Ketika Andre Taulany kembali diomongin karena acara Adili Idola, Erin Anthony muncul melalui proyek iklan.
Yang menarik, iklan Erin kerasa NYINDIR banget! Penasaran?
Jadi Erin muncul dalam iklan sosis keju. Tapi materi iklannya dinilai mencerminkan kehidupannya banget.
Iklan dimulai dengan kalimat: "Selama ini aku diam aja. Sini, aku kasih tau yang sebenarnya!"
Terus di dalam iklannya, ada sosok polisi dengan seragam mirip yang dipakai di acara Lapor Pak! Tapi sebenernya di iklan, pria dengan seragam mirip ini jadi petugas bandara sih.
Ada juga karangan bunga yang jadi ciri khas kado Andre pas temen-temen artisnya ultah.
Lalu narasinya lanjut gini: "Dari sini aja udah kecium. Emang nggak akan ada asap kalau nggak ada api." Waduuuh~
Belum selesai, ada juga kalimat: "Ada yang baru, jadi alasan buat buru-buru."
Kalimat ini tuh banyak ditudingkan netizen pas Andre dan Erin proses cerai. Andre terkesan buru-buru karena pengin nikah. Eh beneran nikah sama Amanda Rigby belum lama ini kan.
Erin Anthony pun kelihatan nge-like beberapa komentar yang ngomongin 'sindiran' di materi iklannya ini.
Menurut kalian, kebetulan aja apa emang sengaja nyindir? 🤔
Nyesel banget di Usia Produktif Kerja baru tau hal-hal ini 🥹📸
1. PKWT : Karyawan Kontrak
2. PKWTT : Karyawan Tetap
3. PKWTT : Resign dapet Uang Pisah
4. PKWT & PKWTT : Kerja 1 tahun ++ wajib diatas upah minimum
5. PKWT & PKWTT : Kerja 1 tahun++ dapet jatah cuti tahunan
6. BPJS : ga harus nunggu 3 bulan, 6 bulan, 1 tahun untuk dapet
7. PKWT : dapet uang kompensasi
8. PKWT & PKWTT : PHK bisa di tolak sama pekerja
9. Magang : wajib dapet uang saku & BPJS
10. Daily Worker : itu bisa termasuk PKWT
SAVE AJA DULU SIAPA TAU BUTUH📷🚩
Di kantor, yg tau gaji all staff cuma 3: saya, manager, direktur. Tau2 OB bilang ke manager, 'saya tau loh, gaji semua orang di sini. Ibu (manager) gajinya sekian. Trus si A & si B ternyata gajinya gak beda jauh ya? Hahaha..'
Manager kaget.
pagi-pagi baca komen dari aplikasi sebelah soal "gimana pak kalo anak perempuannya tetiba ijin bentangin spanduk protes? di tengah kota? yg konsekuensinya dibawa ke polda? diijinin ga pak?"
reading the parents’ comments made me emotional in the warmest way. 🥹♥️
gue jadi mikir, someday gue juga mau jadi orang tua yang bisa bikin anak gue merasa aman buat bersuara, berani memperjuangkan apa yang dia percaya, dan tau kalau rumah akan selalu jadi tempat dia pulang. i hope i can be that kind of parent someday.
Eh brarti next tiap makan mie ayam gua minta biar sawinya dibanyakin aja yaa 😄
kalo yang martabak sih gua uda biasa kawannya kopi tapi masih yg less sugar 😔
Tetangganya juga bikin geleng-geleng sih, orangtua korban lagi panik ga ada satupun tetangga yang inisiatif buat membantu!
Bu RT-nya malah sibuk foto si korban!
Kendaraan lewat malah suruh putar balik.
Minta rekaman cctv-pun beralasan buram dsb.
Nama pelaku 1 Fano (8) penabur daun lamtoro ke badan korban.
Nama pelaku 2 Krisna (10) penjerat tali sepatu ke leher korban, masukin sabun colek ke mulut korban.
Fano, hanya direhabilitasi dan itupun sudah keluar, Krisna dijadikan tersangka sampai sekarang masih dalam proses.
Permintaan maaf dari orang tua pelaku? NGGA ADA! Hanya takziah biasa memberi uang 100k dan beras! Itupun ditolak oleh orang tua korban.
pdip minta pemerintah batalkan rencana gaji asn lewat kopdes merah putih
yang ngomong deddy sitorus (anggota komisi ii dpr
kata dia, rencana ini tidak ada nilai tambahnya
kata dia, ini bikin kopdes terlihat jadi beban banyak pihak, bukan penggerak ekonomi rakyat
alasan deddy menolak
ia sebut ini “akal-akalan” supaya asn terpaksa belanja di kopdes saat ambil gaji
selama ini gaji masuk ke rekening lewat bank pelat merah (himbara) atau bank daerah (bpd), bisa diambil di atm mana saja
kalau lewat kopdes, asn harus keluar biaya dan waktu tambahan untuk ambil gaji
risiko pembukuan kacau kalau rekening gaji asn bercampur dengan rekening usaha koperasi
kopdes harus upgrade sistem akuntansi, ada biaya tambahan
ia khawatir ada kemungkinan gaji asn digelapkan karena sistemnya belum mendukung
@taritarinan@myAmygdala93 Kaa tapi aku pernah tau, ada di momen udah saking keselnya sama ibu dan suamiku karna mereka bilang "ASI-nya pait kali makanya anaknya rewel" gt terus, akhirnya ku perah ku taro sendok ku minum sendiri depan mereka "gak pait kok" kataku 😭
KOK ADA-ADA AJA SIH MANUSIA TUH YA😭
bisa-bisanya ninggalin balita di tenda sendirian, terus ortunya pergi summit!
jadi beberapa pendaki denger suara tangisan anak di dalam tenda, awalnya mereka pikir anak ini lg sakit makanya nangis terus, tapi karena nangisnya ga berhenti akhirnya mereka buka tendanya, dan kaget ternyata ANAK ITU SENDIRIAN TANPA ORANG TUA😭💔
15 Oktober, di Gn Prau
KALAU PENYAKIT BISA BICARA MEREKA AKAN "TERIAKK"
1. TUMOR
“Aku tumbuh pelan-pelan karena kamu terlalu lama menahan.
