how does one program manage to do it all: treat women as sexual objects, equate rap with cishet men, erase female and queer rappers, and reduce smtm to women wanting to fuck rappers, completely undermining the art in the process
Dan menurutku juga karna faktor kontestan, smtm terlalu banyak kontestan jadi penonton pun gampang ngerasa fatigue. Kalo hsr babak pertama puluhan orang aja jadi kita bisa pay better attention to each of them
Setuju!! Mungkin karna hsr itu kebanyakan fresh talents yang punya banyak potential makanya naiknya awet apalagi tiap hsr kelar selalu ada percakapan "eh kira2 si A bakal masuk label mana ya?"
ada satu pertanyaan menarik dari jaebul ke gist sm trade l
pertanyaannya gini :
"lu kan muncul di hsr, gw ngerasa para alumni hsr tuh fans nya pd awet contohnya yunha, nah kalo smtm tuh hype nya cepet tp fans nya juga cepet ilang"
menurut kalian fenomena ini gimana?
terimakasih kepada dinosaurus yang telah punah 65 juta tahun yang lalu dan telah berubah menjadi minyak bumi yang kemudian ditambang serta disuling menjadi bensin sehingga dapat mengantarkan seorang NAFLA kembali ke permukaan dan tampil di RAPBEAT