I am an activist. Human form of simplicity, idealism, logic among the emphaty and respect. Doing the best to make the difference for at least my own self.
Is it really hard for people to praise someone without putting others down? Btw, there must be reasons why her sis "highest paid model", something that those industry knows better.
Dear Bunda Maia, kalau kerja keras otomatis bikin kaya, harusnya pemulung yang keliling seharian udah hidup bergelimang harta. Kalau makin lama kerja makin banyak rezeki, penjaga warkop yang buka 24 jam harusnya lebih kaya daripada orang yang kerja 8 jam. Kalau capek jadi ukuran kesuksesan, buruh kasar harusnya masuk golongan orang kaya.
Tapi kenyataannya nggak begitu, kan? 🤷♂️
What is ARMY fighting for? It’s their group dynamics! They discuss it even when they’re drunk. They’ve handled bigger problems before, but some of u just pretend like u know what’s best,but zero respect for the members themselves
🐥 I told him not to joke around during “NORMAL” and then he lectured me for like 3 hours when we drank that night
🐥 He was all like, “You took away my one joy”
🐿️ “Who do you think you are...?”
🐥 He was like, “I mean, you're right, but I'm still upset”
🐹 That's why I stopped doing it!
🐥 Right
🐹 Right
🐨 Don't say things that are right. It can hurt feelings
🐹 Exactly. Why would you say something right?
jangan jadi penyebab orang tak makan.
jangan jadi penyebab orang menangis.
jangan jadi penyebab orang jadi diam.
jangan pernah menjadi manusia yang menjadi alasan seseorang berdoa sambil menangis.
@xiennaposted Leave her alone... Biarkan dia berproses dgn lukanya. Kadang kita lupa klo yg baik/buruk buat kita blm tentu baik buat org lain, trs justru sampai hati merendahkan keputusan hidupnya. Yuk doain aja yg terbaik buat mbaknya, biarkan dia merawat lukanya pelan2 & bangkit lg.
@Nadyamulyadi Klo suka High Potential, mungkin akan suka Bones, Castle, Mentalist, Body of Proof, Unforgettable, Perception.
Agak lbh serius Criminal Minds, Person of Interest, Law and Order (macam2 series, cm yg menurutku seru sih SVU dan Criminal Intent), Trough the Darkness, Beyond Evil.
please be kind, jangan menjadi alasan seseorang tidak makan hari ini, jangan menjadi alasan keluarnya air mata seseorang dimalam hari, jangan menjadi alasan seseorang membenci dirinya sendiri.
jika tidak bisa membantu mereka untuk tumbuh, maka jangan menjadi salah satu alasan mereka jatuh.
Guys, ini gilaa sihh
Suster Natalia.
Perempuan yang tidak menikah.
Tidak punya harta pribadi.
Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara.
Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri
tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya.
bahkan dia bilang
ke teman dia yang suster juga
dia akan masuk penjara.
dia cerita
Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu,
saya selalu katakan:
mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung.
Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya.
Kronologi yang perlu semua orang pahami:
Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah.
Umat menabung perak demi perak.
Untuk sekolah anak.
Untuk biaya sakit.
Untuk masa depan.
Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota.
Di 2019 Andi Hakim Febriansyah
Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara
mendatangi pengurus CU.
Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment
dengan bunga 8% per tahun.
Lebih tinggi dari deposito biasa.
Pengurus percaya.
Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015?
Tujuh tahun berjalan.
Bunga masuk rutin setiap bulan.
Tidak ada masalah.
Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh:
CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota.
Bertahap minta Rp2 miliar dulu.
Januari 2026 tidak cair.
Februari 2026 tidak cair.
5 Februari Suster Natalia panggil Andi.
Andi bilang besok.
Besok tidak cair.
Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya.
Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti.
Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang.
Tapi kepala kas baru.
Dengan kalimat yang mengubah segalanya:
Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi.
Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI.