Marah kamu simpan, sedih kamu tutup,
Kecemasan kamu pendam.
Yang tidak keluar... akhirnya mencari jalan sendiri.”
2. AUTOIMUN
“Aku muncul saat kamu terus melawan dirimu sendiri.
Di luar kamu bilang ‘aku kuat’, padahal di dalam kamu lelah.
Tubuhmu ikut bingung,
karena kamu tak pernah jujur pada rasa.”
3. KANKER
“Aku besar dari luka yang kamu kunci rapat.
Maaf yang tak pernah terucap.
Tangis yang tak pernah tumpah.
Sakit hati yang tak pernah sembuh.”
4. STRES KRONIS
“Aku bukan cuma di pikiran.
Aku masuk ke tidurmu, ke makananmu, ke napasmu.
Kamu bilang ‘aku baik-baik saja’,
padahal tubuhmu berteriak minta istirahat.”
5. INSOMNIA
“Aku datang karena kepalamu tak pernah benar-benar berhenti.
Kamu rebah, tapi pikiranmu masih berlari.
Kapan terakhir kali kamu benar-benar tenang?”
6. SAKIT MAAG / LAMBUNG
“Aku perih karena kamu terlalu sering ‘menelan’ keadaan.
Tidak enak hati.
Tidak enak menolak.
Tidak enak berkata jujur.”
Cukup...
Tubuh bukan musuh.
Ia hanya alarm.
Belajar dengarkan sebelum ia teriak lebih keras.
Ketika EL COMANDANTE alias KAPTEN alias WINDAH BASUDARA sudah membuka "SEGEL" bocil kematian, disitulah pemerintah ketar ketir😅.
Lagian pake nantangin RAJA TERAKHIR, yaa anchurr wkwk. saatnya bantai-bantai buzzer rezim.
Btw, steatment WINDAH tentang prabowo sudah dia tarik lewat story IG-nya.
Tiba-tiba nggak disapa, kirain gue salah apa. Ternyata kebahagiaan gue melukai hatinya 🤭
Bulan lalu, suami beliin gue sepeda listrik buat antar-jemput anak sekolah. Kasihan kalau harus jalan kaki sambil bawa bayi umur 7 bulan.
Pas sepeda datang dari dealer, saudara-saudara yang lain langsung nyamperin sambil teriak-teriak dari jauh.
“Bagus banget ini, cok!”
“Bisa pinjam ini mah gue.”
“Berapa harganya?”
“Gue pengen juga, tapi belum ada duit 🤣”
“Kudu disawerin iniii!”
Menurut gue, semuanya terdengar lucu dan tulus. Sampai sekarang pun mereka nggak ada yang minjam, apalagi memanfaatkan gue.
Tapi ada keluarga gue yang lain, cuma ngeliatin dari depan rumah dengan tatapan sinis, terus nggak lama langsung masuk rumah. 😌
Gue sih nggak ambil pusing karena udah biasa wkwkwk. Soalnya, setiap gue atau saudara yang lain beli barang, orang-orang yang satu ini suka mendadak diem dan cemberut.
Tiap gue keluar bawa sepeda listrik itu, mereka langsung masuk ke dalam rumah. Padahal gue juga nggak bakal ngajak mereka, kok. Wkwkwk, ngapain pada masuk sih? 😭
Sampai akhirnya ada tukang sayur yang cerita ke gue.
🧔 Tukang sayur: “Teh, bibi lu bilang ke orang-orang, katanya lu ngapain beli sepeda listrik? Dia minjem Rp200 ribu aja nggak dikasih.”
🧕 Gue: “Lah, gue mah dibeliin suami. Suami gue punya duit.”
Ngakak bareng 🤭🤭
Terus tukang sayur cerita lagi, katanya ibu-ibu lain nggak ada yang nanggepin omongan si bibi. Malah ada yang nyeletuk,
“Lah, bagus itu. Kasihan dia kalau jalan kaki, bayinya kepanasan. Itu anak lu suruh beliin juga buat mantu lu, biar nggak iri.”
MANTAP BANGET! Siapa yang ngomong begitu? Mau gue beliin tempe sepapan! 🤣
Ternyata yang ngomong ibu-ibu yang suka pakai kerudung panjang. Gue tahu orangnya, soalnya beliau paling gacor kalau nanggepin orang julid. 😌
jd inget kelas gue. lupa matkulnya apa kayaknya psikologi. bahasnya teori pavlov. dosennya sebelum ngejelasin nanya ke kelas, "siapa yg tau pavlovian response?" saking sepinya akhirnya gue yg jawab. gurunya muji katany cm gue yg baca materi. pdhl gue tau dari porno bdsm ao3 😔