Hari Gajah diperingati dengan terbakarnya wilayah di Way Kambas
Hari Orangutan diperingati dengan terbakarnya wilayah di Kalimantan
Negara kita memiliki cara unik untuk merayakannya ☺️👍🏻
Kalimantan lagi dihantam asap gara2 hutan yang dibakar, sempet-sempetnya Dinas Pariwisata Kalteng posting selamat ulang tahun ke Istri Gubernur. Ga kuat gue sama kelakuan Asal Bos Senang ala institusi Pemerintahan gini 🫠
gaes, buat kalian yang mau turun tanggal 27 besok, hati-hati ya.
ada pola yang menurut gue agak aneh di demo kali ini. buzzer pendukung wowo-gibran dan pasukan ompreng yang biasanya paling getol ngejelek-jelekkin demo mahasiswa, malah sekarang justru ngedukung demo ini secara masif dan ngajak masyarakat turun lewat akun-akun anonim yang gak jelas.
jadi kepikiran, apa jangan-jangan kita rakyat jelata lagi mau diadu domba? 👀
kalian pasti kenal orang yang ada di foto ini.
@whiterosestea@LambeSahamjja Ternaknya juga pada belain katanya udah ada kirim bantuan doang!!! minimal empati sedikit kek itu kann yang kena bencana rakyatlu urgensinya apa ke rusia daripada munculin muka bentar ke tempat bencana si wok yaAllah lansia yang satu itu tolong dipercepat aja dah 🥲
Proses evakuasi hewan liar biasanya berlangsung dramatis dan harus menggunakan obat bius. Namun, apa jadinya jika dua ekor orangutan yang tersesat justru bisa dievakuasi dengan sangat santai, hanya bermodalkan pisang setandan?
Keberadaan dua satwa dilindungi ini pertama kali diketahui oleh tim Borneo Orangutan Survival (BOS) Foundation yang tengah melintas di Sungai Rungan, Kalimantan Tengah.
Tim patroli setempat segera diterjunkan ke lokasi dengan membawa pasokan makanan guna menahan pergerakan mereka di pinggir sungai.
Berikut kisah Cili dan Cabe, ibu dan anak orangutan yang terpaksa keluar dari habitatnya akibat kondisi sungai yang mendangkal.
Baca selengkapnya di https://t.co/wP16vn5KQq
(📷 Nyari Menteng Volunteer/ Yuliarti)
#cnnindonesia #cnnindonesiacom #peristiwa
Why we should aware about them too?
1. Bekantan.
Monyet berhidung panjang ini memiliki sistem pencernaan khusus yang hanya bisa mengolah daun-daun mangrove dan gambut.
Kalo habitatnya abis, mereka gak cuma kehilangan tempat tinggal, tapi juga perlahan mati kelaparan karna gak bisa memakan buah manis atau makanan lain.
2. Orangutan.
Sang Petani Hutan: Sebagai penyebar biji utama, hilangnya satu ekor orangutan akibat karhutla sama saja dengan mematikan masa depan regenerasi ribuan pohon hutan tropis.
3. Pohon Tualang (Koompassia excelsa).
Pohon raksasa yang tingginya bisa melebihi 80 meter ini rumah utama bagi lebah madu hutan. Sekali terbakar, butuh waktu ratusan tahun untuk menumbuhkannya kembali.
Belom lagi kita bahas Gajah, Burung-burung besar, Reptile dan lain-lainnyaa.
Sementara itu, mungkin bagi pembuat kebijakan, bekantan dan orangutan yang mengungsi ke pemukiman warga itu dianggap lagi melakukan kunjungan kerja atau studi banding kali yaa,
Lalu lagi-lagi alam yg disalahkan atas kemarau panjang, pdahal yang ngasih izin pembukaan lahan gambut — rumah bagi para fauna ini — bukan angin El Niño~ 😗
Shame on them.
Doanya masih sama:
May all governance and enablers rot in deepest hell.
@txtdaridv permainan elite global negara lain pura2 mengecam aslinya elite2 negara yang mengecam itupun dalang dibalik kebakaran juga, makannya pemerintah gak mau ngapa2in
Nggak ya, guys. Kebakaran hutan di Kalimantan bukan karena cuaca atau iklim, tapi karena lahannya DIBAKAR. Sengaja dibakar di musim kemarau supaya mudah nyebarnya dan ga kehalang hujan tiba-tiba. Ga tau mau dipake buat apa lahannya, tapi yang jelas that action itself is illegal.
drama politik elite elite global ada yang ngecam ada yang diem2 emang orang dibelakang kebakaran itu pastinya makannya pemerintah Indog gak peduli pake BANGET sama kebakaran hutan di sana ya 😄
semalam abis ngobrol sama paksu tentang kebakaran hutan di Kalimantan, aku bilang ke dia emang di Kalimantan sepanas itu sampe bisa menyebabkan kebakaran sehebat itu? paksu just said "buka lahan" dan gua be like ohhh iyayaa 🙃