Pada akhirnya, ia tidak menjadi seseorang yang sempurna. Ia hanya menjadi seseorang yang terus memilih untuk tumbuh, mencintai dengan tulus, dan pulang kepada dirinya sendiri.
rasa sedih sebelum haid itu adalah rasa sedih yang paling tergajelas yang cuma di milikin sama cewe, serba dramatis, berasa ga disayang sedunia, dikit dikit nangis apa aja ditangisin njr 😫🙏🏻
Beberapa hari ini aku lari. Menantang diri apakah bisa lebih baik lagi. Kali pertama lelah, panas, tapi sungguh aku bangga. Mencoba kembali bersemangat di kali kedua, ketiga, dan seterusnya juga sulit. Ahh malas rasanya, menempuh jarak, terik, dan pandangan orang.
Lalu, begitu giatnya lari ini untuk apa? Pertama mungkin karena aku mau ikut event lari. Hari ini aku memikirkan kenapa aku suka lari. Mungkin aku butuh tantangan dan ternyata aku bisa, tiap di persimpangan jalan dan semangat mulai turun kutepuk diriku “bisa kok bisa”
Sampai akhirnya, ketika telepon diangkat, masuk dalam rungu “annyeonghaseyo” lengkap dengan segala tetek bengeknya. Aku tertawa, terdengar lucu namun juga membahagiakan dalam satu waktu.
Ini lucu banget. Aku lupa gimana awalnya. Ketika aku telepon duluan aku selalu spontan mengatakan “annyeonghaseyo” lalu berbalas dengan kata-kata korea lain yang akrab di telinga awam. Lucunya, sekarang bintang memulai katanya dengan “annyeonghaseyo”
dengan tambahan “sayangku, cintaku, duniaku, dll”. Ada kalanya ia lupa, seperti perempuan lain, aku menyuarakan tanya, “mengapa tak seperti yang lalu-lalu, apa sudah tidak disayangi, dll” memang drama.