KASUS KELUARGA JOKOWI LEBIH MENGERIKAN DARI PADA KASUS EX JAMPIDSUS
HUTANG KAESANG MENACAPAI 2 TRILIUN RUPIAH
HEBAT BANGET NEGERI INI YA
ITU BARU KAESANG,
BAGAIMANA DENGAN GIBRAN?
APALAGI KITA TAHU, TERUS TERANG YA
NARO UANG KESEORANG TEMAN DIALAH
YANG MERUPAKAN SEORANG AKTOR
SIAPA KIRA KIRA TEMAN GIBRAN INI?
Hadiah juara 1 piala dunia = 915 milyar
Hadiah juara 2 piala dunia = 610 milyar
Biaya embege sehari = 1 triliun
Kipas angin kopdes = 1.8 triliun
Sorry banget nih spanyol.. argentina.. kita beda level #KikirKuku#tiupPelan
π¨ BREAKING: FIFA diperkirakan akan meraup pendapatan LEBIH dari $13 MILIAR di Piala Dunia 2026, melampaui proyeksi awal $11 miliar, menjadikannya turnamen paling menguntungkan dalam sejarah sepak bola. π³
FIFA sedang mempelajari lebih lanjut untuk menambah jumlah tim di Piala Dunia 2030 dari 48 menjadi 64, agar dapat meningkatkan pendapatan lebih banyak lagi. π°
π¨π¨ | Kabar pribadi Michael Olise jadi sorotan media Jerman. π
Menurut laporan BILD, winger berusia 24 tahun ini dikabarkan memiliki anak perempuan berusia 20 bulan bernama Aaliyah Noor. Anak tersebut lahir dari hubungan dengan Fatima Zaunbrecher (34), warga DΓΌsseldorf, Jerman.
Keduanya bertemu via Instagram pada 2022 dan menjalani hubungan jarak jauh selama kurang lebih 2 tahun. Hubungan berakhir sebelum Fatima mengetahui kehamilannya.
Olise diklaim sudah melakukan tes DNA dan secara resmi mengakui paternitasnya. Namun hingga kini, ia belum pernah bertemu langsung dengan putrinya. Komunikasi hanya lewat pengacara.
Fatima mengaku berjuang agar Aaliyah bisa bertemu ayahnya dan mendapatkan tunjangan yang layak. Ia menyebut tawaran dari pihak Olise βsangat kecilβ dan mengatakan:
βHancur rasanya melihat seseorang bisa setidaknya berperasaan terhadap anaknya sendiri.β
Olise yang dikenal sangat tertutup soal kehidupan pribadi belum memberikan komentar apa pun. Tak lama setelah berita ini menyebar, komentar di akun Instagram-nya pun dikunci.
Via @BundesInsider
π° Link berita BILD: https://t.co/YfRMOnvzo0
Piers Morgan, Tokoh Televisi yang sering mewawancara Cristiano: "Semua pembicaraan Messi dianggap sebagai GOAT tapi dia menghilang di Final! Aku bahkan tidak tahu dia ada di lapangan."
"Dan kedua, dia bukan orang baik, dia coba kartu merahkan Cucurella."
#beINWorldCup2026
Pelatih Spanyol dan segudang prestasi di 2026:
Luis de la Fuente - Timnas Spanyol (Juara Piala Dunia)
Luis Enrique - PSG (Juara UCL)
Mikel Arteta - Arsenal (Juara EPL)
Cesc Fabregas - Como (Lolos UCL pertama kalinya dalam sejarah)
Andoni Iraola - Bournemouth (Peringkat 6 EPL dan akhirnya direkrut Liverpool)
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi melaporkan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea ke Polda Metro Jaya, atas dugaan penghinaan terhadap profesi wartawan.
Source: https://t.co/E3GvQXhqjH
πππ πππ ππ ππ πππ π
Neymar, Lionel Messi and Cristiano Ronaldo have likely played their final FIFA World Cup π
For the first time in nearly 20 years, the next FIFA World Cup could take place without Neymar, Lionel Messi and Cristiano Ronaldo π’
Three players who defined a generation, broke countless records and gave football fans some of the greatest World Cup moments ever. Their legacy will live on forever π
β¨π«π· Zinedine Zidane has already signed his long term contract as new France head coach.
Verbal agreement in place since November, never been in doubt or at risk despite clubs calling.
Zizou is back. π
Spanyol benar-benar menutup satu era.
Mereka menyingkirkan Portugal yang dipimpin Cristiano Ronaldo, lalu mengalahkan Argentina yang dipimpin Lionel Messi di final Piala Dunia.
Menariknya, banyak yang justru menilai Portugal memberi perlawanan lebih besar kepada Spanyol dibanding Argentina di partai puncak.
Setidaknya dari turnamen ini, sulit memakai hasil tersebut sebagai bukti bahwa Messi berada di level yang lebih tinggi dari Ronaldo. Jika tolok ukurnya adalah bagaimana tim mereka menghadapi juara dunia, Portugal justru meninggalkan kesan yang lebih kompetitif.
La Roja bukan sekadar juara dunia. Mereka mengirim pesan bahwa tongkat estafet kini telah berpindah tangan. πͺπΈπ
Orang banyak tidak suka Argentina karena hal-hal semacam ini. Orang Argentina sudah lama dianggap sebagai bangsa yang angkuh, arogan, provokatif, tidak sportif, dan merasa superior dibanding bangsa latin lainnya, sehingga kerap berujung kontroversi bahkan diskriminatif dan rasis. Mungkin karena mereka merasa lebih Eropa ketimbang Amerika Latin krna banyaknya keturunan orang Eropa khususnya Italia dan Spanyol.
