Kalian tidak akan menemukan berita ini di tv nasional tau kenapa?
Karna tv nasional kita telah dicucuk lubang hidungnya sama pemerintah, seperti
Pemerintah telah mencucuk lubang hidung kebau moncong putih itu.
Mari kita suarakan suara rakyat di sini. Hidup hidupilah perjuangan. M*ti-mat*lah kalian para pendusta amanat rakyat.
#KamiMuak
LAPORAN DEMO JUMAT 24- JULI-2026
💛🔥 Menyalaaaa adek adek Mahasiswa, berita kalian sudah menjadi perbincangan di luar Negri betapa bobroknya rezim sekarang dgn segala kebijakan di luar konstitusi Negri ini dgn kegilaan program serta gebrakan yg membuat BANGKRUT NEGARA
"Tolong jangan represif kepada kami, kami mahasiswa bukan penjahat, bukan KKB, kami tidak bersenjata, niat kami tulus perbaikan rakyat Indonesia"
🥺suara mereka suara kita suara rakyat...mahasiswa yang benar² mewakili rakyat yg berjuang demi rakyat... Panjang umur perjuangan... Semoga Allah SWT mendengar perjuangan kita ...mari kita kawal bersama 😇
Ssshh,
jangan berisik!
Jurnalis lokal dilarang liputan demo sendiri.
Kamera disita,
ruang siar diancam ditutup.
Katanya demi stabilitas nasional yg rapuh itu.
Tapi tunggu dulu…
Karpet merah langsung digelar buat jurnalis asing.
BBC,
CNN,
Reuters silakan masuk,
silakan foto!
Pemerintah haus validasi internasional,
tapi alergi kritik rakyat sendiri.
Logika jenius penguasa kita, Rakyat sendiri dianggap bodoh & gampang terprovokasi.
Kalau bule yg nulis,
baru dianggap keren & berkelas.
Gila sebobrok ini Indonesia dipimpin Prabowo🇲🇨 Demo sebesar itu ga ada stasiun tv yg nampilin, semua di bungkam! I know,, kita masih kebawa Euforia bola.. tapi inget ada yg lagi berjuang melawan bangsa sendiri!!! Udah separah ini lo guys??! biasanya rame di timeline kok sepi banget ga ada yang upp!!?!!
Ada yang luput dari sorotan,
Aksi demonstrasi digelar di depan Gedung Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Rabu (22/7) malam.
Aliansi mahasiswa, di antaranya BEM Persatuan Indonesia dan Jaringan Intelektual Hukum Nasional, menyerukan aksi sekaligus rencana camping sebagai bentuk tekanan terhadap penegakan hukum
Mereka mendesak Kejaksaan Agung segera mengusut dan menahan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Selain itu, mereka juga menuntut percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset.