๐ฎ๐ฉ ๐ ๐๐ฅ๐๐๐๐ ๐๐ก ๐๐๐๐ข๐ฅ๐ ๐๐จ๐ก๐ ๐๐๐ฅ๐ก๐ข!
Berawal dari gol perdana Luke Vickery untuk Timnas Indonesia pada menit ke-90, yang seharusnya menjadi momen spesial untuknya melakukan selebrasi, namun para pemain mengingatkannya untuk cepat kembali ke permainan karena masih membutuhkan gol lainnya.
Menuju waktu tambahan, wasit keempat salah memberikan durasi perpanjangan waktu yang kemudian diprotes oleh John Herdman, para pemain pun kebingungan dan akhirnya hilang fokus kemudian terjadilah gol kedua Bangladesh, skor 7-2 Indonesia membutuhkan 2 gol di sisa waktu 6 menit.
Pada menit ke-90+5, Indonesia mendapatkan tendangan bebas. Di momen yang dikira akan menjadi kesempatan terakhir bagi Indonesia, Emil Audero maju meninggalkan gawangnya untuk menambah serangan. Calvin verdonk mengeksekusinya, mengirimkan umpan ke dalam kotak penalti, sundulan Elkan Baggott mengarahkan bola ke arah Kevin Diks yang berdiri bebas dan meneruskannya ke jala gawang Bangladesh, GOL! skor menjadi 8-2, Indonesia membutuhkan 1 gol lagi, sementara di Bandung pertandingan Malaysia vs Singapura sudah berakhir dengan skor telak 6-0.
Waktu tersisa kurang dari satu menit, batas realitas antara Indonesia lolos atau Malaysia yang lolos ke final mulai terasa, para pemain Malaysia sudah merayakan keberhasilannya melaju ke partai final namun di sisi lain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, keajaiban sedang terjadi.
30 detik menjelang waktu habis, serangan mematikan Bangladesh hampir menjadi gol, namun berhasil digagalkan oleh Emil Audero, bola muntah jatuh di kaki Luke Vickery yang kemudian mengirimkan bola ke sisi kiri, bola diterima Calvin Verdonk, lalu Egy Maulana Vikri mengirim umpan kunci langsung ke depan dan jatuh di kaki Ole Romeny yang kemudian menggiring bola ke dalam kotak penalti, tepat di menit 96:45, Ole Romeny melepaskan umpan yang kemudian disambut oleh sundulan keras el manuknya Mitchell Baker, BOOM! Indonesia berhasil mencetak gol kesembilan.
Suasana pecah di Stadion Gelora Bung Karno, semua orang bergembira merayakan gol tersebut. Sementara di Stadion Si Jalak Harupat, suasana berubah drastis. Perayaan para pemain dan ofisial Malaysia mendadak hening ketika mengetahui kabar Indonesia berhasil mencetak gol ke sembilan.
Malam itu, Gelora Bung Karno menjadi saksi di mana perjuangan tak pernah mengenal kata menyerah, ketika harapan hampir padam, para pemain terus berjuang hingga detik terakhir dan mengubah kemustahilan menjadi sebuah keajaiban. Kurang dari satu menit, Garuda berhasil membalikan keadaan dan berhak melaju ke partai final FIFA ASEAN Cup 2026.
ABSOLUTE CINEMA! โ๐ป๐๐ค๐ป
๐: @ViscaGaruda
Funfact:
Pramono Anung diem-diem bangun sekolah negeri.
Tau gak yang paling ngeri dari Pram ini apa? He brings a gun to a knife fight.
Di era konten penuh gimik dan kepalsuan, Pram fokus bermain di ranah UGC.
Dia cuma update weekly, detail kinerja lainnya dibiarkan masyarakat yang menyampaikan. Compared to KDM yang single authority konten dari dirinya sendiri.
Canggih betul haha. But in the end kita liat aja nanti mana yang lebih works ๐
Baca selengkapnya di sini: https://t.co/WViMwWJJ5K
Orang Indonesia & Malaysia saat debat bola โคต๏ธ
๐ฎ๐ฉ : Dokumen palsu, Piala Asia, FIFA Asean, Round 4
๐ฒ๐พ : IQ rendah, negara miskin, bencana alam, presiden pra..
