Saya pikir yang membuat para guru setres (Burn out) paling utama adalah soal kebutuhan mendasar, gaji, dan hilangnya tunjangan. Ternyata, penelitian psikologis yang melibatkan 2000an guru di Jawa Barat, menyebut bahwa tingkat setres tertinggi adalah ketika guru meninggalkan siswa demi administrasi, yang menimbulkan rasa bersalah.
Ada ustadz yg cukup terkenal. Karena kasihan dgn kawan2 homo ini, beliau membuat majelis taklim khusus buat kalangan ini. Niatnya biar mereka gak malu buat ngaji & bisa kembali ke jalan yg diridhoi Allah.
Hasilnya, kelompok pengajian itu jadi ajang kopi darat mereka 😵
gais, gue nemu hasil penelitian menarik. ternyata tawakkal bisa se-powerfull itu ya?
tawakkal dengan depresi memiliki relasi yang negatif, artinya semakin tinggi individu sering tawakkal dengan segala urusannya, maka semakin rendah risiko untuk mengalami depresi.