Tolong jawab jujur : Apakah ini murni kesalahan karakter si anak, atau lingkungan keluarga yang menciptakan monster❓Gimana pendapat kalian??
-Pak Tata, Ayah Taufik ini punya empat orang anak
-Anak pertama perempuan, sudah meninggal dunia karena sakit
-Anak kedua laki-laki, masih hidup dan tinggal di Garut."
-Pak Tata bilang bahwa anak keduanya ini juga bermasalah, seorang pemabuk, sering berkelahi, dan sudah dua kali bercerai.
-Anak ketiga si Taufik Hidayat
-Anak keempat bungsu laki-laki juga, sudah meninggal dunia secara tragis akibat overdosis obat-obatan
-Kematian anak bungsunya inilah yang menjadi salah satu pemicu Bunda Taufik mengalami depresi berat hingga meninggal dunia.
-Kalau kalian pikir perlakuan ke mantan istrinya ini sudah kelewatan, tunggu sampai kalian dengar apa yang dia lakukan ke orang tua kandungnya.
-Sang ayah, Pak Tata, pernah nyaris kehilangan nyawa karena kepalanya dihantam balok kayu oleh Taufik saat sedang mencangkul di sawah
-Pemicunya apa? Sangat sepele dan tidak masuk akal. Taufik ini yang pengangguran mengamuk hanya karena di rumah nggak ada lauk ikan untuk dia makan.
-Gimana mungkin ada anak yang tega bertindak seberingas itu ke ayah kandungnya sendiri demi urusan perut.
-Ternyata asal muasal dari sikap beringas anak-anak Pak Tata ini dari pola asuhnya sendiri, toxic parenting alias pola asuh pembiaran.
-Pak Tata sendiri mengakui kalau sedari kecil Taufik ini adalah anak emas karena dianggap memiliki wajah yang paling tampan di antara saudara-saudaranya.
-Karena fisik yang rupawan itu, Taufik selalu dimanja dan dibela mati-matian oleh sang ayah setiap kali berbuat ulah atau bertengkar dengan tetangganya.
-Hasilnya, sikap buta itu justru mematikan empati Taufik. Dan tahukah kalian, siapa korban paling tragis dari semua kekacauan ini? Sang ibu !!
-Ibu kandungnya sampai meninggal dunia akibat depresi berat. Beliau hancur secara mental melihat kelakuan anak-anaknya.
-Ada yang overdosis, ada yang pemabuk, dan Taufik menjadi pelaku kriminal.
-Sang ibu sampai sering linglung berjalan tanpa arah ke pegunungan hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya. Tapi kita bisa lihat, kisah ini benar-benar nyata.
Gimana menurut kalian? Apakah ini murni karena karakter Taufik yang memang sudah cacat sejak awal atau lingkungan keluarganyalah yang menciptakan monster ini?
Lo tau organisasi pencak silat yang logonya ada di mana-mana itu?
Yang konvoinya bisa 5.000–7.000 orang sekaligus?
Yang anggotanya sampai 7 juta jiwa di 236 kab/kota, plus 10 komisariat luar negeri?
Yang ajaran resminya adalah "mendidik manusia berbudi luhur, tahu benar dan salah"?
Iya. Kita perlu ngobrol soal PSHT.
JUST IN : KETUA BEM UBK MENGAKU MENERIMA UANG 20 JUTA DARI PIHAK KEPOLISIAN UNTUK TIDAK LAKUKAN DEMO DI ISTANA.
Rektor Universitas Bung Karno dan jajarannya hari ini melaksanakan konferensi pers, dalam konferensi pers tersebut, seperti disampaikan oleh Wakil Rektor bidang Mahasiswa, Drs. Daniel G.H. Panda, M.H. bahwa yang bersangkutan menerima 20 juta untuk tidak melakukan demo di Istana, dan berpindah ke DPR.
