Poin-poin fakta dan proyeksi terdiri atas:
1. Data Realtime
2. Penggunaan Mobile
3. Topik Viral Dunia Maya
4. Pembayaran Digital
5. Data Pengguna
Baca selengkapnya di https://t.co/MGxVTTz9C4
#digitalmarketingsurabaya#website#jasawebsurabaya
Perkembangan teknologi sudah jelas mendisrupsi komponen marketing mix dari cara-cara marketing tradisional menjadi marketing digital. Model digital marketing juga tidak berhenti berkembang, makin banyak variasinya. Mari kita lihat fakta dan proyeksi berikut.
Metode kerja ‘Work From Home’ sudah mulai diterapkan pada berbagai daerah di Indonesia. Ada baiknya kamu mengetahui beberapa perangkat aplikasi praktis untuk membantumu dan tim bekerja efektif dari rumah.
Suroboyo bersiap! Virus corona ngga main-main menularnya. Sudah banyak tips untuk menjaga stamina, menghindari penularan, termasuk social distancing kata kunci yang lagi populer. Kalau terasa ada gejala terkena COVID-19, periksakan segera di salah satu rumah sakit rujukan ini.
Apakah Email Marketing Masih Relevan di Tahun 2020?
Sebuah riset oleh McKinsey & Company pada tahun 2014 menyebutkan bahwa email marketing lebih efektif dalam menjangkau target konsumen potensial daripada Twitter atau Facebook.
2. DMA UK Ltd (2019) menyebutkan bahwa email marketing memberikan return on investment yang sangat tinggi. Setiap 1 USD yang dikeluarkan untuk anggaran email marketing, memberikan ekspektasi return sebesar 42 USD.
2020, disrupsi pasar berimbas ke semua aspek bisnis. Apakah Anda pernah mempertimbangkan, teknik pemasaran yang cocok untuk bisnis yang sedang Anda geluti? Traditional Marketing vs Digital Marketing, a thread
5. ROI: Kita akan kesulitan menemukan data presisi tentang seberapa efektif-nya aktivitas marketing tradisional. Sebaliknya, hasil konversi digital marketing dapat dihitung secara terperinci dengan data analitik aktual.