Suster Natalia pingsan lima menit.
Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu:
Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti.
Tapi Andi salah hitung.
Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan.
Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata.
Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand.
Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster."
Masih janjikan pencairan.
Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu.
Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya.
Uangnya?
Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU.
Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan:
BNI melakukan verifikasi internal sendiri.
Tanpa transparansi.
Tanpa melibatkan korban dalam proses.
Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar.
Dari Rp28 miliar lebih.
Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak.
Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai.
Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras.
Karena:
Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya.
Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun.
Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban.
POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya.
Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal.
Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban:
Enam kali mediasi.
Satu kali aksi damai.
Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban.
Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung.
Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri.
Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI.
Bukan di tangan korban.
Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin.
Satu hal yang tidak bisa diabaikan:
Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang.
Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses.
Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya.
"Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak."
BNI adalah bank BUMN.
Bank milik negara.
Diawasi oleh OJK.
Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia.
Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka.
BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya.
Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim.
Korban menyimpan uang kepada BNI.
Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian.
Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa.
Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.
"Hal biasa buat cowok normal"? Loe baru merendahkan cowo ke level terendah seolah isi otak minimalis dan g jauh2 dr obrolan "tentang tubuh org lain". Mungkin loe perlu upgrade circle biar obrolan loe lbh berbobot kayak ngomongin investasi kek, bola kek, apa kek.
He is such a mature and big heart man... Bed not everyone will be wise as he is in the same position. But he always chose the good & worked things out something inevitable. Hope someday he will put him self 1st before others and do whatever he thinks is best for him.
.@bts_bighit's Jin (#김석진) talks about how he didn't get many writing credits in 'Arirang.'
"I do think it would have been better. But the other members did a beautiful job. The timing just didn’t work out."
Story: https://t.co/7b9fOszkfN
I'm not an Engene... Tp kebayang rasanya jd ke6 member yg ada... It's HARD for them. Dan jahat sih klo bilang 7 or nothing... Berarti menafikkan perasaan & kerja keras 6 memb yg berjuang unt ttp bersama fansnya demi 1 yg mmg "memilih" unt menggapai mimpinya sendiri.
jujur gak kebayang gmn kalutnya pikiran Jungwon, Jay, Jake, Sunghoon, Sunoo, sama Ni-ki waktu itu. capeknya itu gak cuma di mental, tp fisik juga kena krn harus kerja 2x lipat. bayangin aja, mrk harus ngafalin ulang posisi koreografi, bagi2 lagi part nyanyi yg kosong, sampai ngubah formasi panggung yg biasanya udah otomatis di luar kepala. semuanya jd berantakan dalam sekejap. pasti ada momen mrk saling nepuk bahu satu sama lain atau sekadar diam bareng buat nenangin & nguatin satu sama lain, berusaha yakin kalau everything will be okay. padahal kalau dipikir2 kalau mrk mau nyerah dan gak lanjut sama ENHYPEN pun bisa aja, itu hak mrk. tp mrk gak seegois itu. mrk tetap bertahan walaupun gatau kedepannya apa yg bakal menghadapi mrk (spt ternyata banyak yg katanya fans tp mau boikot mrk, banyak yg bilang 7 or nothing, 7 atau mending disband aja wkwk jahat) karna mikirin ENGENE fansnya dan tanggung jawab besar yg mereka pegang sebagai idol. mrk milih buat capek & ngerasain itu semua demi kita. tolong jangan sakitin enhypen lagi, kalau gak bisa terima enhypen 6 orang berhenti aja, jangan ngaku fans.
Kemenkomdigi
pas liat game:
Wah industri besar, kita harus terlibat, indonesia jgn cm jadi pasar
Pas bikin IGRS:
fgd fgd fgd, harus melindungi generasi emas
Pas beneran ngerating:
Hah ini game bnyk baget, harus dicek satu2. Oh horor, dewasa!
Oh gambarnya unyu, buat bocah ni!