Halo mas, saya juga laki-laki, saya juga sudah menikah, saya juga bekerja, lebih dari satu pekerjaan malah, jadi kalo dibilang capek jelas capek.
Tapi saya ngga mau memilih jadi bodoh di rumah. Saya tetap jadi thinking partner untuk istri saya, baik untuk hal-hal praktikal yang berhubungan dengan kebutuhan rumah tangga sehari-hari, juga hal-hal ideologis kayak ngomongin nasib kelas pekerja di bawah kapitalisme, perkembangan sastra, dll sampai jam 2 pagi.
Saya dan istri saling jatuh cinta karena obrolan-obrolan, dan aku pribadi ingin menjaga cinta itu dengan tetap meluangkan waktu untuk ngobrol, dan itu ngga bisa dilakukan kalau saya memilih jadi bodoh di rumah. Juga saya ngga merasa hal itu sebagai beban juga, karena ya kami saling cinta.
Jadi tolong, jangan mengatasnamakan laki-laki untuk menjustifikasi inkompetensi dalam menjadi suami. Karena saya ngga mau diwakili sama opini jelek semacam itu.
Terima kasih. 🥰
Gue kira Febrie akan mundur dan membiarkan dirinya diperiksa.
Apalagi setelah sudah banyak yang menyudutkannya..
Ternyata dia melawan!
Ketika Febrie melawan dan kejaksaan juga membiarkan
Artinya, Febrie tidak sendiri. Sudah pasti ada yang beking habis-habisan.
Ini bukan lagi sekadar kasus hukum biasa. Bahkan mungkin bukan lagi sekadar perang bintang.
Ini lebih dari itu.
Bagi kita yang rakyat jelata. Ya alhamdulillah lah. Semoga ini pertanda bahwa shalawat Asyghil sudah bekerja. Orang zalim dihadapkan dan ditempurkan dengan orang zalim.
Menang jadi arang, kalah jadi abu.
Semoga ini pertanda baik buat bangsa ini!
Selamat kpd POLRI yg tlh menjebol tembok penyembunyian harta2 yang diduga hasil korupsi di sebuah kafe dan beberapa titik lainnya. Selamat kpd KEJAGUNG yang terus memburu koruptor di BGN dan MBG. Silahkan berlomba utk saling bongkar korupsi. Itu bagus utk pemberantasan korupsi.
Unpopular opinion:
Sbnrnya kita ga butuh UU Perampasan Aset
Aturan pajak aja diterapkan.
bisa bgt memiskinkan koruptor
Bayangin, uang korupsi 540M kena tarif PPh OP 35% dapet 189M lumayan mencret tuh dia bayar SKPKBnya
Jadi koruptor kena 2 kali:
-Pidana korupsi
-Pidana pajak
Di negara ini,
Polisinya membunuh, Tentaranya membela oligarki, Kejaksaannya cuci uang, Seskabnya Teddy, Presidennya Prabowo, Wapresnya Gibran.
Mau berharap ke siapa?😂😂😂
Wallahi,
We only need Allah😭
Uang sebanyak itu kalau bentuk halalnya diputar di ekonomi kita berapa banyak yang dapat untung. Berapa banyak orang miskin yang derajat hidupnya terangkat. Berapa banyak orang bisa mengejar cita-cita mereka. Berapa banyak orang at the very least bisa dapat standar hidup layak. Emang negeri ini udah harusnya control-alt-del.
Jaksa minta tentara ngamanin rumah.
Soalnya rumahnya mau digeledah polisi.
Polisi mau geledah karena jaksanya diduga cuci duit.
Cuci duit lewat kafe yang dia punya.
Buat bersihin duit hasil korupsi batu bara.
Korupsi batu bara bikin PLN susah dapet supply.
Akhirnya pemadaman bergilir senegara.
Kalau jaksa ketangkep, polisi harus nyerahin kasusnya ke kejaksaan.
