Marah artinya bukan ikut-ikutan. Tapi masih punya nurani. Tidak seperti mereka. Rakyat cuman jadi objek dan objekan. Diperas dan ditertawakan. Ditindas dan dilindas. Mereka nggak mau lihat rakyat menderita, nggak mau dengar rakyat teriak kelaparan. Mereka cuman mikir gimana bisa nimbun harta. Hidup cuma sekali. Lawan! Suarakan. Yang penting nggak diam.