Ini gila. Pidato diawali dengan permintaan maaf kepada rakyat.
Kemudian membuat gebrakan baru di mana tenda VVIP ada di rakyat, bukan pejabat. Lalu mengapresiasi para pelajar yang berprestasi, setelah itu kinerja para buruh kasar. Kemudian dilanjutkan dengan pengakuan bahwa negara merdeka hanya berdasarkan de jure, sedangkan secara de facto, rakyat kita masih belum sepenuhnya merdeka.
Bukannya membahas pencapaian, beliau malah memilih membahas masalah yang belum terselesaikan oleh jajaran kepemerintahannya. Bahkan mengakui bahwa masih ada kejahatan kolonialisme dan imperialisme di tanah air kita. Bukan berasal dari bangsa asing, melainkan dari bangsa sendiri. Feodalisme juga disinggung bahwa pejabat masih suka dihormati, disanjung-sanjung, dikawal, dan dimuliakan.
Siapa beliau ini?
Tidak, pertanyaan saya bukan tentang KDM.
Tapi siapa pemimpin negarawan ini?
Terakhir, pidato yang membakar semangat yang saya dengar adalah pidato Bung Tomo.
Menjadi pejabat yang dicintai oleh rakyatnya di negeri ini sebenarnya cukup sederhana. PEKA terhadap keadaan. Anehnya, formula sederhana ini masih belum juga bisa dipraktikkan oleh mayoritas pejabat di negara ini.
Kita tahu bahwa Indonesia masih jauh dari negara maju.
Kita tahu bahwa Indonesia masih memiliki banyak kekurangan.
Kita tahu bahwa Indonesia masih belum sepenuhnya merdeka.
Kita tahu bahwa membangun negeri ini tidak cukup hanya 1 atau 2 periode.
Masyarakat cuma ingin dimengerti. Sesimpel itu kok.
Percayalah, jika semua pejabat di negeri ini punya kepekaan yang tajam seperti KDM. Nggak perlu pencitraan sana-sini, masyarakat juga akan otomatis berbaris di belakangnya. Biaya kampanye jadi semakin murah.
Source fb : Cakra Adi Negara
Selamat kpd POLRI yg tlh menjebol tembok penyembunyian harta2 yang diduga hasil korupsi di sebuah kafe dan beberapa titik lainnya. Selamat kpd KEJAGUNG yang terus memburu koruptor di BGN dan MBG. Silahkan berlomba utk saling bongkar korupsi. Itu bagus utk pemberantasan korupsi.
Rundown 1 Syawal 1447 Hijriah. Day 1.
01.00 Ga bisa tidur
04.30 Bangun, Subuhan
05.00 Dimarahin karena tidur lagi
05.10 Mandi,
05.30 Masih mandi, diteriakin jangan kelamaan mandi.
05.45 Selesai Mandi. Dimarahin ibu/sodara kelamaan mandi. Mulai Pilek.
06.00 Selesai dandan, disuruh buru buru berangkat atau disuruh ngunci rumah. Pilek
06.10 mau berangkat kebelet berak
06.20 Selesai Berak, Jalan ke Lapangan
06.30 Tiba di Lapangan. Takbiran. Mepet Jam solat
06.35 Screening lokasi solat.
07.00 Selesai Solat, Beberes
08.00 Salaman, makan Opor
08.30 Mulai nerima tamu
11.00 Bosen. Tamu udh jarang dateng. Mulai ganti kostum
12.00 Ketiduran di tiker. Pipi dan sebagian tangan ngejiplak pola tiker plastik.
13.30 Dibangunin sodara ngajak nyari bakso
selamat datang kemarau basah! ๐ท
siap-siap sampai Agustus nanti bakal sering menyambut pemandangan pagi kayak gini: langit berasap, hujan berkala, tapi level polusi masih tinggi ๐จ