INI MAL-ADMINISTRASI GAK SIH?
PRABOWO BENER-BENER GAK PAHAM TATA KELOLA UANG NEGARA YA?
Masak,
Menteri minta anggaran 5 triliun, dikasih 10 triliun.
Minta 100 triliun, kalau bisa dikasih 335 triliun. (MBG)
Nyambung juga,
ditanya sumber uang plesiran darimana, kalo ada lebihnya ditanggung sndiri.
Lah emg bisa campur2 gtu?
Sembarangan banget..
Terlepas dari itu,
Rakyat cuma minta satu hal:
Uang sebanyak itu hasilnya apa? Kalau sekolah masih rusak,
jalan masih berlubang,
harga kebutuhan terus naik,
dan korupsi masih jalan,
yang dibutuhkan bukan anggaran lebih besar, tapi pengawasan yang lebih besar.
Karena yang membuat negara maju bukan seberapa banyak uang yang dibelanjakan,
melainkan seberapa besar manfaat yang dirasakan rakyat.
@tanjidorkmrudin kak akuuu mau tanyaa, lebih baik makan dulu sebelum gym atau sesudah? jujur, aku ngegym buat lebih padetin badan aja, karena aku udah suka sama bentuk badan ku yang sekarang, tapi emang ada beberapa bagian yang ingin lebih di kencangi
Kata siapa pak @prabowo rakyatnya gak bermimpi jadi kaya? saya mah bermimpi jadi kaya, biar keadaan di rumah sejahtera, gak ada yang badmood karena barang pada naik
nih guys dengerin, jadi rakyat ga usah bermimpi bisa kaya raya 🫵🤣
kata presiden, rakyatnya tidak bermimpi utk mengalami kehidupan yg kaya raya
banyak2 bersyukur deh jd wni, masih hidup dan bisa makan udah bagus 😂
18 tahun. Itu tuntutan jaksa buat seseorang yang udah ngabisin waktu bertahun-tahun mencoba memajukan negara ini. Terlepas dari kamu setuju atau gak sama pandangan politiknya, coba deh renungin baik-baik angka itu.
Ini bukan kejadian yang pertama kali. Indonesia itu punya pola yang diam-diam menghancurkan: orang-orang pinter, kompeten, dan punya niat tulus masuk ke pemerintahan, tapi ujung-ujungnya malah dihancurin sama sistem. Gak selalu karena mereka bersalah, tapi seringnya cuma karena kehadiran mereka "dianggap mengganggu".
Tapi anehnya, kita terus-terusan nyuruh anak-anak muda terbaik kita: "Masuk dong ke pemerintahan. Mengabdi dong buat negara. Bawa perubahan."
Siapa juga yang mau kalau mereka ngelihat langsung kejadian kayak gini di depan mata?
Siapa pun dalang di balik semua ini, mereka sama sekali gak lagi ngelindungin Indonesia. Mereka justru lagi ngajarin satu generasi orang-orang berbakat kalau jalan paling aman itu ya mending diam aja. Atau sekalian pergi ke luar negeri.
Buat yang suka nyinyir, "Ya udah, pergi aja sana!", tolong berhenti nutupin ego kalian dari kenyataan. Banyak kok orang Indonesia yang super cerdas dan bener-bener cinta sama negara ini. Mereka tetap stay di sini. Mereka ngebangun sesuatu. Mereka nyari cara lain buat berkontribusi di luar pemerintahan, karena masuk ke dalam sistemnya itu terlalu bahaya.
Tapi ini realita yang lebih pahit: sehebat apa pun startup, kreator, atau inovator kita di kancah dunia, KALAU pemerintahnya tetap korup dan gila kuasa, KALAU aturannya gak ngelindungin rakyat atau gak ngasih ruang buat industri berkembang dengan sehat, terus kita sebagai masyarakat bisa berharap apa?
Ini momen yang sedih banget buat Indonesia. Bukan cuma karena ada satu orang yang lagi diadili, tapi karena pesan yang ditangkap sama semua orang pintar dan idealis yang lagi ngelihatin kasus ini: bahwa negara ini sepertinya belum siap buat ngelindungin orang-orang yang berani membawa perubahan.
Coba aja di dunia nyata ada vigilante beneran.
Sayangnya ga ada.
Kadang bertanya2, apakah di dunia nyata ini ada ga ya orang yg dikarunia fisik dan uang luar biasa sehingga dia memutuskan jadi vigilante hahaha
@karirfess Privilege terbesar orang kaya itu bukan tas atau mobil, tapi kesempatan buat jadi versi terbaik dirinya.
Lebih gampang jadi “wanita lembut, sabar, humble” kalau hidup aman, ayah fungsional, ibu waras. Emosional dan financial terpenuhi, .
Virtue is easier when life is kind to you
@infobanjarbase halooo kak ditempat mama akuuu bisaa, kebetulan mama aku buka warung lalapan/penyet, lauknya ada ayam, bebek dan nila.. bisa buat dibagikan jugaa