I WILL MARRY MAN WITH A PROVIDER MINDSET.
"aku usahain itu selagi bikin kamu happy"
"aku tau kamu bisa sendiri, tapi izinin aku temenin kamu ya"
"tenang aja ada aku"
"aku beliin ini karena tau kamu suka ini" .
"kamu tanggung jawab aku"
"JUDES BANGET MUKANYA"
tapi aku selalu mengucapkan, "maaf" "tolong" "permisi" "terima kasih" "gapapa pake aja" "maaf ya tangan kiri" "iya gpp santai aja kali" "gapapa gausa diganti."
PERCAYA GA PERCAYA.
3 BULAN KE DEPAN: SEPTEMBER, OKTOBER, NOVEMBER.
REZEKI KAMU MENGALIR DERAS, KABAR BAIK DATANG BERTUBI-TUBI, URUSAN DIMUDAHKAN, DAN BANYAK HAL BAIK TERJADI.
AAMIIN.
Aku mulai notice satu pola.
Cewek-cewek paling cerdas yang aku kenal, yang ambisius, emotionally intelligent, sensitif, tapi di sisi lain juga masih bisa konyol dan seru justru jarang tertarik sama cowok yang paling berisik atau paling cari perhatian di ruangan.
Indah sekali kata-kata ini:
"Jangan batasi doamu dengan logikamu, mintalah yang terasa mustahil, karna yang kamu ajak ngobrol ini bukan (manusia)."
Percaya Allah so, so, so, so, so, so, so, so, so, so powerfull.
Dear princess yang lelah,
One day kamu akan menikah dengan seseorang yang bilang ke kamu “you don’t have to carry everything alone anymore” this kind of man.
rasa sedih sebelum haid itu adalah rasa sedih paling tergajelas yang cuma dimiliki sama cewe. serba dramatis, berasa gak disayang sedunia, dikit-dikit nangis, apa aja ditangisin bjir 😩😭🙏🏻