adulting itu rumusnya cuma “never asking why”
Dihapus pertemanan? Ok.
Diunfollow? Ok.
Ngga dikabarin? Ok.
Ngga diajak? Ok.
Bersikap seperti biasanya dan melanjutkan hidup. Temanmu juga tidak sepenting itu.
Hati selamat dan hidup tenang.
ternyata emang beneran ada ya momen dimana kita merasa kayak benar-benar gak pengen ngapa2in, gak pengen ketemu siapapun, gak pengen cerita apapun, cuma pengen diam dan ngumpulin tenaga buat berdamai sama diri sendiri
Allahu... tersentuh sekali dengan pengingat ini. 🥹
"Jangan langsung menganggap setiap ujian yang kamu hadapi adalah hukuman atas dosa-dosa masa lalumu. Allah tidak seperti manusia yang menyimpan dendam."
Ga semua yang nonton konser jalannya mulus ya, anjir. Ada yang mati-matian ngitung tabungan, pusing mikirin izin, sibuk cari jastip, harus booking hotel, ngatur transport, dan masih banyak lagi. Bukan cuma beli tiket dadakan terus beres.Napa dzolim banget sih, elah 😭
Kabar baiknya, kita akan meninggal.
Semua luka akan selesai. Semua lelah akan usai. Pada akhirnya, kita semua akan pulang.
Kabar buruknya, kita akan meninggal.
Semua amal akan ditimbang. Semua langkah akan dikenang. Pada akhirnya, kita akan ditanya saat pulang.
Sekali lagi aku merayumu Ya Allah, tolong ubahlah takdirku menjadi takdir yang baik serta rubahlah takdirku menjadi seorang yang beruntung dalam segala hal..
aku jatuh cinta lagi sama kalimat yang cantik ini :
“berhentilah khawatir tentang sesuatu hal yang tidak mungkin terjadi, jika terus dipikirkan maka hal itu akan beneran terjadi karna prasangka Allah itu sesuai dengan prasangka hamba nya. maka berdoa dan berfikir lah yang baik baik meskipun kita sedang jatuh karna Allah akan memberikan yang palinh terbaik dari apa yang kita minta”.🪷🤍
cantik banget doa'nya :
“Ya Allah, aku berlindung kepadamu dari ketidakpastian masa depan, dari keputusan yang keliru, dari perihnya kenyataan, dari pahitnya kekecewaan, dari hati yang berbolak balik, dari penghianatan manusia dan cinta yang salah.”