List yang tidak bayar pajak di Indonesia (DITANGGUNG APBN) :
✅ Presiden dan Wakil Presiden
✅ Menteri dan Wakil Menteri
✅ Anggota DPR RI
✅ Anggota DPD RI
✅ Hakim
✅ Pejabat negara lainnya yang diatur dalam peraturan perundang-undangan
✅ ASN (PNS dan PPPK)
✅ Anggota TNI
✅ Anggota Polri
✅ Pensiunan PNS/TNI/Polri yang pensiunnya dibayar APBN/APBD
1998: Fahri Hamzah pimpin KAMMI, turun ke jalan lawan Orde Baru.
Tuntutannya: cabut dwifungsi ABRI, berantas KKN, tegakkan demokrasi.
2024: Fahri masuk Kabinet Prabowo jadi Wakil Menteri.
2026: Di depan kamera, Fahri bilang mahasiswa yang demo "salah paham."
Bilang Prabowo punya "niat baik."
Bilang sistemnya sudah baik.
Di malam yang sama, Feri Amsari mencatat: dari enam agenda reformasi yang dulu diperjuangkan , lima sudah rusak.
Multifungsi militer kembali.
Polisi masuk ruang sipil.
DPR bukan lagi penyeimbang eksekutif.
Fahri tidak membantah satu angka pun.
Dulu Fahri di jalanan, tuntut cabut dwifungsi ABRI.
Sekarang Fahri di kabinet , dan dwifungsi itu sedang kembali dalam wujud baru.
Yang berubah bukan situasinya.
Yang berubah adalah posisi duduknya.
Kalau niat baik cukup jadi alasan untuk tidak dikritik , kenapa dulu Fahri turun ke jalan?
Kalangan akademisi sudah LAMA sekali menyuarakan pendidikan Indonesia yg belum maksimal mendorong pemikiran kritis. Tapi pemerintah & masyarakat kita kan masih berorientasi nilai & ijazah.
Ya gausah heran kenapa yg terdidik akan terjebak menjadi dogmatik, alih2 berpikir "kenapa"
El ingeniero que creó claude code acaba de soltar un video de 28 minutos donde te enseña a escribir prompts que realmente funcionan.
He visto cursos de 300 dólares que no llegan ni a la mitad de lo que explica en los primeros 10 minutos.
Archivos CLAUDE.md, atajos de memoria, sesiones paralelas y patrones de prompting que cambian el juego.
Todo en un solo video y completamente gratis.
Da igual si eres desarrollador, principiante o ya llevas meses usando Claude. Esto te va a volar la cabeza.
Warga Indonesia murka atas prostitusi anak oleh warga Jepang. Meski Polri telah bersuara dan Kedubes Jepang mengeluarkan imbauan, SOD Create justru merilis video mesum bertema prostitusi anak di Jakarta pada 28 Mei, seolah menantang upaya penegakan hukum yang telah dilakukan.
“Umatku”
Rasulullah ﷺ bersabda:
"Kaum Yahudi telah terpecah menjadi 71 golongan, kaum Nasrani telah terpecah menjadi 72 golongan"
Ketika Nabi ﷺ menyebut "Kaum Yahudi" dgn sebutan agamanya, yaitu agama Yahudi. Dan menyebut "Kaum Nasrani" dgn nama agamanya yaitu agama Nasrani
Guys, ada satu kalimat dari Dr. Bagus Muljadi — dosen di University of Nottingham, PhD dari National Taiwan University, peneliti di Imperial College London yang menurut gue adalah salah satu kalimat paling jujur tentang kondisi Indonesia yang pernah gue dengar.
"Inkompetensi itu membunuh lebih banyak daripada kejahatan."
Dan dia bukan bicara tentang kebodohan.
Dia spesifik banget membedakannya.
Kebodohan bisa datang dari lahir, dari keterbatasan akses, dari kondisi yang tidak dipilih.
Tapi inkompetensi adalah kemalasan yang dijadikan kultur secara sengaja dan kebodohan yang dari lahir yang tidak dicerdaskan, padahal bisa.
Itu dua hal yang sangat berbeda. Dan Indonesia sedang hidup dengan yang kedua.
Tentang pendidikan dan ini yang paling bikin gue panas dingin:
Ada data dari Kemdikbud sendiri yang menyebut bahwa kemampuan matematika guru SD di daerah-daerah bahkan bisa di bawah kemampuan siswa SMP di Jakarta.
