@vickyelkhaer_ akhirnya ada yg speak up. bayangin, sukarno ngabisin hampir separuh usianya buat kemerdekaan, direduksi sebatas kehidupan ranjangnya. Pasca kemerdekaan memang problematik, tapi apa pantas sebegitunya direduksi? Bahkan mantan KNIL aja ada yg dipuja2 skrg, ga ada dihina segitunya
Menurut saya reduksi Soekarno udah keterlaluan. Soekarno di umur belasan hingga 20-an awal nulis 500 artikel hanya untuk surat kabar "Oetoesan Hindia". Mengonsepsi Nasionalisme, Islamisme dan Marxisme di umur 25 tahun dalam surat kabar Suluh Indonesia Muda tahun 1926.
@sdkfdmf@senogp yup, itu soekarno pada masa pendudukan jepang, disebut orang sebagai "mandor romusha" dan rekan pejuang lain nyebut dia "kolaborator" dengan jepang. salah satu poin kritik yg berat buat sukarno masa pra kemerdekaan
@aril_piterpen1 Emang potongan aplikator tuh ga ngotak dan gajelas. Bukan di driver aja, pernah ga kalian beli makanan via online merchant dan toko offline? Harganya beda jauh, krna potongannya nyampe 45%!!!!!! Dan bayangin, 45% potongan dari makanan dan sekian persen dari driver, emang sialan
@collegemfs banyak org ga sadar, yg seringkali memperlambat atau ngehalangin penulisan skripsi itu bukan penulisannya sendiri, tapi faktor eksternal kayak dosen pembimbing dan birokrasi administrasi kayak izin masuk instansi dsb
soeharto g cuma numpas PKI, tapi jg membatasi secara keturunan orang yang baik PKI maupun cuma dituduh PKI. misal spt larangan bekerja di sektor pemerintahan, laporan rutin tiap pekan ke polsek. Artinya apa? Dia memberlakukan konsep "dosa turun temurun" ke masyarakat