ㅤ
ㅤ“HaHa~ HiHi~ Pulang ke ES, bertemu dengan Shisou~ dan Senpai kembali~ HaHiHuHeHo~♪” Tapi Sora pasti akan kembali kok. Toh, dia sekarang punya teman juga di Dreamlands.☆
ㅤ
@swevenacht ㅤ
ㅤ“HoHo~...?” Oh, apakah Senpai sedang membutuhkannya? Kalau begitu, Sora siap membantu! “HiHi~ Sora tidak keberatan kok! Senpai boleh peluk Sora kapan pun!☆”
ㅤKali ini Sora memeluk duluan. “Cup cup cup~ Kesedihan pergilah~ Agar Senpai dapat senyum kembali~ ♪”
ㅤ
"Fufufu~ Dengan total 80 Bells yang diperoleh, bulan ini sudah pasti semuanya akan membayar pajak!" Tawa kecilnya bergemuruh, sementara matanya berbinar seperti kepingan emas yang sudah siap digunakan. Mata duitan.
"Karena kalian sudah bekerja keras membuat kue bulan, kalian berhak menerima hadiah!" Ucapnya dengan senyuman tulus yang menerangi wajahnya.
[Silahkan RT untuk mengambil 1x Leaf Ticket dan 30 Bells]
"Ekhem—! Aku ingin dengar dari kalian, apakah ada kesulitan atau hal yang ingin diceritakan selama membuat kue?" Suaranya penuh semangat, menantikan setiap cerita yang ingin dibagikan oleh para penduduk Dreamland.
[QRT untuk menjawab]
ㅤ
ㅤ“HuHu~?” Tapi tenang, dia masih mendengar yang berbicara padanya kok. “Satu jam itu lamaaaa, kan? HiHi~ Kalau begitu Sora punya ide, ayo main 'Shiritori!'”
ㅤ @Racornteur
ㅤ
ㅤ
ㅤTapi Sora ingat nasihat Shisou~, Sora tidak boleh merepotkan yang lainnya! Makanya sedari tadi Ia sibuk bersenandung pada dirinya sendiri, mengalihkan dari suara dengung oven yang mengganggu itu. . . +
ㅤ
ㅤ
ㅤMendapatkan resep, Sora membacanya lisan. “Tepung, minyak, air, telur, sirup.. emas?” Mulutnya membulat pada kata asing itu. “HoHo~? Sirup dari pot emas Lepperchaun di ujung pelangi?” Pertanyaan ini ditujukan untuk yang di sebelahnya, @Racornteur
ㅤ
ㅤ
ㅤ“HoHo~? HoHo~!” Diiringi suara khasnya, binar netranya antusias untuk kegiatan kali ini. “Mm! Sora sukaaa moon cake!” Tidak ada yang bertanya, sih. Dan setelah berdiskusi, ditetapkan kelompok mereka akan menggunakan matcha sebagai filling-nya. . . +
ㅤ
@pethrified ㅤ
. . . + “HoHo~? Waaai~ Elsa-san menemukannya!” Seakan wajah yang sudah ceria itu bisa lebih sumringah lagi, netranya berpendar antusias. “Un! Sora yakin tempat ini yang dimaksud! Insting Sora mengatakan begitu.☆”. . . +
ㅤ