Bukan guru antar guru dibandingkan.
Tapi guru dibandingkan dengan muridnya sendiri yang lebih muda.
Soal pecahan konsep yang harusnya dikuasai 100% oleh seorang guru SD masih ada yang salah.
Dan orang-orang inilah yang kita harapkan bisa menginspirasi generasi berikutnya untuk jadi raksasa semikonduktor, untuk menguasai hilirisasi, untuk bersaing di dunia.
Bagus bilang dengan sangat lugas:
kalau guru SD-nya tidak punya kapasitas itu, dan kita fokus pada hal lain selain kualitas gurunya no hope.
Soal anggaran dan ini yang paling sering salah dipahami publik:
Banyak orang berpikir masalah pendidikan Indonesia selesai kalau anggarannya dinaikkan.
Naikkan gaji guru, bangun gedung baru, kasih smartboard, kasih Chromebook beres.
Bagus punya perhitungan sederhana yang membantah logika itu.
Kalau Indonesia punya 3 juta guru dan mau menggaji rata-rata Rp10 juta per bulan itu 30 triliun per bulan, atau 360 triliun per tahun.
Sementara anggaran pendidikan dari 20% APBN sekitar 400 triliun.
Hampir semua tersedot hanya untuk gaji, belum infrastruktur, belum pelatihan, belum yang lain-lain.
Artinya: anggarannya memang tidak cukup kalau hanya dilihat dari sisi angka.
Tapi yang lebih penting bahkan kalau anggarannya cukup pun, masalahnya tidak selesai.
Karena guru yang berkualitas rendah dikasih gaji tinggi tidak otomatis menjadi guru yang berkualitas tinggi.
Institusi yang mendidik guru juga harus dibenahi. Sistem rekrutmen guru harus berubah.
Kultur mengajarnya harus revolusi.
"You cannot buy yourself out of a problem."
Tentang cara mengajar yang salah dan kisah paling indah dari Taiwan:
Bagus punya pandangan yang sangat berbeda dari kebanyakan orang tentang apa itu pendidikan.
Mayoritas orang termasuk kebanyakan dosen berpikir tugas mereka adalah memindahkan pengetahuan dari mulut guru ke kepala murid.
Dicekokin.
Dihafalkan.
Dirumuskan.
Dikerjakan.
Tapi Bagus bilang pendidikan yang benar adalah memfasilitasi formasi pengetahuan yang sebenarnya sudah ada di kepala murid.
Tugas guru bukan memberi tahu tugas guru adalah melatih cara mengeluarkan pemahaman itu sendiri.
Dan dia punya cerita yang menurut gue paling memorable dari seluruh podcast ini.
Di Taiwan, ada seorang profesor yang mengajar persamaan Navier-Stokes salah satu persamaan paling kompleks dalam fisika fluida.
Di tengah menulis di papan tulis tanpa slide, tanpa PowerPoint, cuma spidol dia lupa. Dia diam. Tiga sampai lima menit diam di depan kelas.
Dan seluruh kelas ikut diam bersama dia. Ikut mikir. Tidak ada yang protes, tidak ada yang menertawakan.
"That was the most beautiful moment.
The whole class stood silent with him."
Itulah pendidikan yang benar. Ketika guru dan murid sama-sama sedang dalam proses menemukan sesuatu. Bukan murid menunggu guru mentransfer jawaban yang sudah jadi.
Kalau dosen cuma baca slide yang sama setiap tahun apa bedanya dengan AI? Kenapa harus ke kelas?
Tentang masalah yang lebih dalam identitas dan postkolonial mindset:
Ini yang paling jarang dibahas tapi menurut Bagus paling fundamental.
Orang Inggris kalau ditanya leluhurnya siapa, akan menyebut Isaac Newton, John Stuart Mill, Adam Smith orang-orang yang mendedikasikan hidupnya untuk ilmu pengetahuan.
Ada rasa malu kalau tidak menghargai pendidikan.
