12 Websites that pay you daily💸💸
1. arise. com
2. kellyconnect. com
3. gaggle. net
4. paidwork. com
5. toptal. com
6. transcriptionhub. com
7. preply. com
8. omniinteractions. com
9. rev. com
10. taskrabbit. com
11. swagbucks. com
12. nexrep. com
13. clickworker. com
Follow me @sofia3973 for more AI Update.
Guys, Timothy Ronald baru ngomong sesuatu yang dia sendiri mengaku lumayan takut buat ngomongnya.
Dan setelah gue dengerin gue ngerti kenapa.
Permainan di pasar modal Indonesia itu tidak adil untuk retail.
Bukan clickbait.
Itu kata-katanya langsung.
Dan dia kasih konteks yang bikin gue diem lama.
Siapa sebenernya Bandar itu?
Ini yang paling mengejutkan dari semua yang dia ceritain.
Bandar terbesar dari suatu saham di Indonesia bukan hedge fund asing.
Bukan institusi gede.
Bukan siapapun yang lo kira.
Bandar terbesar itu adalah owner emitennya sendiri.
Logikanya simpel.
Siapa yang paling tahu kapan corporate action bakal terjadi?
Kapan ada right issue?
Kapan ada berita bagus yang belum keluar ke publik?
Ya ownernya sendiri.
Dan di Indonesia karena regulasi insider trading praktis hampir nggak pernah ditegakkan seperti di Amerika mereka bisa manfaatin itu.
Beli saham pakai nama orang lain, KTP orang lain, akun sekuritas orang lain.
Nomini setahun paling Rp1 juta.
Murah banget buat main miliaran.
Cara kerja Bandar ini yang harus lo pahami.
Timothy breakdown dua tipe bandar.
Tipe pertama Bandar Ngampok.
Naikin harga setinggi-tingginya, buang semua barang ke retail di puncak, selesai.
Sahamnya tinggal puing.
Tipe kedua Bandar Pintar.
Ini yang lebih berbahaya karena keliatan normal.
Cara mainnya begini dia beli di harga 700, naikin ke 2.600, jual semua.
Profit gede.
Saham turun ke 1.000.
Tapi dia nggak pergi.
Dia masuk lagi di 1.000 pakai profit yang tadi.
Terus dia pupuk pelan-pelan beli sedikit di 1.000, retail ikut masuk, dia beli lagi di 1.300, retail ikut lagi, di 1.400 dia beli lagi.
Dia nggak perlu modal gede buat naikin dari 1.000 ke 3.000. Retail yang ikut-ikutan itu yang jadi bahan bakarnya.
Dan siklus ini berulang terus akumulasi, distribusi, akumulasi, distribusi.
Selama emitennya mau maintain, permainan ini bisa jalan bertahun-tahun.
Soal pompom lo selama ini salah kaprah.
Banyak yang kira pompom artinya influencer suruh beli, harga naik, dia ikut untung.
Salah.
Pompom yang sesungguhnya adalah bandar udah beli dulu di harga bawah, udah naikin harganya sendiri, baru suruh retail beli di harga yang udah tinggi itu.
Retail jadi exit liquidity tempat bandar buang barangnya.
Guys kencengin ikat pinggang. Gw sama suami bener2 memutuskan di rumah aja pas liburan nanti. Meskipun ada rejeki lebih baik disimpan or dibagi ke orang tua dan adik2.
Tough time ahead. Tapi semoga semua ini bisa kita lewati sama-sama.
Jangan lupa momen2 ini guys pas pemilu 2029 nanti. Beneran deh, gw pun mengingatkan ke diri gw sendiri. Selalu edukasi diri.
Polesan kamera itu menyakitkan. Uda stop justifikasi2 orang baik, politik itu harus damai, pilih pemimpin yg punya pengalaman. STOP.
Next time, gw cuma mau milih yg mendorong perubahan sistem. Ga ada lagi ngomong2in program kerja. Capek. Banyak banget program kerja, tapi ujung2nya mental juga kondisi ekonomi kita.
Kalo institusi bener2 jalan, at least kita ga ngerasa clueless kaya gini. Kita ga harus saling blaming each other. Kita ga harus dipaksa mikir setiap saat untuk issue yg seharusnya tugas yg menjalankan pemerintah.
Kuat2 semua. Apalagi sandwich generation, I feel you. 🫶🏼
💥BREAKING:
TOM LEE SAYS IT IS “VERY LIKELY” $BTC WILL BE ABOVE $100,000 BEFORE YEAR END AND HE BELIEVES A NEW ALL TIME HIGH IS POSSIBLE IN THE NEXT MONTH.