaran rupiah adalah resep sempurna menuju....
Yahh menuju apa, coba tebak 😅
je sais même pas comment vous faites pour vous approcher de lui dans le but de demander une photo sans pisser dans votre froc bref la honte tu m’étonnes qu’il nous sorte des can we not a tout va si vous lui sauter dessus
thread update kasus FH UI:
Gambar 1: Ini adalah tampang 16 pelaku pelecehan seksual verbal dan objektifiksasi terhadap perempuan di FH UI. Ini adalah moMen ketika mereka disidang oleh forum mahasiswa dan live di tiktok.
Gambar 2: Ibu yang berpakaian batik dan dipeluk menjadi salah satu korban yang dilecehkan para pelaku di grup chatnya. Beliau adalah salah satu dosen di FH UI. Beliau saat forum bilang “pas saya lihat chatnya, saya kaget ada nama saya”.
Walopun muka Bahlil nyebelin tapi gw lebih SEBEL liat si Bunted ini orang paling SOK IYE se-Indonesia Raya kek LU TUH SIAPA kenapa carmuk abis MAU MASUK FRAME TERUS ngerti gaksi SOK IYE BATS
Gajian bulan ini tanggal 25. Kedengarannya biasa. Tapi masalahnya tanggal 15 sampai 20 itu masuk masa libur lebaran. Sementara proses penggajian normalnya ya di rentang tanggal segitu.
Artinya tim Payroll harus menyelesaikan semua hitungan gaji dan bonus yang biasanya butuh beberapa hari dimajuin jadi selesai tanggal 15 sampai 17. Supaya datanya bisa disubmit ke bank maksimal tanggal 16.
Kedengarannya gampang?
Coba bayangin ngitung gaji ratusan bahkan ribuan karyawan. Masing masing beda komponen. Ada yang lembur. Ada yang bonus. Ada yang potongan. Ada yang baru masuk. Ada yang resign. Semua harus akurat. Semua harus beres sebelum libur.
Dan kalau salah satu angka meleset itu bukan sekedar salah ketik. Itu menyangkut nafkah orang. Menyangkut THR yang udah ditunggu tunggu. Menyangkut keluarga yang udah planning mudik dari jauh jauh hari.
Jadi kalau gaji lo masuk tepat waktu lebaran ini
Ada orang orang yang lembur diam diam, kejar deadline diam diam, dan gak dapat ucapan terimakasih apapun.
Mereka yang bikin lebaran lo tenang.
Gw baru sadar sesuatu dan ini bikin gw mikir lama.
Jadi gw langganan YouTube Premium. Bayar tiap bulan supaya gak kena iklan.
Tapi tunggu.
Iklan itu ada karena perusahaan bayar YouTube buat nampilin ke gw. Gw kesel sama iklannya. Terus gw bayar YouTube lagi supaya iklannya ilang.
Dua duanya keluar uang ke YouTube. Perusahaannya dan gw.
Yang menang siapa? YouTube.
Yang rugi siapa? Gw. Dua kali.
Dan yang bikin gw tambah mikir gw ngerasa seneng waktu langganan Premium. Ngerasa kayak menang, bebas iklan, hidup lebih tenang.
Padahal sebenernya gw baru aja bayar buat masalah yang mereka sendiri yang ciptain.
Mereka bikin iklannya se-annoying mungkin supaya lo mau bayar buat ilangin. Dan lo lakuin. Dan gw lakuin.
Kita semua lakuin.
Gak ada yang protes. Gak ada yang ngerasa aneh. Kita malah bilang 'worth it banget sih Premium.'
Worth it dari masalah buatan mereka sendiri Anjirlah
This part where they kept blaming themselves for Dongmyeong’s death was heartbreaking. It felt so raw and real. You could feel the pain in that scene. I always cry watching it 🥲
Fun fact: when women are on their period, they're being flooded with testosterone. which means when men say we're emotional and hysterical on our period, it's actually because we're acting like a man.