๐น๐น๐น
#FT
Hahaha sumpah ini lucu banget, momen yg bisa dirasakan seluruh supporter Timnas yg nonton, berasa banget emosinya, mana gol dan lolos Final lagi๐ญ๐ญ๐ญ
Sampai dikomen para punggawa Timnas yang main tadi malem๐
Bentar lagi bakal rame diupload akun luar pasti momen ini๐คฃ๐คฃ๐คฃ
#TimnasGaruda #TimnasIndonesia
#FIFAASEANCUP
๐ฝ ig : irfann.kholid
@YudhaBaim@giandurian@dosenhukumnotes Saya jadi teringat dulu pernah mengira bahwa inisial nama depan H. pada Pak H. Jaka Triyana adalah gelar Haji. Padahal itu adalah singkatan dari nama baptis Heribertus. ๐
@YudhaBaim@giandurian@dosenhukumnotes Hahaha... Momen2 seperti ini bisa terjadi karena kita udah berpraduga, Bang. Bakal jadi memori yg membuat kita tertawa sendiri kalo diingat-ingat kembali. Pasti mendiang Pak Aminoto waktu itu juga bingung sekaligus tergelitik mendapat kiriman parsel Lebaran.
Diksinya bagus, pemilihan katanya keren, intonasinya mengesankan dan menunjukkan kemampuan adaptasi luar biasa di negara yg berbeda kulturnya.
Dari cara berpidato menunjukkan bahwa dia adalah mahasiswa yg cerdas baik dari sisi intelektual maupun emosional.
Selamat!
Dengan views dan engagement sebesar ini, sepertinya FIFA puas banget dengan hype Asean Cup edisi pertama ini wkwk.
Views reelsnya sampe banyak yang tembus di atas 5 juta. Kombo maut Indonesia lolos dramatis sekaligus menggagalkan Malaysia.
Apalagi kalo nanti Indonesia juara๐
Scene gila pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 ๐ญ๐ญ๐คฏ๐คฏ
Malaysia selebrasi, Indonesia lagi berantem sama Bangladesh ๐
Indonesia ke FINAL ๐ฎ๐ฉ
๐ฅig/bong.keila
Dear panpel pertandingan home timnas... ini adalah salah satu lagu sakral kita, tolong lah panpel putar versi yang benar. Versi tanah airku yang benar itu yang 2 stanza bukan seperti ini yang mengulang lagi stanza 1, sudah bertahun-tahun memutar versi yang ini, maksutnya bukan totally wrong tapi alangkah lebih terasa sakral kalau memutar versi yang lebih benar.
Lirik stanza 2:
"Walaupun banyak negri kujalani, yang mashyur permai dikata orang, tetapi kampung dan rumahku, disanalah kurasa senang, Tanahku tak kulupakan, Engkau ku banggakan"
Tolong bantu viralkan guys agar sampai ke PSSI atau Panpel, bukan maksud menghujat dan sebenarnya bukan kritik juga tapi berniat mengingatkan.
Thanks.
#timnas #tanahairku #fifaaseancup
Malaysia topped their group in the ASEAN Cup by beating Singapore 6-0. They started celebrating thinking they had qualified for the final. BUT...
In the other match, Indonesia scored another 2 goals in last 3 mins to beat Bangladesh 9-2 and ended up knocking them out on goals scored!
Fadona Kusumawati/Fitriani Sabatini lolos ke FINAL GANDA PUTRI PADEL!!!!!
Penampilan yang sangat dahsyat dan sangat dominan. Menang 6-0, 6-0 di semifinal adalah catatan sangat impresif.
Semoga terjadi All-Indonesian FINAL!
๐๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐ ๐๐๐๐ ๐๐ ๐๐๐ ๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐คฏ๐ฎ๐ฉ
Indonesia needed two more goals after conceding in the 90+1'... And they scored them in the 90+6' and 90+7'! ๐ซจ๐ซจ๐ซจ
๐ช๐๐๐ง ๐ ๐๐ฅ๐๐ญ๐ฌ ๐๐ก๐! ๐คฏ
Mitchell Lee Baker with ๐๐๐ฉ๐ ๐๐ข๐๐๐ฆ!๐ณโฝโฝโฝโฝโฝ
Indonesia will now play in the final on October 5 against what will most likely be Thailand. ๐๐