Apa persamaan Tan Malaka dan trem listrik Surabaya? "Kematian" mereka melibatkan sosok Soekotjo ini.
Feb. 1949, Tan ditembak di Selopanggung atas arahan Soekotjo, anggota Batalion Sikatan.
Feb. 1967, trem listrik disetop juga atas arahan Soekotjo, yang sudah jadi walikota.
Hari ini dalam sejarah, 9 April 1961, Presiden Soekarno meletakkan batu pertama pembangunan Reaktor Nuklir TRIGA-Mark II di Bandung. TRIGA singkatan dari Training, Research, Isotopes, General Atomics.
Dalam pidatonya, Soekarno menegaskan bahwa pembangunan reaktor itu ditujukan untuk kesejahteraan masyarakat sekaligus sebagai pijakan awal bangsa Indonesia agar tidak tertinggal dalam revolusi sains dan teknologi, khususnya atom dan antariksa.
“Tadi telah diterangkan oleh Pak Siwabessy (Direktur Jenderal Lembaga Tenaga Atom), diterangkan oleh Pak Kosasih (Rektor ITB Prof. Raden Otong Kosasih), bahwa ilmu tenaga atom hendaknya dipergunakan untuk kesejahteraan manusia. Ya memang Indonesia demikian tekadnya. Tidak menghendaki yang tenaga atom itu dipergunakan untuk destruction of mankind, kehancur-leburan daripada kemanusiaan ini. Tetapi saudara-saudara mengerti manakala kita bertekad demikian bagi bangsa kita sendiri, kita harus, tidak boleh tidak harus pula ikut-ikut dalam usaha atom, di dalam usaha outer space (antariksa) ini,” kata Soekarno.*
🔗https://t.co/eYWOPyUKyj
🔗https://t.co/psyGUUioVh
📷Presiden Soekarno meletakkan batu pertama pembangunan Reaktor Nuklir TRIGA-Mark II di Bandung. (Upuleru, Memoar G.A. Siwabessy, dan https://t.co/zsMYMCbILC).
Jalur 6, 7, & 8, Stasiun Bogor, akan ditutup sementara mulai pertengahan April 2026.
Penutupan tiga jalur tersebut dilakukan guna pembangunan perpanjangan peron sepanjang 50 meter, serta penyesuaian jalur & peron pada jalur 6 & 7 dari kondisi eksisting sepanjang 57 meter.
Pengerjaan tersebut direncanakan berlangsung selama 90 hari & diperkirakan akan selesai pada Juli 2026.
(https://t.co/nWu30E0dUX)
Seorang anak siswi sekolah dasar (SD) di Kabupaten Padang lawas Utara, Sumut curhat sambil berurai air mata kepada gurunya.
Ia mengungkapkan bahwa dirinya ingin berhenti sekolah saja karena kasihan melihat orang tuanya yang berusaha mencari uang jajan untuknya hingga harus meminjam kepada orang lain tetapi tidak ada yang memberikan.
Mendengar hal itu gurunya pun langsung memberikan nasehat kepada anak tersebut dan memotivasinya dengan menceritakan pengalaman masa kecil nya agar tetap pergi sekolah walaupun tidak ada uang jajan. "Bapak dulu asal kalian tau nak, Bapak gak pernah jajan waktu sekolah", uangkapnya dalam bahasa daerah.
✈️ First Exercise Flight Dassault Rafale digelar oleh Skadron Udara 12 di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Rabu (4/2/2026).
Rafale yang tiba di Pekanbaru awal 2026 ini menjadi bagian dari penguatan keamanan dan pertahanan udara Indonesia 🇮🇩
📹 IG dennydepres
#infoPKU
Kondisi aspal jalan layang TransJakarta Koridor 13 sudah berlubang sebanyak ini. Semoga ada perhatian dari Pemprov DKI Jakarta & TransJakarta agar segera dilakukan perbaikan.
📹 Tiktok/14nanometer
Pendidikan, Tujuan Dibentuknya Provinsi NTT
Anak kecil di Kampung Ngada, Flores, Nusa Tenggara Timur bunuh diri. Anak yang cerdas dan ramah di sekolah itu meninggalkan surat untuk mamanya yang berisi permintaan: "Mama, saya minta buku dan pena." Pemimpin daerah mesti bertanggung jawab atas kejadian memilukan itu.
Bila melihat sejarah, tujuan tokoh-tokoh dari Flores ingin membentuk Provinsi NTT adalah pendidikan. Untuk mewujudkannya, pada 1957 delegasi Partai Katolik Timor yang dipimpin Frans Sales Lega menemui Menteri Dalam Negeri Sanusi Hardjadinata.
“Berapa sarjana kamu punya untuk bikin provinsi?” tanya Mendagri Sanusi kepada Lega.
“Justru supaya kami bikin sarjana, kami mau bentuk provinsi,” jawab Lega.
Mendagri Sanusi kemudian datang ke Kupang untuk menyaksikan sendiri semangat kehidupan Timor, Flores, dan Sumba, untuk membentuk provinsi sendiri. Akhirnya, pada 1958 Provinsi Nusa Tenggara dipecah menjadi tiga provinsi: Bali, NTB, dan NTT.
Riwayat Bagansiapiapi sangat menarik. Dalam waktu tak sampai 100 tahun, ia tumbuh dari perkampungan yang dirintis belasan imigran asal Fujian menjadi salah satu penghasil ikan dan udang terbesar – tidak hanya di Hindia, sejumlah tulisan menyebutnya antara yang terbesar di dunia.
Ketemu orang baik momen sangat langka. Terekam cctv seorang penjual baso keliling saat berada di lokasi melihat ada hape di dashboard motor.
Rasa iba atau kasihan nanti hape tersebut diambil oleh orang yang tidak bertanggung jawab, abang penjual baso tersebut rela menunggu beberapa saat sampai pemilik motor atau pemilik rumah keluar.
+/- 15 menit kemudian pemilik rumah keluar dan abang baso keliling menjelaskan bahwa ada hape di dashboard. Hape sudah diambil oleh pemilik rumah. Sudah aman, saat itulah abang baso melanjutkan jualannya kembali.
Stasiun Bogor sebagai stasiun terminus pengguna perjalanan KRL terbanyak seharusnya memiliki lebar peron yang lebih luas.
Menurut data KCI, di Stasiun Bogor telah terdapat sebanyak 33.081.659 transaksi tap in - tap out pada periode Januari - November 2025.
Karena Stasiun Bogor merupakan stasiun terminus ada baiknya peron naik & turun penumpang dipisah agar alur penumpang tidak bentrok.
Dari 8 jalur yang ada bisa dikurangi menjadi 5 jalur untuk perluasan peron ditambah dengan penyediaan jalur stabling.
Jadi KRL yang datang setelah bongkar penumpang di peron kedatangan bisa diparkirkan terlebih dulu di jalur stabling untuk kemudian dipindah ke peron keberangkatan untuk menunggu keberangkatan selanjutnya.
Praktik ini mirip dengan Stasiun Lebak Bulus sebagai stasiun terminus di MRT. Begitu juga di stasiun LRT Jabodebek.
Ini pekerjaan rumah untuk DJKA & KAI, karena sampai saat ini peron Stasiun Bogor tidak banyak peningkatan fasilitas & terkesan diabaikan.
Jika dibandingkan, Stasiun Rangkasbitung malah terlebih dulu mendapatkan renovasi besar. Padahal Stasiun Bogor hadir lebih dulu sebagai stasiun pejalanan KRL sejak era Hinda Belanda.