Hanya ketika dunia dan alam dipandang sebagai sesuatu yang asing, barulah dunia ini tampak sekadar aspek mekanis belaka. Lalu, kita pun memasang mesin-mesin, mengeruk apa yang kita kira sebagai kebahagiaan di situ, dan memaksa antagonisme keadaan-keadaan menjadi bentuk kepatuhan
seharian ini coba baca ulang the trial sekali duduk. baru selesai. dari jam 7 pagi. sumpah bikin frustrasi. kek panjang banget ya, seakan gak habis-habis ini cerita, gak ada ujungnya. dan akhirnya bersukur kelar juga ini buku. rasanya kek habis bangun dari kutukan dan mimpi buruk
apa ketika aku sendirian, diam-diam yang tersembunyi dalam-dalam di dalam diriku tercerai dan memuntahkan dirinya ke luar? rasanya seperti mencuri dan tertangkap basah saat tak mengenakan topeng.
belakangan, aku sering tersinggung. begitu banyak pertemuan, percakapan, yang terasa normal dan kecil bagi orang lain tapi entah kenapa itu sangat menyinggung perasaanku. sakit. seperti ada yang membakar dari dalam. apa aku mulai kesepian?
apa ketika aku sendirian, diam-diam yang tersembunyi dalam-dalam di dalam diriku tercerai dan terbuka keluar? seperti mencuri dan tertangkap basah saat kau tak mengenakan topeng.