Siapa yang bakal nuntut Jaksa kalau Jaksanya yang ngelakuin korupsi?
Ini udah kaya plot film action drama gak sih guys?
Menganulir Gol Mesir ke Gawang Argentina adalah Keputusan yang Salah
Sebuah analisis dari pakar perwasitan dan mantan wasit Premier League, Graham Scott via The Athletic.
✅Keputusan menganulir gol Mesir adl keputusan yang salah. Benturan Marwan Attia terhadap Lisandro Martinez dlm proses terjadinya gol Ziko pada menit ke-67 merupakan kontak fisik yang wajar dan seharusnya dinilai seperti itu, alih-alih dianggap sbg sebuah pelanggaran.
✅Insiden itu juga terjadi hampir 100 yard (sekitar 91 meter) dari gawang, dan Argentina punya setiap kesempatan untuk merapatkan barisan dan bertahan, tidak heran jika Mesir merasa dirugikan karena gol tersebut akhirnya dianulir setelah peninjauan VAR.
✅Jika kita melihat insiden tersebut, memang ada sedikit kontak, baik kaki-ke-kaki maupun tarikan baju sekilas, tetapi tidak ada pelanggaran yang cukup berat di sini hingga layak membuat VAR mengintervensi untuk membatalkan gol. (GAMBAR 1)
✅Bagi Scott, ini adalah intervensi yg sangat mencengangkan dan bentuk penyalahgunaan wewenang yang masif dari tugas VAR. Seharusnya, VAR hanya mengoreksi kesalahan yang jelas dan nyata (clear and obvious errors).
✅VAR secara rutin memeriksa fase serangan sebelum terjadinya setiap gol dan dalam kasus ini, peninjauan akan ditarik mundur hingga momen perebutan bola (turnover of possession).
✅Agar sebuah gol dapat dibatalkan, harus ada pelanggaran yang jelas, dan hal itu tidak ada di sini. Sebagai aturan umum yang praktis, semakin lama waktu dan semakin jauh jarak antara sebuah benturan dengan terjadinya gol, maka dugaan pelanggaran tersebut harus semakin serius.
Namun, tidak ada pelanggaran yang berarti di sini, dan tidak ada hal yang mendekati ambang batas bagi VAR untuk ikut campur.
✅Dengan logika yang sama, klaim penalti Mesir atas dugaan pelanggaran terhadap Mohamed Salah sesaat sebelum gol kemenangan Argentina, sudah tepat untuk diabaikan. Ada sedikit kontak kecil pada sepatunya, tetapi tidak cukup kuat untuk membuat Salah terjatuh. Itu bukan sebuah pelanggaran.
Tau gak knpa kalimat brengsek ini bisa keluar?
Karena kebanyakan dari mereka itu tujuannya emang bukan "khidmah dluyuf al-rahman" (melayani jamaah haji), tapi buat ngasih makan nafsunya; "Gue jdi petugas haji, bisa sekalian gue manfaatin buat ngelaksanain haji". Akhirnya yg jadi prioritas itu bkan jamaahnya, tapi ritual pribadinya.
karena @Cloudflare pernah narik kabel dari Singapore ke Jakarta di palak dengan total 43x lebih mahal dari narik kabel di Amerika Latin atau eropa
43x lebih mahal, yg bener aja 🤧 @TelkomIndonesia@kemkomdigi
saran gua jangan begitu, itu orang cari makan, kerja bener2 keliling panas2an
yang salah bukan yang ngambil data, ataupun datanya
yang salah yang berbohong pake data
data ga bisa bohong, tapi yang megang data bisa bohong
Jadi sebenere boleh kritik government ga ini?
Soale tiap kritik dicounter, seolah2 yg kritik tu “ga nasionalis” bahkan dijawab “nyenyenyenye”
Ditanya “trus solusimu apa!”
Banyak juga yg udah kasi solusi. Ttp aja dibales dengan narasi offensive.