Mereka dimusuhi oleh bangsa latin lainnya karena sikap dan perilaku minus mereka yang sudah mendarah daging. Bukan hanya pemain, tapi memang sebagian besar warga Argentina begitu. Bahkan sampai ada istilah βAmerica Latina menos Argentinaβ yang artinya βAmerika Latin minus Argentinaβ di kalangan orang Brasil, Kolombia, Chile, Peru, dan Meksiko.
Di sepak bola, sikap anti-Argentina bukan baru terjadi di Piala Dunia tahun ini, tapi sudah lama terbentuk akibat berbagai insiden dan kontroversi dari ulah para pemainnya, stafnya, maupun suporternya. Mereka memang menyebalkan, hal itu diakui sendiri oleh pendiri agensi kreatif Argentina, Zurda Agency, Diego Montero, yang sampai membuat iklan tentang kebencian negara lain terhadap Argentina. βKami sadar kami sangat intens dan menyebalkan,β ujarnya.
Berbagai kompilasi video memang menunjukkan betapa minusnya sikap dan perilaku timnas Argentina. Dari yang kebanyakan drama, memancing keributan, hingga selebrasi berlebihan, tapi giliran kalah tidak terima lawan selebrasi di depan mereka. Yang terbaru, mereka memunggungi seremoni angkat piala Spanyol. Entah kebetulan, entah sikap yang wajar, atau memang dasarnya menyebalkan.
Itulah kenapa, sangat wajar jika sikap anti-Argentina dari bangsa latin pun meluas hingga ke pelosok dunia. Orang tidak suka Argentina bukan karena kemakan framing βanak emas FIFAβ apalagi sampai dicap fans Dodo, melainkan orang Argentina sendiri yang sering berperilaku menyebalkan.
Sumber:
https://t.co/H05QSqW5Nq
https://t.co/YOXMKGlQ9T
https://t.co/TEkDOXze4X
Ada artikel yang sangat tajam oleh Tim Spiers di The Athletic.
Judulnya "Bagaimana Argentina membuat final Piala Dunia jadi laga kotor dengan aksi saling dorong, kelicikan, dan rengekan".
Isinya betul-betul membahas detail berbagai aksi kotor Argentina di laga semalam.
Mulai dari tekel keras Macalister, terjangan Tagliafico, sampai aksi tak terpuji Paredes setelah pertandingan.
Spiers menyamakan match ini dengan match final 2010. Dia berkata bahwa Spanyol telah membuat sepakbola menang.
Di akhir, dia menulis "harus diakui, mereka (Argentina) memang konsisten. Konsisten dalam kelicikan"
Sangat tajamπ¬
β RESMI : FIFA mengumumkan akan menyelidiki insiden bentrokan antara pemain Argentina dan Spanyol setelah pertandingan final Piala Dunia 2026.
β’ Nahuel Molina tampak memukul perut Rodri yang sedang berlari merayakan kemenangan.
β’ Leandro Paredes diduga mencekik Spanyol Eric Garcia dan melempar Gavi ke tanah.
β’ Paredes juga terlibat konfrontasi lebih lanjut dengan pemain Spanyol lain.
β’ Asisten pelatih Argentina, Roberto Ayala juga tampak meninju Dani Olmo.
FIFA menyatakan bahwa setelah meninjau laporan pertandingan, sesuai Pasal 36 Kode Disiplin FIFA, mereka telah menunjuk Disciplinary and Ethics Prosecutor untuk menyelidiki potensi pelanggaran.
Bau amis bidding Piala Dunia
Bidding sebagai host Piala Dunia 2030 mulanya terjadi di antara wakil CONMEBOL (Argentina-Uruguay-Paraguay-Cile) vs wakil UEFA - CAF (Spanyol-Portugal-Maroko).
Wakil CONMEBOL sempat jadi favorit karena bertepatan sama momen 100 tahun Piala Dunia. Setelah dievaluasi, ternyata proposal wakil UEFA - CAF dinilai lebih baik.
Melalui kongres, dipilihlah Spanyol - Portugal - Maroko sebagai host Piala Dunia 2030. Namun lewat kebijakan khusus, FIFA menyatakan tiga laga perdana di Piala Dunia 2030 akan dimainkan di Argentina - Uruguay - Paraguay untuk memperingati 100 tahun ajang ini. Sampai sini kesannya wajar kan?
Akan tetapi keputusan FIFA menimbulkan kecurigaan sebab pada momen yang sama mereka juga milih host Piala Dunia 2034.
Dengan wakil CONMEBOL, UEFA & CAF terlibat dalam penyelenggaraan Piala Dunia 2030 plus CONCACAF gak bisa ngebid karena sudah jadi host Piala Dunia 2026, konfederasi yang bisa ngebid sebagai host Piala Dunia 2034 pun terbatas pada AFC & OFC.
Disinyalir, langkah FIFA menggelar Piala Dunia 2030 di negara-negara dari beberapa konfederasi supaya jalan Arab Saudi jadi host Piala Dunia 2034 semakin mulus.
Manuver khas Gianni Infantino?