temenku nikah sama cowo yg agamanya kuat poll. jago ngaji, rajin sholat, ceramahnya jangan diragukan deh. pas temenku hamil sampe melahirkan, suaminya ga ada sama sekali ikut andil dalam membantu (kecuali adzanin bayinya pas lahir)
Guys... stop nyeritain planning kelen dimasa depan ke siapapun, karena itu bisa memperbesar kemungkinan gagal.
Ini bukan mitos, ada penjelasan psikologisnya
keinget pas belajar fiqih pernah dijelasin hadits yg isinya godaan perempuan itu dahsyat kayak godaan setan or something like that cmiiw, gw dalem hati marah bgt, katanya islam memuliakan wanita, tp kok ini wanita selalu dianggap godaan, sesat, kenapa disama2in kek setan sih
suka kagum sama org yg backgroundnya bukan anak pesantren/pondok tp bacaan Qurannya tuh bagus tajwidnya. ga cuma sekedar baca.
ini dia ghunnahnya tepat 2 harokat, panjang mad jaiznya tepat 5 harokat, ikhfanya dengung, dll
walau sebagian makhrojnya belum pas tapi yaAllah ini tuh udah KEREN BANGET???
pantes aja Nikita Willy juga berubahnya semantep itu ya. suaminya juga belajar agamanya mantep masyaAllah seneng liat pasutri balance begini🥹
Dulu Elda pernah bilang ke cowoknya yang gagal ujian spesialis, "you have no future."
Sekarang malah RSUP yang bilang ke Elda, "kami nggak mau ada Elda di klinis Sardjito."
Emang cara Tuhan kerja luar biasa. 🙏
seru banget ya rumah tangga orang. istrinya abis lahiran terus suaminya ngasih kejutan buay istrinya biar produksi ASInya makin lancar🫶✨️
kalian mau dikalsonin juga gak guys?
respon istrinya: alasan suaminya:
Percakapanku sama suami dan anak. 🥹
Lagi luluran di kamar.
👩 : "Sayang, tolong lulurin pundakku dong. Capek banget rasanya."
😒 : "Nanti ya." (sambil tiduran main HP)
👩 : "Ya Allah, bentar aja. Aku udah mau mandi."
😒 : "Sabar." (5 menit berlalu, tetap nggak gerak)
👩 : (mulai ngomel pelan sendiri)
👶🏻 : "Ma, sini aku aja. Sabar ya." (sambil senyum manis dan pakai jempol mungilnya)
👩 : "Makasih ya, Nak." (meski tahu tenaganya nggak kerasa, tapi usahanya bikin hati meleleh)
👶🏻 : "Lagi, Ma... udah?"
MasyaAllah. 🥹🤍
Pas mau tidur.
👩 : "Yuk bobok, Nak."
👶🏻 : "Yuk, Ma. Good night Mama, I love you Mama, sayang Mama." 🥹
👩 : (pura-pura nggak jawab)
👶🏻 : (mukanya langsung sedih) "Mama kok nggak jawab?"
👩 : "Hehe, bercanda, Nak. I love you juga. Yuk doa dulu."
👶🏻 : "Oke, Ma. Tangannya... ayo doa." 🤲🏻
Aku pura-pura tidur biar dia cepat terlelap. Selimutku sengaja cuma sampai pinggang.
Eh, dia malah nyium keningku, lalu narik selimut sampai ke bawah daguku. 🥹😭
Walaupun Allah belum kasih aku pasangan yang penuh empati, Allah menghadiahkanku anak yang hatinya begitu lembut.
Alhamdulillah... terima kasih ya Allah. Setidaknya aku punya alasan untuk terus kuat dan semangat menjalani hidup bersama anakku. 🤍🥹