WA dari kakakku.
Malam. Jam 9 lewat.
"HP istrimu Android, kan?"
"Iya. Kenapa?"
"Buka Settings. Cari Safety & emergency."
"Terus?"
"Isi kontak darurat dan informasi medis."
Aku ketawa kecil.
"Memangnya sepenting itu?"
Dia tidak menjawab.
Cuma mengirim satu screenshot.
Setelah kulihat, aku langsung ambil HP istriku.
ngomong-ngomong soal kopi instan…
gw lumayan sering nyobain kopi sachet karena kadang males keluar beli kopi.
Dan ternyata ada beberapa alternatif yang menurut gw enak selain Nescafe.
Gw bikinin listnya ya 👇☕
Ada nggak sih website atau aplikasi apaan gitu yang bisa mbikinin powerpoint yang cakep dengan kita hanya memasukkan teks dan data2?
Please.
Aku mau bikin powerpoint kok mager banget :(
POV Rakyat Indonesia yang melihat program kerja Pemerintah saat ini.
Ga jelas arahnya mau kemana, hanya mereka dan Tuhan yang tau mau dibawa ke mana perjalanan ini.
Gilaaa Editing & Risetnya kuat bianget, custome tiap karakter diparodikan dengan presisi. Keren Maksimal!!
Squid Games Football
https://t.co/2sDzEhAj78
dino crisis, gta san andreas, winning eleven, vigilante, resident evil 4, mortal kombat, dinasti warior, prince of persia, guitar hero, dragon ball budokai, downhill, devil may cry, need for speed
ah indahnya masa2 itu saat belum mengenal gibran
Dalam analisa dan #PrekdiksiMWKapitalis
Tahun 2027-2028 nanti bakal banyak “teMUan” terkait MBG dan Koperasi Merah Putih.
Baik Pejabat Pusat maupun di daerah.
Dan itu akan jadi sandera politik, pilihannya cuma 2:
bantu “SUKSESKAN 2029”
atau
GOALLLLLLLL..!!!
Udah bener kayak gini itu menikmatinya dengan cara dengerin via radio aja, malah nonton videonya!
Rasido kebayang perangnya, malah jadi ngakakkk terussss!! Jingannn…
Umak mencoba mengelabui Alam?
Lha wong Pembalakan Liar Hutan yang ijinnya biasanya disembunyikan rapet aja ama alam bisa ketahuan dan dibukak dengan caranya yang luar biasa, apalagi cuma kaya gini Sam….!!
Oleh @zenrs
Esai ini bukan sekadar daftar nama. Ia lahir dari kerja panjang memverifikasi 135 korban satu per satu, sebsa mungkin tak ada yang terlewat. Kata demi kata diobrak-abrik, dipasang ulang, agar nama-nama mereka bukan sekadar tempelan di daftar panjang, melainkan tumbuh sebagai napas hidup di dalam paragraf. Karena tragedi Kanjuruhan tak hanya soal stadion runtuh, melainkan juga tentang bagaimana kekuasaan mengubah kebenaran menjadi debu yang hanya akan tampak saat disorot oleh cahaya tertentu.
Maka, membaca esai ini sebaiknya tak cukup dalam hati. Sebutkanlah nama-nama mereka, setidaknya lirih. Sebab ingatan tak lahir dari diam; ia perlu dilatih, diulang, dipanggil dengan suara. Menyebut nama adalah cara sehari-hari menolak lupa, sebuah latihan untuk memastikan sejarah tak hilang dihapus lampu stadion yang baru.