Orang Taiwan dan Cina membawa beban bahwa mereka adalah custodian kehormatan keluarga. Mereka harus berprestasi di dunia pendidikan.
Kalau orang Sunda atau orang Bugis ditanya leluhurnya siapa apakah ada jawaban yang sama kuatnya?
Bukan karena tidak ada.
Tapi karena narasinya tidak pernah dibangun.
Bagus sudah membuktikan bahwa tradisi jurisprudensi masyarakat Sunda kuno ada dan kompleks tujuh lapisan pemecahan masalah hukum yang jauh lebih kaya dari sekadar hukum tertulis yang kita adopsi buta-buta dari Napoleon via Belanda.
Bukti longsor tanah di Bogor 2019 ternyata pola sebarannya persis seperti yang sudah diprediksi dalam manuskrip Sunda kuno warugan lemah.
Dan ilmu bumi yang Bagus nikmati di Imperial College London batu gamping yang ada di lorong gedung itu berasal dari Sumatera. Objeknya dari Nusantara, tapi pengetahuannya dihasilkan oleh Barat.
Lagaligo kitab sastra Bugis yang panjangnya 1,5 kali lipat Mahabharata baru diterjemahkan empat dari dua belas jilid.
Seorang profesor di Unhas yang mendedikasikan hidupnya untuk menerjemahkan sisanya minta dana hanya 400-500 juta untuk tiga bulan kerja tiga orang di Leiden. Tidak dapat.
Karena dianggap bukan STEM, tidak ada hilirisasinya.
Itu adalah ironi yang sangat menyakitkan.
Kita sedang membangun hilirisasi nikel sambil membiarkan hilirisasi pengetahuan leluhur kita membusuk di arsip Belanda.
Tentang berpikir cross-disipliner dan kenapa Indonesia tidak bisa:
Bagus punya cara pandang yang unik.
Dia menggunakan konsep Reynolds Number dari mekanika fluida untuk memahami perdebatan nasionalisme vs liberalisme.
Dia melihat pertarungan antara kolektivisme dan individualisme seperti pertarungan antara inertial forces dan viscous forces dalam aliran fluida.
Terlalu banyak nasionalisme kaku tanpa ruang individu turbulen, kacau.
Terlalu banyak liberalisme tanpa kohesi sosial juga tidak stabil.
Seorang engineer tidak bertanya mana yang benar. Dia bertanya mana yang optimal.
Tapi di Indonesia, orang yang berpikir lintas disiplin seperti itu justru dianggap aneh atau tidak kompeten karena keluar dari "domain"-nya.
Padahal di luar negeri, justru itulah yang membuat seseorang bisa jadi permanent academic karena dia bisa menjawab masalah dari berbagai arah.
Kalimat terakhir yang paling gue ingat:
"Berpikir itu kodratnya the Dutch colonizers, bukan kita. Kita makannya kerja."
Itu bukan kalimat yang dibuat-buat. Itu adalah warisan mental tiga ratus tahun yang masih mengalir dalam cara kita mendidik anak, cara kita merekrut guru, cara kita menghargai intelektualitas.
Sampai kita berani bilang ke dunia bahwa ilmu pengetahuan itu bukan monopoli Barat bahwa Nusantara adalah sumber,
bukan hanya objek penelitian kita tidak akan keluar dari feodalisme yang mengungkung kemampuan berpikir kritis itu.
Siapa yang tempo hari bilang bahwa unggahan kami hanyalah editan dan tuduhan tanpa bukti?
Tengok. Ini lho, yang bersangkutan (pelaku) mengakui perbuatannya, dan saat ini melakukan permohonan maaf ke publik. 🙂
⚠️ PEROKOK AKTIF DILARANG MENJADI PEGAWAI ESPEPEGE! ⚠️
Kronologi lengkap penyerangan warung Madura oleh anggota TNI.
Part 1 : Parjo tidak mau membayar biaya layanan QRIS sampai terjadi pemukulan
Part 2 : Parjo membawa gerombolannya melakukan pengrusakan warung
Part 3 : Pemilik warung diciduk ke asrama
TNI kuat mukulin rakyat!
Anak 12 tahun jadi korban prajurit yang semestinya jadi pelindung semua anak rakyat.
Pengakuan ibunya, sang anak sempat nyaris mengakhiri hidupnya sendiri.
Menyedihkan lagi, ada laporan terduga pelaku lepas saat sedang dlm pemeriksaan. Sangat tdk make sense.
Biadab.. !! 😡😡😡 Dari kemarin gak viral2 ini kasusnya!! Bantu UP gaesshh.. !! Sampe pelaku di hukum seberat2nya!
Seorang siswi sekolah dasar (SDN) berinisial AKS (12), yang diduga menjadi korban pencabulan oleh oknum TNI di wilayah Kodim 1417/Kendari, Sertu Majid Bone, dilaporkan mengalami depresi. Korban cenderung mengurung diri di dalam kamar, kerap melukai tubuhnya dengan cara mencakar, serta sering menangis histeris karena ketakutan.
Tante korban berinisial VN mengungkapkan bahwa korban sebelumnya tinggal bersama keluarga di perumahan milik terduga pelaku di Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel). Namun, sejak kasus ini mencuat, keluarga memutuskan pindah dan kini tinggal di rumah nenek korban di Kota Kendari.
Selama berada di rumah neneknya, korban disebut enggan keluar rumah dan lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar. Saat bersama keluarga, korban cenderung diam dan tidak ingin bercerita.
VN menuturkan, kondisi korban justru memburuk saat berada sendirian. Korban kerap menangis histeris, menunjukkan rasa takut berlebihan, bahkan melukai tubuhnya sendiri hingga menimbulkan luka.
“Kondisi korban semakin memprihatinkan karena mengalami depresi berat. Ia sering mencakar tubuhnya dan menangis histeris karena ketakutan,” ujar VN, Minggu (3/5/2026).
Baca selengkapnya di https://t.co/sQhrdmxzRA
Dan kalau dikorelasikan dengan standar kemampuan ekonomi saat itu, mahar Rasulullah tergolong kecil, bahkan seperti uang 300k di antara 10Jt.
Yang mana kebanyakan masyarakat saat itu standar "kaya"-nya menang benar-benar jauh.
Analogi sederhananya, ada 1 sahabat Rasulullah yang saking kayanya kapaknya terbuat dari "Emas". Bayangkan? Cuma kapak, tapi dari emas?
See?
Jadi kalau mengkorelasikan kata "sederhana", perbandingan biar apple to apple bukan hanya konversi "nilai/value", melainkan juga konversi "median penghasilan" atau "median standar hidup"
Pendakwah NU ini disuruh
untuk tidak membahas politik di panggung pengajian.
doi sblmnya membandingkan gaji tukang cuci ompreng MBG dan gaji guru
orang² apa gatau ya?
UIN itu punya prodi S1 Pemikiran Politik Islam. Politik dan agama adalah satu.
Suara Ibu yang Hancur.
Dibalik perlindungan anak pelaku.
Sama-sama anak dibawah umur,anak perempuan ibu ini dibunuh
Dan pelakunya di jaga oleh polisi juga Ham
Sementara ibu ini berkali kali minta tolong kepolisi tapi tidak ada yang mau membantu, bahkan disuruh duduk juga gak ad selama ibu ini di kantor polisi.
Hancur banget hati ibu ini ya Allah 😭😭
Ini sih gila dan mengerikan banget.
Hasil Investigasi Independen: Kekejaman Terhadap Pemuda Palestina di Penjara Israel Terungkap. Mereka Disiksa dan Dihancurkan Secara Perlahan.
Ini bukan sekadar penahanan, ini adalah penyiksaan sistematis dan pembunuhan.
Ini dianggap sebagai salah satu kejahatan paling mengerikan dalam seluruh sejarah perang.
Saat seorang tentara Israel melakukan penembakan jarak jauh terhadap seorang wanita tua di Gaza yang sedang memegang tangan cucunya, sambil mengangkat bendera putih, setelah pasukan pendudukan memberikan jaminan aman untuk melewati.
Melupakan dan Mengabaikannya adalah kejahatan.