lengkap sudah memori bukber kali ini, gakerasa bulan ramadhan sisa beberapa hari lagi. sedih rasanya, tp harus happy, semoga bisa bertemu lagi di ramadhan taun depan. thanks all🫶🏻
Banyak yang lagi kontra sama Baskara.
Tapi justru ini yang aku senangi dari dia.
Baskara berdiri jelas di satu posisi:
✨ Humanity ✨
Ini video saat dia menggunakan panggungnya untuk menyuarakan Palestina.
Begitu lantang ketika masih banyak public figure yang memilih netral.
Hari ini, ketika ada kelompok yang disindir karena identitasnya, dia juga bersuara.
Kamu boleh setuju atau tidak dengan sikapnya.
Tapi menurutku, dia konsisten.
Yang sering terjadi justru sebaliknya.
Banyak orang bilang saat membela Palestina,
"Ini bukan soal agama, ini tentang kemanusiaan."
Tapi, bersorak ketika Rusia menyerang Ukraina. Atau diam saat rumah ibadah agama lain dirusak. Atau baru peduli kalau korbannya berasal dari kelompok yang sama dengan dirinya.
Kalau kemanusiaan hanya berlaku untuk kubu tertentu, itu bukan kemanusiaan.
Karena kemanusiaan harusnya tidak bersyarat.
Karena kemanusiaan tidak memilih korban.
@boyclavismundi@PorosHalangID caile masboy gausa soso jadi pengamat wkk lawan medioker sekelas fulham yang main lowblock juga menang kok hehe btw bukannya mau winstreak terus, emg harusnya cek var dl. keliaatan bgt match ini dirugikan
This guy graduated from Harvard to be trade minister in this shitty country, then he was chosen to be Jokowi's advisor at debat pilpres. Yet he's still betrayed. If I was him, I would've pulled a villain move.
Anies Baswedan speaks out regarding Tom Lembong’s 4.5-year prison verdict:
“Saya hanya akan menyampaikan empat hal. Satu, kita semua mengikuti proses persidangan ini dengan akal sehat. Dan yang mengikuti dengan akal sehat pasti akan kecewa, sama dengan saya. Saya pun sangat kecewa dengan keputusan ini.
Yang kedua, jika kasus seterang benderang ini, dengan orang seperti Tom saja bisa dikriminalisasi, bagaimana dengan jutaan warga negara kita yang lain?
Tiga, apa pun langkah yang akan diambil oleh Tom Lembong untuk mencari keadilan kami akan dukung sepenuhnya.
Yang keempat, kami meminta kepada para pemegang kekuasaan untuk serius memperhatikan dan membenahi hukum kita. Kalau kepercayaan pada sistem hukum dan peradilan kita runtuh, maka sesungguhnya negeri ini yang runtuh.”
I am truly lost for words. Until yesterday, I never thought there would be something that would frighten me of going back to Liverpool after the break. Team mates come and go but not like this. It’s going to be extremely difficult to accept that Diogo won’t be there when we go back. My thoughts are with his wife, his children, and of course his parents who suddenly lost their children. Those close to Diogo and his brother Andre need all the support they can get. They will never be forgotten.