TRAGISSS!!!
Dari Rp12 juta merosot tajam ke Rp100 ribu per kilo, gara-gara kelakuan culas oknum, emas hijau Indonesia yang sempat merajai dunia langsung hancur berkeping-keping 😭
> bapak ini cerita Indonesia sempat dapet durian runtuh jadi eksportir vanili nomor 1 dunia pas kebun Madagaskar hancur diterjang angin topan. Harganya pun meroket fantastis tembus Rp12 juta per kilogram
> bukannya dijaga emasnya, momentum langka ini justru diacak-acak sama keserakahan oknum lokal. Demi nguber timbangan berat instan, pod vanili malah sengaja diselipin kawat sama serbuk besi!
> begitu kelakuan biadab ini kebongkar di pasar global, kepercayaan buyer internasional langsung jatuh ke titik nadir. Efeknya? Harga vanili Indonesia terjun bebas tanpa ampun sampai tinggal Rp100 ribu per kg
> imbas kejahatan ini tetep petani kecil yang jadi korban
> gara-gara gap harga yang kebangetan turunnya, ribuan kebun vanili dibabat habis dan petani terpaksa ganti haluan komoditas.
gila sih potensi raksasa buat kuasai pasar dunia melayang gitu aja cuma gara-gara mentalitas mau kaya instan lewat cara curang
Update Super El Niño capai 2,4°C: tak pernah ada kenaikan yang seprogresif ini sepanjang sejarah El Niño. Dari Februari-Agustus 2026 kenaikannya 0,1°C setiap pekan! Jadi hampir bisa dipastikan capai 2,5°C hingga akhir Agustus 2026. Puncak yang diprediksi November/Desember 2026, bisa dipastikan melebihi 3°C dan ini artinya yang diprediksi oleh para ilmuwan akan menjadi Super El Niño TERKUAT sepanjang sejarah bakal terjadi. Mari kita pantau sama-sama momen super langka ini.
you know who is more binatang than these beruk? pengusaha sekaligus pejabat/jenderal yg pelihara 'these' beruk demi tambang dan ekonomi militer mereka.
Telihat taktikal? Tidak? Terlihat bodoh? Ya jelas terlihat bodoh dan konyol... Ini banyak yang mengabaikan sisi disiplin dan safety alias ngawur! Muzzle discipline tidak ada, kena sapu semua oleh laras senapan kawan di belakangnya, dan ada yang telunjuk masih menempel di pelatuk.
Istilah "peredam panas" ini sebenarnya agak rancu dalam Fisika Bangunan.
Panas tidak pernah "teredam" seperti suara. Panas selalu berpindah, bukan hilang begitu saja. Kalau foil aluminium atau cat reflektif disebut peredam, sebenarnya yang bekerja adalah sifat insulasi terhadap konduksi... yaa, tapi itu hanya sebagian kecil.
Padahal perpindahan panas terjadi lewat tiga cara: konduksi, konveksi, dan radiasi. Di Indonesia, yang paling dominan justru radiasi matahari.
Makanya bangunan yang "serba isolatif" (seperti di negara beriklim dingin) tidak selalu cocok di sini.
Iklim tropis lembab lebih butuh kombinasi pintar: radiant barrier untuk memantulkan radiasi, ventilasi yang baik, plus sedikit insulasi... bukan isolasi total yang bikin rumah pengap.
diketahui jarak 4000 km, semisal misil balistik punya kecepatan rata-rata 10 Mach. berapakah estimasi waktu tempuh misil sampai menghantam target?
tentara cengar cengir: “Apa itu bagi kurang tambah anj*ng lah”
kalau indo posisi diserang gimana ini respon pertahanannya? 🗿🗿
Guys kata Tom Lembong di podcast Malaka dan ini salah satu yang paling jujur yang gw dengar dari mantan pejabat Indonesia soal kondisi sekarang.
Dia bilang kebijakan luar negeri Indonesia sekarang paling berantakan sejak 1965.
Bukan sejak 1998. B
ukan sejak reformasi. Tapi sejak 1965.
Dan dia kasih contoh konkret yang bikin gw tidak bisa bantah.
Beberapa minggu lalu Indonesia bergabung ke Board of Peace yang diketuai Amerika dan Israel.
Seminggu setelah itu Amerika dan Israel menyerang Iran.
Sekarang Indonesia ngemis ke Iran minta kapal tanker kita boleh lewat Hormuz.
Dan Iran dalam kondisi marah besar habis diserang mau simpati ke kita?
Itu konsekuensi langsung dari kebijakan luar negeri yang tidak berprinsip.
Soal energi ini yang paling bikin gw ngeri.
Stok BBM dan LPG nasional kita hanya ekuivalen dengan 20 sampai 25 hari konsumsi.
Itu saja.
Kalau Hormuz tidak buka dalam 25 hari puluhan kota di Indonesia bisa kehabisan bensin dan gas.
Ibu ibu tidak bisa masak.
Logistik lumpuh.
Bukan skenario jauh.
Itu risiko yang menurut Tom Lembong sangat nyata dan sangat dekat.
Bandingkan dengan Jepang yang stoknya 250 hari. China yang stoknya 1,3 miliar barel.
Mereka sudah siap dari jauh jauh hari.
Kita masih 20 hari dan tidak ada rencana darurat yang jelas.
Dan ini yang paling menyakitkan dari semua yang dia bilang.
Tahun lalu harga minyak dunia lagi murah.
Surplus 2 juta barel per hari.
Itu saat yang sempurna untuk borong dan nambah cadangan nasional.
Tapi tidak dilakukan.
Uangnya dialihkan ke program program lain yang multiplier effect-nya kecil yang kita sudah tau semua itu yaps EMBEGE
Soal tarif Trump Indonesia panik duluan. Buru buru negosiasi. Dapat kesepakatan tarif 19%. Eh satu hari kemudian Mahkamah Agung Amerika batalkan tarif itu karena ilegal. Negara yang tidak panik sekarang cukup bayar 10%. Kita yang paling semangat negosiasi malah kena 19%.
Tom Lembong bilang ini pelajaran lama yang terus diulang. Kalau kita tinggalkan prinsip demi keuntungan jangka pendek hasilnya selalu buruk. Selalu.
Dan kata dia satu satunya hal yang bisa dilakukan masyarakat sekarang hemat. Kencangkan ikat pinggang. Nabung. Dan mulai pikirin alternatif kalau LPG benar benar langka.
Karena pemerintah sendiri belum punya solusinya.
@quintta1217 warga indo grgr lihat konten perang di luaran sana akhirnya banyak melek, kalau selama ini video latihan dan ranking-rankingan militer indo yg beredar tak lebih hanyalah konten plus narasi 'over proud' bikinan para kaum bravo narsistik ngaku patriot nasionalis.