✉️https://t.co/QvkeQ3pfdR
This is a long letter I’ve written for Mark Lee.
I’m sorry if the words fall short or don’t sound perfect, I’m simply trying to pour my heart into this,
and send my feelings to him in the most honest way I can.
— to our leader spidermark, Mark lee. 🩵
remember when mark said the whole universe was rooting for 7dream? bcs i think it’s beautiful the way they had their first public appearances (after mark departure) on the exact same day. don’t u think that’s some universe-rooting-for-7Dream type of coincidence? 🥹🥹🥹
you can’t really tell me their stars aren’t aligned because even when they are away from each other, the universe always pulls something like this to remind us they are bonded soulmates 🥲
🦊 “so, actually, the most important thing is that tomorrow is haechan’s birthday. the member i love the most”
and renjun brought a birthday cake to haechan 🥹
Mark bilang kalau dia nulis lagu ini saat kunjungannya ke Kenya di awal tahun. Pada saat itu, dia lagi fase hidup di mana dia harus buat banyak keputusan tentang kariernya, yang terasa cukup aneh dan membingungkan.
waktu mark bilang “aku membuat keputusan besar untuk karir dan hidupku…” dada aku berat banget….hati aku sedih banget. kita semua sama-sama lagi fase sedih yang sama. fase sedih yang sama-sama coba buat menolong satu sama lain buat tetap hidup.
mark gaada hal yang bisa aku lakuin selain doa baik yang sibuk silih berganti untuk membersamai setiap langkah kamu. semoga kamu selalu menemukan rasa senang dan terang bahkan pada ruang segelap apapun itu. ☹️♥️
mark speech
🐯: saya merasa sangat terhormat bisa berdiri di sini hari ini. terima kasih banyak telah mengundang saya ke perayaan Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan ke negara Azerbaijan. Baku adalah kota yang sangat indah.
(+)
“sometimes it's really not about if you are ready or if you are not ready, but it's just you are willing to really care, are you willing to speak up for something that we believe in.” —mark lee ♡
😭😭😭😭😭
Mungkin dalam satu tahun akan ada terus rasa sedih berulang yang hadirnya bahkan tak pernah terlintas dalam diri. Bulan satu, atau bahkan bulan enam, mungkin juga bulan dua belas dimana banyak kenangan terpatri itu terputar kembali bak film lama yang tak pernah ku sangka akan menjadi perjalanan hidup yang harus kunikmati.
Orang-orang yang sempat hadir dan pamit, memberi banyak perasaan yang tak pernah kukenali sebelumnya
-memberi gambaran yang tak pernah kulihat.
Hadirnya dalam bentuk rupa-rupa, bahkan ku sendiri asing melihatnya.
Mungkin ada maaf yang tak tersampaikan, rindu yang tak menemukan jalan pulang atau amarah yang tak bertuan. Banyak perasaan yang hadir buatmu kadang bingung tak tertahan.
Segala sisi rasanya tak menemukan jalan tujuan. Semua terasa menyakitkan harus terus membuka peluang bahkan pada perasaan yang dirasa tak pernah diundang.
Bahagia rasanya jauh dari genggaman bahkan tak tersentuh tangan, namun kesedihan terasa dekat dari pandangan. Entah sampai kapan ini akan bergema pada ruang hampa yang terlalu porak-poranda.
Berusaha untuk terus menerima walau begitu berat masuk dalam isi kepala. Semoga Tuhan selalu berperan dalam hidup penuh makna. Membiarkan bahagia masuk walau hanya sementara.
Membuatku percaya bahwa hidup begitu berharga.
Bahkan ketika hidup di dalam banyak kemungkinan tak berdaya hanya bisa terus berdoa.